
HARGAI KARYA AUTHOR DENGAN LIKE,COMENT,DAN VOTE YANG BANYAK.SUAPAYA AUTHOR LEBIH SEMANGAT MELANJUTKAN CERITANYA🙏
********
Setibanya di rumah sakit Nathan langsung berlari ke ruang perawatan istrinya.di dalam perjalan menuju rumah sakit Nathan sempat menghubungi Ani untuk menanyakan rumah sakit tempat Anel di rawat.Nathan sekarng sudah berdiri di depan pintu ruang VIP .Perlahan Nathan membuka pintu Ruangan itu,dengan perlahan Nathan mendekat ke arah brankar sang istri.
"Buk,bagaimana keadaan Anel?"Tanya Nathan cepat
"Nat,kamu sudah datang.Anel tidak apa apa,demam nya juga sudah turun."Jawab Foni
"Lebih baik Ibu dan Ani pulang,Biar Nathan yang menjaga Anel."Ucap Nathan cepat
"Apa kamu tidak capek nak?"Tanya foni saat melihat keadaan menantunya.
"Tidak Buk,Pulang lah,ibu pasti sangat lelah."Ucap Nathan lagu.
"Baik lah,Jika perlu sesuatu hubungi ibu ya nak."Ucap Foni lagi
Selepas Ani dan Ibu pergi Nathan langsung duduk di hadapan sang istri.Ia menatap lekat wajah Anel yang masih pucat.Nathan mengelus lembut wajah Anel.
"Sayang,Harusnya aku yang memberi kamu kejutan,tapi malah kamu yang membuat aku terkejut."Gumam Nathan
Anel sedikit membuka mata nya saat merasakan sentuhan dari tangan Nathan."Mas."Panggil Anel saat melihat suami nya ada di depan nya
"Ia sayang,kamu ingin apa?apa ada yang sakit?"Tanya Nathan cepat
"Tidak mas,kamu sudah pulang?apa ini benar kamu?"Tanya Anel masih tidak percaya
"Ia sayang,ini benar mas.Tadinya mas ingin memberi suprais untuk kamu,tapi malah mas yang terkejut."Ucap Nathan cepat.
"Maafkan aku ya mas",Ucap Anel lirih
"Harus nya mas yang minta maaf sayang,mas tidak bisa menjaga kamu dengan baik."Ucap Nathan sambil mengelus lembut pucuk kepala Anel
"Mas mana oleh oleh nya?"Tanya Anel sambil tersenyum cantik
"kamu itu sedang sakit sayang,masih saja ingat oleh oleh."Ucap Nathan gemas
"Hehehe,aku sudah lebih baik mas,dan untuk satu itu aku akan slalu ingat."Ucap Anel manja
"Baik lah sayang."Jawab Nathan sambil mencubit hidung mancung sang istri.
"Mas sakit."Ucap Anel sambil memegang hidung nya
"Cupppp,......Apa sudah tidak sakit lagi."Goda Nathan
Wajah Anel memerah mendapat perlakuan dari sang suami.Ia tidak pernah membayangkan akan mendapat cinta seutuhnya dari suami yang ia nikahi karna paksaan
__ADS_1
"Kenapa wajah mu jadi merah seperti itu sayang?"Tanya Nathan sambil menggoda sang istri
"ehhh,itu.....udah ahhhh mas.kamu pasti capek khan.lebih baik mas pulang dulu sana."Ucap Anel mengalihkan pembicaraan.
"Kamu ngusir aku yang,lagi pula mana mungkin aku tega ninggalin kamu disini sendiri."Ucap Nathan cepat
"Mas,kamu gak liat di blakang kamu ada siapa."Ucap Anel lagi
Nathan melihat ke arah belakang,terlihat di sana Aldo sedang bersender di pintu ruang rawat Anel tanpa bersuara sedikit pun.
"Sejak kapan kau ada di sana?"Tanya Nathan cepat
"Hahhhhhh,Apa Tuan sudah Amnesia,bukankah tuan kesini bersama saya."Jawab Aldo cepat
"Ohhhh,Maaf Saya terlalu mengkhawatirkan Istri saya."Jawab Nathan cepat.
"Saya tau tuan sedang rindu,bahkan Bom meledak di sebelah tuan pun tidak akan membuat Tuan mengalihkan pikiran Tuan."Batin Aldo
"Do,bisakah Ambilkan Saya baju ganti."Ucap Nathan lagi
"Mas pulang saja,aku sendiri pun tidak masalah."Timpal Anel
"Tidak Sayang,mas ingin menemani kamu di sini."Ucap Nathan cepat
"Baik lah mas."Anel lebih baik mengalah Ia tau bagaimana sifat suami nya
"Baik Tuan,segera."Ucap Aldo langsung pergi meninggalkan pasangan suami istri itu.
Aldo melajukan mobil nya menuju ke kediaman Sanjaya.hanya membutuhkan waktu 20 menit Aldo sudah sampai di Rumah besar itu.Aldo memarkirkan mobilnya di halaman Rumah itu.Dengan cepat Aldo turun dari mobil dan berjalan menuju pintu rumah.
"Tokkkk tokkkk tokkk
Aldo mengetuk pintu rumah itu.tak lama pintu rumah pun terbuka.
"Ehhhh Ada Den Aldo.mari masuk Den."Ucap Bik imah cepat
"Trimakasih bik,saya ingin mengambil pakaian Tuan."Ucap Aldo cepat
"Ohhhh,Silakan Den,kalau begitu bibik tinggal ya Den."Ucap Bik imah
Selepas kepergian bik imah,Aldo langsung menuju ke kamar Utama.Aldo memang sudah terbiasa jik hanya mengambilkan pakaian untuk Nathan,tpi semenjak Nathan menikah Aldo tidak pernah lagi masuk ke dalan kamar Tuan nya itu.
Aldo Berjalan menuju ke arah Almari Nathan dan mengambil semua yang di perlukan atasan nya itu.Saat Aldo tengah memilih pakaian untuk Nathan tiba tiba ada yang memukul nya dari arh belakang.
Bukkkk Bukkkk Bukkkkkk
"Dasar pencuri,rasakan ini."Triak Ani sambil terus memukul Aldo dengan membabi buta.
__ADS_1
"Aduhhhhh,Berhenti,say bukan pencuri."Ucap Aldo sambil berjongkok melindungi kepala nya dengan tangan.
"Mana mungkin maling mau mengaku,dasar maling."Ucap Ani dan terus memukul Aldo.
"STOPPPPPPP."Triak Aldo dengan wajah yang memerah
BUKKKKKK,Tanpa sengaja Ani memukul wajah Aldo karna ia berdiri mendadak
*flashback On*
Ani Tengah berjalan menaiki tangga Untuk mengambil sesuatu di kamar sang kakak.tapi setelah sampai di depan kmar sang kakak Ani melihat pintu kamar itu terbuka,dengan perasaan takut,Ani mengintip ke dalam kamar itu,Ani melihat Pintu Almari terbuka dan ada suara orang tengah mencari sesuatu.
Tanpa pikir panjang Ani langsung mengambil Balok kayu yang ada di gudang.Ani dengan cepat masuk dan memukul orang yang di kiranya Adalah maling dengan membabi buta.
*flashback off*
"Kak Aldo."Ucap Ani saat melihat orang yang tengah meringis sakit di wajah nya.
"Apa ini sudah cukup."Ucap Aldo sinis
"Salah kakak sendiri,kenapa kakak masuk ke kamar kak Nathan seperti Maling."Jawab Ani tanpa Dosa
Aldo tidak berbicara apa pun lagi.dia bangkit dan mengambil keperluan Atasan nya dam memasukan nya ke dalam tas.Setelah itu Aldo Berjalan melewati Ani tanpa melihatnya.
"Kak,Tunggu."Ucap Ani sambil menahan tangan Aldo
"Apa kamu belum puas?"Tanya Aldo Dingin
"Maafkan aku."Ucap Ani menyesal,ia tau ia sudah salah.
"Saya tidak punya waktu meladeni anak kecil seperti mu."Ucap Aldo masih dengan sikap dingin nya.
Ani menarik tangan Aldo dan mengajak nya untuk duduk di kursi.
"Kakak duduk di sini,aku akan mengobati luka kakak."Ucap Ani cepat.
"Tidak usah,saya akan mengobatinya di tempat lain."Ucap Aldo sinis sambil Berdiri dari duduk nya
"Jangan bergerak dan jangan banyak protes,ini salah ku,jadi aku akan bertanggung jawab."Ucap Ani dan menarik tangan Aldo supaya ia duduk kembali
Saat Ani Ingin beranjak mengambil obat,Aldo menarik tangan Ani hingga membuat Ani terjatuh di pangkuan nya.Kini wajah mereka sangat dekat.Membuat jantung Ani berdegup sangat cepat.Begitupun dengan Aldo.
"Ya tuhan apa ini,kenapa jantung ku mau copot rasanya."Batin Ani
Aldo mandekatkan wajah nya ke wajah Ani,membuat jantung Ani semakin berdetak hebat.
📞kringggggggggggg
__ADS_1