CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab 98


__ADS_3

Dua hari berlalu setelah kejadian itu Malika masih di rawat di Rumah Sakit yang Sama,Pasalnya Trauma yang di alami Malika mmebuat nya betah berada dalam mimpi


Dokter yang manangani Malika sudah memberi Tau Aldo jika hal ini biasa terjadi.Bahkan mungkin jika malika sadar ia akan mengalami depresi yang berat.Tapi Ntah kenapa Aldo berharap wanita yang sekarang ini ia tatap tidak mengalami hal yang di katakan oleh Dokter itu.


"Do sejak kapan kau Di sini?"Tanya Vani saat masuk ke dalam ruangan Malika dan melihat Aldo tengah duduk menatap wanita yang tengah terbaring di atas brankar


"Baru saja Van,Aku kesini hanya ingin melihat perkembangan nya saja",Jawab Aldo cepat


"Sepertinya Tatapan mu terhadap Malika sangat berbeda,Apa Kau menyukai nya?"Tanya Vani penuh selidik


"Ahhhh....Ti...Ti...Tidak,Aku hanya Kasihan dengan nya",Ucap Aldo gugup


"Hahahhaha,Kenapa kau jadi gugup seperti itu Do",Ledek Vani."Ahhhh Ya,Apa Nathan Tau soal ini?Kenapa dia tidak pernah menjenguk asisten nya ini,setidaknya dia perduli kan",Ucap Vani sambil memeriksa kondisi Malika


"Tuan Nathan sedang Sibuk,Dia belum sempat Untuk kesini",Jawab Aldo


Saat mereka tengah asyik mengobrol tiba tiba Malika menggerakan Tangan nya dan perlahan membuka Matanya.MALIKA Mengerjap kan matanya karna pandangan matanya yang masih terasa kabur.


"Tidakkk...Ampun Kak...Sakittt",Triak Malika ketika kesadaran nya mulai pulih


Aldo dan Vani yang melihat malika histeris langsung mendekati Malika."Kau sudah sadar,Kamu tenang ya Malika",Ucap Vani menenangkan Malika


"Tenang lah,Kau aman disini",Ucap Aldo ikut menenangkan Malika


"Tidak,Jangan sentuh Aku,Jangan sakiti aku lagi Kak,Ampun.Tidakkkk,Ika Janji akan menuruti apa mau Kakak,Tapi jangan Sakiti Ika Kak",Ucap Malika dengan tubuh yang gemetar saat melihat Aldo

__ADS_1


"Do lebih baik kamu keluar,Biar aku yang menenang kan Malika,Dan tolong panggilkan suster",Ucap Vani cepat


Dengan cepat Aldo berlari ke luar dan memnggil suster,Aldo saat khawatir melihat keadaan Malika.


DALAM RUANG ERAWATAN


"Tenang lah Malika,kau Aman Disini",Ucap Vani sambil duduk di depan Gadis yang meringkuk ketakutan itu


Malika menaikan kepalanya perlahan Lalu ia menatap dokter cantik yang ada di depan nya itu."Kenapa Aku bisa ada di sini?"Tanya Malika saat sudah sedikit tenang


"Dua hari yang lalu kau terluka dan Aldo membawa mu ke Rumah Sakit ini",Ucap Vani sambil tersenyum.


"Pak Aldo",Ucap Malika lirih


"Ia Aldo,Apa Kau sudah lebih tenang,kenalkan Aku Dokter Vani,Teman Aldo",Ucap Vani cepat


"Iya,Kamu tidak sadar slama Dua Hari dan Aldo selalu menjaga mu,Sekarang berbaringlah Aku akan memeriksa kondisi mu lagi",Ucap Vani


Malika pun kembali merebahkan tubuhnya,Ia menatap langit langit kamar Rumah sakit yang kini ia tempati.


"Seperti nya kondisi mu sudah lebih baik,Apa luka yang ada di tubuh mu masih terasa sakit?"Tanya Vani lagi


"Sedikit",Jawab Malika Ragu


"Baik lah,Apa kau Lapar?"Tanya Vani

__ADS_1


"Tidak",Jawab Malika cepat


"Baik lah,Jika kau perlu sesuatu kau bisa memanggil ku.Ooo Iya Apa Aldo boleh Masuk untuk menemui Mu,Dia sedang menunggu di luar",Ucap Vani sebelum ia keluar


"Tolong Bilang Padanya aku minta Maaf Dan trimakasih karna sudah mau menjaga ku dan masih baik pada ku.Bisa kah dokter mengijinkan ku untuk istirahat sendiri saja",Ucap Malika dengan tatapan yang jauh ke atas


"Ahhhhh seperti itu,BAIK lah.Selamat beristirahat",Ucap Vani Lalau keluar dari ruangan itu.


Sementara itu di luar ruangan


Aldo tengah menunggu dengan gelisah,Ia terus saja mondar mandir seperti setrikaan sampai banyak orang yang menatap Aneh ke arah nya.Saat pintu Ruangan itu terbuka Aldo dengan cepat mendekati orang yang keluar dari dalam ruangan itu.


"Bagai mana Van?"Tanya Aldo saat melihat Vani keluar dari ruangan itu


"Dia baik baik saja,Dia hanya mengalami syok ringan kau tidak usah terlalu khawatir Do",Ucap Vani dengan senyum penuh Arti di wajah cantik nya


"Ahhhh syukur lah,Heyyy kenapa kau tersenyum seperti itu?"Tanya Aldo dengan wajah tak suka


"Hahahahaha,Tidak aku hanya merasa lucu saja melihat sikap mu yang begitu perduli dengan wanita itu",Ledek Vani


"Terserah,Sekarang aku ingin melihat nya",ucap Aldo yang langsung ingin masuk ke dalam


"Eeeee,Tunggu dulu.Gk sabaran banget sih Bang,Malika sedang tidak ingin di ganggu,sebaiknya Kamu pulang saja,lagi pula ini sudah malam besok kau bisa melihat nya.Biarkan Dia sendiri agar bisa lebih tenang",Ucap Vani sambil menepuk bahu Aldo lalu pergi meninggalkan Laki laki itu


Aldo menatap pintu Ruangan itu penuh Arti,Ia sangat mengerti maksud Teman nya itu,Aldo menghembuskan Nafas nya secara perlahan Lalu melangkahkan langkahnya pergi dari tempat itu.

__ADS_1


🍃MAAF JIKA KALIAN LAMA MENUNGGU KELANJUTAN CERITA INI,ITU KARNA PENYAKIT VERTIGO YANG AUTHOR PUNYA TIDAK BISA MEMBUAT AUTHOR TERLALU MEMPORSIR TENAGA.JADI MOHON PERMAKLUMAN NYA YA,DAN AUTHOR INGIN KALIAN TETAP ANGKAT JEMPOL UNTUK LIKE DAN VOTE NYA


TAPI JUGA SEKARANG AUTHOR TIDAK AKAN MENUNTUT UNTUK KALIAN VOTE BANYAK UNTUK MENDAPAT RENGKING YANG TINGGI,CUKUP TTP SETIA MEMBACA DAN LIKE NYA SAJA YA TEMAN TEMAN KARNA ITU PUN SUDAH CUKUP .


__ADS_2