CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab 87


__ADS_3

"Fandra",Ucap Fino yang baru saja datang dengan membawa Mainan Mobil besar di tangan nya.Sambil melambaikan tangan nya,Fino terus mendekat ke arah semua orang yang ada di ruang Tamu."Kenapa Kalian melihat ku seperti itu?"Tanya Fino lagi saat melihat Semua temannya menatap Aneh ke arah nya


"Hahhhh,Kenapa Anak ku selalu senang ketika melihat Mu",Kesal Nathan


"Wahhh Benar kah",Ucap Fino sambil meletakan Mainan itu di lantai."Kemari lah Sayang nya Paman",Ucap Fino lagi sambil mengambil Fandra di gendongan Anel


Senyum Fandra sangat terlihat jika Fino sudah menggendongnya.Mereka pun kembali mengobrol,sembari Fino bermain dengan Fandra.


"Aman Fandla Au Mamamam",Ucap Fandra sambil menunjuk makanan yang ada di meja


"Fandra ingin itu?",Tanya Fino cepat


Anel mengambilkan Biskuit yang ada di atas meja dan memberikannya pada Fandra."Kamu Makan yank banyak ya Sayang,Biar cepat besar dan tumbuh menjadi laki-laki baik dan tampan seperti Paman Fino",Ucap Fino dengan pede nya


Plakkk


Nathan Melempar bantak ke arah sahabat nya itu."Kemari kan Anak ki,Dia tidak boleh sama seperti mu",Ucap Nathan cepat


"Nathan benar,jika Fandra sampai sama seperti mu,orang Akan berfikir yang tidak tidak",Timpal Danu."Jadi Fandra harus mirip sama Uncle Danu saja Ya",Ucap Danu lagi


Nathan menatap Tajam ke arah Danu.Sedangkan Fandra tetap asyik dengan Biskuit nya karna memang tidak mengerti dengan ucapan Papa dan paman nya itu.


Waktu sangat cepat Berputar,Jam sudah memasuki pukul Lima Sore.Mereka kini sedang bersiap untuk pergi ke pantai,Karna Danu sudah terlanjur menjanjikan Fandra ke sana,Jika di batalkan Fandra akan menangis seharian.Karna Daya ingat Fandra seperti Ani.dan Fandra sangat tidak mudah untuk di bujuk,Kecuali Fino yang membujuk nya.


Kini Mereka sudah bersiap Di Dalam mobil mereka masing masing-masing.Nathan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang,begitupun dengan yang lain nya,mereka mengikuti mobil Nathan dari arah belakang.


"Di dalam mobil Nathan


"Mas,kapan Mama dan Papa akan pulang?",Tanya Anel sambil menyuapi Fandra Biskuit kesukaan nya


"Akhir tahun ini Sayang,Kenapa?",Tanya Nathan cepat


"Sudah sangat lama Mama dan papa tidak pernah pulang,bahkan Fandra sudah jalan umur 2Thn",Ucap Anel cepat

__ADS_1


"Benar juga,Bagai mana jika kita berlibur ke sana?",Tanya Nathan lagi


"Tapi pekerjaan Mas bagaimana",Ucap Anel cepat


"Kau tidak usah Khawatir itu Sayang,Bukankah masih Ada Aldo,Dia bisa di andalkan",Ucap Nathan sambil mengusap lembut kepala sang istri


"Ya sudah,Kalau begitu kita beri kejutan untuk mereka",Ucap Anel dengan semngat


Nathan melihat sekilas ke arah Istri nya yang begitu semngat.Nathan tidak menyangka akan mendapat istri yang baik walau pun ia pernah menyakiti nya,Penyesalan Nathan akan ia balas dengan selalu membahagiakan Anel.


Mobil yang di kendarai Nathan dan yang lain nya kini sudah terparkir di sebuah tempat parkir yang di sediakan pihak pantai.Mereka semua kini berjalan ke arah pantai.


"Baimana kau senang?",Tanya Danu pada anak sahabatnya itu


Fandra hanya tertawa sambil bermain pasir yang ada di bawahnya.tanpa mengerti apa yang di katakan Danu.


"Sayang,Aku ingin berendam",Ucap Amel manja


"Tidak,anak kita sudah mau lahir Sayang,Aku tidak mau kamu kenapa napa",Ucap Danu cepat


"Kenapa Kamu jadi seperti Fandra",Ucap Danu Yang tidak bisa melawan kemauan sang istri.Dengan terpaksa Danu meng iyakan kemauan sang istri


Danu pun memberikan Fandra ke pada Fino.Setelah itu ia mengantar sang istri untuk berendam di air pantai.Baru Lima menit Amel berada di dalam air tiba tiba ia merasakan Sakit di perutnya.


"Sayang Perutku Sakit",Ucap Amel sambil memegang perutnya


Danu yang melihat istrinya kesakitan langsung saja panik,Ia memapah sang istri berjalan ke pinggir pantai mendekat ke arah para sahabatnya berada.


"Amel kenapa?"Tanya Anel saat melihat sahabatnya di papah Danu


"Kak Amel tidak apa apa,Biar Ani bantu",Ucap Ani yang langsung membantu Danu


"Sepertinya Amel Akan segera melahirkan.Cepat bawa Diana ke mobil ku,Fin kamu dan Ani bawa Fandra,Dan Sayang kamu bawa mobil Danu",Ucap Nathan cepat

__ADS_1


Mereka langsung menuju ke arah mobil,Amel yang terus saja mengerang kesakitan membuat Danu sangat panik,Apa lagi Amel terus saja menjambak Rambut Danu.Setelah di dalam Mobil Nathan langsung melajukan mobil nya menuju kw arah rumah sakit terdekat.


Di Dalam Mobil


"Sayang,sakit.Kenapa belum sampai juga",Ucap Amel yang terus merasakan sakit di perut nya


"Sabar ya Sayang,Sebentar lagi,Tahan ya ",Ucap Danu sambil mengelus perut sang istri


"Tahan Tahan,Di kira cicilan Bisa di tahan,ini sudah sangat sakit",Triak Amel Marah


"Aduh,lalu aku harus bagaimana Sayang,Nat cepat sedikit",Ucap Danu Pada sahabat nya itu


Nathan hanya Diam tanpa menjawab apa pun,Ia tetap fokus ke depan.Tidak lama setelah itu,mobil yang di kendarai Nathan pun tiba di sebuah rumah sakit,Nathan memarkirkan mobil nya di depan lobya rumah sakit,Suster dan dokter di sana dengan sigap membawa Amel ke ruang persalinan.


Danu dan yang lain nya sudah berkumpul di depan ruang persalinan Amel.


"Sayang,kamu lebih baik pulang,Biar aku dan Fino yang menemani Danu,Lagi pula tidak baik Fandra berada di rumah sakit",Ucap Nathan kepada istrinya."Ani temani kakak mu pulang",Ucap Nathan lagi


"Baik Kak",Ucap Ani cepat


"Aku pulang ya mas,jangan lupa memberi kabar",Ucap Anel cepat


"Hati hati di jalan Ya sayank,kalau sudah sampai jangan lupa hubungi mas",Ucap Fino kepada Ani


"Iya Mas,Ani pulang ya",Ucap Ani


Anel dan Ani pun segera pulang karna tidak mungkin terua berada di sana dengan membawa Fandra.Tak lama setelah itu Dokter yang menangani Amel keluar.


"Bagai mana istri saya Dok",Tanya Danu cepat


"Tidak ada masalah pak,Ibu Amel baru bukaan Lima,Jadi anda harus sabar menunggu",Ucap Dokter itu


"Maksudnya Dok?"Tanya Danu tidak mengerti

__ADS_1


"Kita harus menunggu hingga Bukaan ke sepuluh Baru kami bisa mengambil tindakan pak,Bapak bisa melihat istri bapak,dan tolong ajak istrinya untuk jalan jalan,supaya bukaan nya bisa lebih cepat ",Ucap Dokter itu lagi


Danu masih tidak mengerti,Tapi ia langsung menemui istrinya dan melakukan seperti apa yang di katakan dokter.Sedangkan Nathan dan Fino hanya melihat saja.dan tetap menemani Danu di sana


__ADS_2