CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab 112


__ADS_3

Aldo berlari ke arah Malika yang sedang tertunduk di bawah tempat tidur,Tubuhnya bergetar,Isak Tangis Malika semakin


kencang saat Aldo mendekap tubuh kecilnya.


"Heyy Ada apa?Kenapa Kau menangis?"Tanya Aldo cepat


Malika tidak menjawab ia masih terus menangis sambil memeluk tubuh kekar Aldo dengan kuat.membenamkan kepalanya di dada bidang laki laki yang slalu menemaninya belakangan ini.


"Baik lah jika kau belum ingin bercerita",Ucap Aldo sambil mengelus lembut kepala Malika


Tak lama kemudian Tangis Malika mulai mereda,Setelah Malika tenang Aldo menajak Malika ke ruang Tamu dan menyuruhnya Duduk di sofa. Kemudian Aldo berjalan ke arah dapur untuk mengambilkan Malika Air mineral.


"Minumlah",Ucap Aldo sambil menyodorkan Air yang ia bawa dari dapur seraya duduk di sebelah Malika


Malika menata Gelas itu lalu kemudian mengambilnya."Trimakasi",Ucap Malika lalu meneguk air itu hingga tak tersisa


"Sebebarnya Ada Apa?"Tanya Aldo cepat


"Kak Rendi_",Ucap Malika yang mulai menangis lagi


"Jangan Menangis,Ada apa dengan Laki laki itu?"Tanya Aldo sambil mengelus lembut rambut Malika


"Hikssss........Tadi ada yang mengabariku jika Kak Rendi di temukan tidak bernyawa di rumah Kami",Ucap Malika yang kembali menangis


"Benarkah Itu?"Tanya Aldo tak Yakin


"Hikssss......Aku tidak Tau",Ucap Malika sambil menggelengkan kepalanya


"Jangan menangis lagi,Aku harus kembali ke kantor.Sore Nanti kita akan pergi ke rumahmu untuk memastikan kebenarannya,Tapi kau harus ingat jangan membukakan pintu untuk siapapun,Mengerti",Ucap Aldo cepat Ia masih tidak yakin jika Kakak Malika semudah itu menyerah


Malika hanya mengangguk lalu mengusap Air matanya dengan cepat.Setelah Malika terlihat tenang Aldo pun bergegas kembali ke Prusahaan.


SEMENTARA ITU DI KEDIAMAN DANU


"Mama tau tidak jika Uncle Danu sudah mau mengajali Fandla cala membuat Adik Deva",Ucap Fandra di sela makannya


"Benarkah?"Tanya Anel sambil mengeritkan dahinya


Fandra menganggukan kepalanya dengan senyum yang merekah.Anel yang melihat Fandra begitu senang seketika mengalihkan pandangannya ke Amel dan Danu.


Amel yang mengerti dengan tatapan Anel langsung melihat ke arah sang suami."Sayang,Apa yang kau ajarkan ke Fandra?"Tanya Amel penuh selidik


"Tidak Ada Sayang,Aku hanya ingin membalas perbuatan Nathan",Bisik Danu ke Amel


Amel menatap wajah suaminya dengan penuh tanda tanya."Hahhhhh,jika kalian saling membalas itu artinya kamu mengajarkan hal yang tidak baik ke Fandra Sayang",Ucap Amel ke Danu


"Aku tidak mengajarkan hal yang buruk pada keponakanku yang tampan ini Sayang",Ucap Danu cepat

__ADS_1


"Awas saja jika kau mengajarkannya yang tidak tidak",Ancam Amel


"Iya Sayang",Jawab Danu takut


Setelah makan Siang Anel mengajak Fandra untuk beristirahat Siang,Begitupun dengan Amel dan Danu.


********


Waktu berjalan sangat cepat,Mentari sudah mulai condong ke arah barat.Itu artinya Para karyawan di perusahaan Sanjaya sudah bisa mengakhiri pekerjaan mereka hari ini.Semua Karyawan terlihat keluar dari ruangan mereka masing masing menuju ke arah lif yang di sediakan khusus untuk para karyawan.


Sementara itu Nathan terlihat masih berkutat dengan pekerjaannya,Karna Nathan tidak ingin waktu weekendnya besok terganggu karna pekerjaan yang masih menumpuk


Tokk tokk


"Masuk",Ucap Nathan cepat


"Permisi Tuan,Apa Tuan belum mau pulang


?"Tanya Aldo cepat


"Sebentar Lagi Do,Apa kau sudah mau pulang?"Tanya Nathan tanpa mengalihkan pandangannya


"Apa Saya boleh pulang lebih dulu Tuan?"Tanya Aldo Ragu


Nathan mengangkat wajahnya menatap ke arah Asistennya itu."Kau boleh pulang,Pekerjaan ku sudah hampir selesai",Ucap Nathan sambil tersenyum


"Aldo" Panggil Nathan sebelum Aldo menghilang di balik pintu


"Iya Tuan",Jawab Aldo kembali membalikan badanNya


"Besok kau tidak usah mengurusi pekerjaan,Nikmati hari liburmu dengan nyaman,Aku Tau kau dan Malika butuh liburan",Ucap Nathan tanpa melihat ke arah Aldo


"Baik,Trimakasih tuan dan slamat ber'akhir pekan",Ucap Aldo penuh hormat


Aldo berjalan keluar dari perusahaan menuju ke arah parkir untuk mengambil mobilnya.Aldo melajukan mobil itu Dengan kecepatan Sedang,Sore ini Aldo sudah berjanji akan mengajak Malika untuk memastikan kebenaran tentang Kakaknya.Mobil Aldo Melambat saat mobilnya sudah memasuki area Apartemen.Aldo keluar dengan cepat dari dalam mobilnya saat mobil itu sudah terparkir sempurna.


Aldo dengan cepat melangkahkan kakinya menuju ke apartemennya.Sampai di depan pintu Aldo segera membuka pintu Apartemennya itu lalu dengan cepat masuk ke dalam.Terlihat Malika tengah duduk tertunduk di sofa ruang Tamu.


"Kau sudah siap?"Tanya Aldo sambil mendekat ke arah Malika


Malika mengangkat kepalanya."Iya Aku sudah Siap",Jawab Malika dengan wajah sendu


"Tunggulah sebentar,Aku akan mengganti pakaian ku dulu",Ucap Aldo sambil berjalan ke arah kamarnya.


Lima Belas menit kemudian Aldo keluar dengan memakai


santai.Mereka berdua pun berlalu meninggalkan Apartemen menuju Rumah Malika.

__ADS_1


****


RUMAH DANU


Nathan baru saja tiba Di rumah Sahabatnya itu setelah pukul 6 Sore.Nathan Di sambut gembira oleh Fandra yang sudah tidak sabar ingin meminta sang Papa untuk membelikannya Flastisin yang banyak untuk membuat Adik


"Kau sudah datang",Ucap Danu yang baru saja turun daru kamarnya


"Iya,Aku pulang terlambat karna pekerjaan ku yang sangat banyak",Ucap Nathan cepat


"Ini tehnya Mas",Ucap Anel sambil memberikan Teh itu ke Nathan


"Trimakasih Sayang",Ucap Nathan sambil meminum teh buatan istrinya


"Papa Apa kita akan pulang malam ini?"Tanya Fandra


"Iya Sayang,Karna besok kita akan pergi ke rumah Nenek",Jawab Nathan


"Yahhhh,Tapi Uncle Danu sudah beljanji akan mengajalkan Fandla Cala membuat Adik Deva",Ucap Fandra sambil memajukan bibirnya dan melipat kedua tangannya ke dada


"Sayang,Uncle Danu juga besok Akan pergi ke rumah Nenek",Ucap Danu membujuk Fandra."Tapi Fandra juga harus ingat pesan Uncle",Ucap Danu lagi sambil memencet hidung Fandra


"Ok Uncle",Ucap Fandra senang


"Papa,Uncle Danu bilang kalau Fandla ingin membuat adik sepelti adik Deva,Papa Halus membelikan Fandla Flastisin yang banyak,Kalna Uncle Danu membuat Adik Deva dengan itu",Ucap Fandra saat sudah naik ke pangkuan sang Papa


Nathan Mengerutkan dahinya mendengar ucapan sang anak."Sayang Mana bisa Falstisin di buat Adik",Ucap Nathan cepat


"Bisa Pa,Uncle Danu sendili yang bilang",Ucap Fandra tak terima


"Uncle Danu pasti bohong Sayang",Ucap Nathan lagi


"Tidak,Uncle Danu tidak pelnah bohong.Tapi Papa yang selalu belbohong.Papa Bilang Ini itu Adonan tepung Tapi Uncle Danu bilang ini Namanya Flastisin.Fandla juga sudah beltanya ke Mama",Ucap Fandra dengan wajah kesal


Nathan menghela Nafasnya dengan kasar lalu Nathan mengalihkan tatapannya ke arah Danu.Nathan menatap galak ke arah Danu."Shittttt......awas Kau Danu,Batin Nathan


Danu yang mendapat tatapan mematikan dari Nathan hanya tersenyum puas karna sudah bisa mengerjai Nathan.Sedangkan Anel hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat dua sahabat yang saling balas.


🍃BAGI YANG MINTA VISUALNYA FANDRA YA,SANGAT SULIT MENCARI VISUAL ANAK YANG MIRIP DENGAN NATHAN JADI JANGAN DI BULY YA😊


JANGAN LUPA VOTE DAN LIKENYA


FANDRA



DEVA

__ADS_1



__ADS_2