
"Ihhhhhh,lepas.Apaan sih tarik tarik,kamu kira aku ini layangan apa."Ucap Amel ketus
"Jutek banget jadi cewek.pantesan aja kagak laku",Ucap Danu cepat
"Apa lo bilang,ehhhh emang nya lo udah laku hahhh."Ucap Amel makin kesal
"Belom sih,tapi bentar lagi",Ucap Danu dengan pede nya
"Cihhhh,......emang ada cewek yang mau sama cowok kaya lo.mimpi",Ucap Amel cepat
"Pasti ada lah,lo gk liat.Gue ini Ganteng,kaya,plus pewaris tunggal",Ucap Danu lagi
"Bodo amat",Ketus Amel
"Duhhhh gue sampek lupa,Nathan ada di ruangan nya gk?",Tanya Danu
"Lo Narik tangan gue cuma mau Nanya itu.Buang buang waktu." Ucap Amel
"Ada atau gk?",Tanya Danu lagi
"Ya,Ada."Jawab Amel ketus lalu pergi meninggalkan Danu sendiri.
"Cantik,tapi jutek banget",Gumam Danu
Danu melangkahkan kaki nya menuju ke ruangan Nathan,Tanpa mengetuk pintu Danu langsung masuk ke ruangan sahabat nya itu.
"Nathan",Panggil Danu saat sudah berada di ruangan itu
"Apa lo gk bisa ketuk pintu dulu Dan",Ucap Nathan cepat
"Sory Brow,Gue lagi perlu banget sama lo.urgen brow",Ucap Danu sambil duduk di depan Nathan
"Gue Lagi sibuk",Ucap Nathan cepat
"Ayo lah brow,gue butuh bantuan lo",Ucap Danu cepat
"hahhhhh,......ok 5 menit",Jawab Nathan cepat
"Ayah gue mau jodohin gue sama anak sahabatnya",Ucap Danu cepat
"Lalu?",Tanya Nathan tanpa melihat ke arah sahabat nya itu
"Ya gue gak mau lah,Gue udah suka sama seseorng brow."Jawab Danu lagi.
"kalo lo gk mau,kenapa lo ngasi tau gue?",Tanya Nathan heran
"Lo kagak ada simpatinya ya,kasih solusi dikit napa Babang",Kesal Danu
__ADS_1
"Gue lagi banyak kerjaan,kita bicarakan ini bosok.Lo hubungi fino",Ucap Nathan cepat
"Ok,Brow.Kalo gitu gue pergi",Ucap Danu lalu pergi dari ruangan Nathan
Pekerjaan Nathan membuat nya lupa akan waktu,Tak terasa mentari sudah berada di arah Barat.Seluruh karyawan Sanjaya grup memenuhi loby dan parkiran kantor untuk segera pulang ke rumah nya masih masih.
Begitu pun Dengan Nathan dan Aldo.Mereka berdua sudah berada di dalam mobil menuju ke kediaman SANJAYA.Di dalam perjalanan Nathan hanya diam,Ntah apa yang ada dalam fikiran nya...
Mobil yang di kendarai Aldo tiba Di depan gerbang kediaman Nathan,setelah gerbang terbuka Aldo langsung melajukan mobil nya masuk ke dalam halaman rumah itu.
"Tuan",Panggil Aldo
"Tuan,ini sudah sampai",Ucap Aldo lagi
"TUANNNN",Triak Aldo dan langsung membuat Nathan tersadar.
"Kenapa kamu berteriak Do,kamu pikir saya tuli hahhhh",Ucap Nathan cepat
"Maaf Tuan",Ucap Aldo takut
Nathan lansung turun dari mobil Aldo dan langsung masuk ke dalam rumah nya.sedangkan Aldo langsung pulang ke apartemennya.
Nathan berjalan menuju ke arah kamar nya,ia ingin langsung menemui Sang istri.
"Sayang",Panggil Nathan yang baru masuk ke dalam kamar nya
Nathan langsung berlari ke bawah untuk mencari sang istri.
"Bikkkk,Bibikkkk",Triak Nathan
"Aduhhhh Den,Kenapa triak triak?"Tanya bik yem
"Bik,Anel kenapa tidak ada di kamar?",Tanya Nathan balik
"Ohhhhhh.....Non Anel ada di taman belakang Den",Jawab bik yem cepat
Mendengar istrinya ada di belakang Nathan langsung berlari ke taman belakang untuk mencari sang istri.Nathan berhenti saat melihat Anel tengah duduk selonjoran sambil memijat kaki nya yang pegal.Dengan perlahan Nathan mendekat ke arah sang istri.
"Apa kamu lelah sayang?",Tanya Nathan sambil berjongkok dan mengelus kaki sang istri
"Kamu sudah pulang mas",Tanya Anel balik
"Ia sayang.kenapa kamu disini sendiri,Ini sudah sore sayang,angin sore tidak baik untuk kesehatan kamu",Ucap Nathan lembut
"Aku bosan di kamar mas",Jawab Anel cepat
"Ya Sudah......,Halo anak papa,jangan nakal sama mama ya,selalu sehat ya nak",Ucap Nathan sambil mengelus dan mencium perut buncit Anel
__ADS_1
"Ia papa",Jawab Anel sambil menirukan suara anak kecil
"Sayang,apa kamu masih marah sama mas,Maafin mas ya sayang.Mas janji gk akan bikin kamu marah" ,Ucap Nathan lagi
"Iya mas,aku udah maaf mas,"Jawab Anel
"Makasi sayang,kalo gitu ayo kita masuk,nanti kamu sakit terlalu lama di luar",Ajak Nathan
Mereka berdua pun Masuk ke dalan Rumah.
*Kamar*
Anel tengah berbaring si atas tempat tidur karna memang kehamilan nya sudah sangat besar,Anel merasa sangat sering lelah dan sulit untuk tidur.Itu membuat Anel sangat tidak nyaman.Nathan yang baru saja selesai membersihkan tubuh nya langsung berjalan mendekati sang istri yang sedang memejamkan matanya.
"Sayang,apa kau sedang tidur?",Tanya Nathan sambil mengelus lembut pucuk kepala Anel
Anel langsung membuka matanya."Tidak mas,Aku hanya memejamkan mata ku,apa mas sudah selesai mandi?",Tanya Anel
"Sudah",Jawab Nathan
"Kau mau aku pijat sayang?"Tanya Nathan lagi
"Apa mas tidak lelah?",Tanya Anak cepat
"Demi kamu dan anak kita,mas rela melakukan apa pun Sayang",Ucap Nathan lembut
Wajah Anel langsung merona mendengar ucapan sang suami.Nathan yang melihat wajah sang istri semakin ingin menggodanya.
"Apa kau malu Sayang",Bisik Nathan di telinga Anel
"ehhhh,Tidak....Itu,katanya mas mau memijit kaki ku",Ucap Anel mengalihkan pembicaraan
"Hahahahaha,kau sangat menggemaskan sayang,tunggu lah aku akan mengambil minyak hangat",Ucap Nathan lalu bergegas mengambil minyak yang ada di lanci meja rias
Dengan sigap Nathan mengoles dan memijat kaki istrinya yang terlihat bengkak,Nathan memijat kaki Anel dngan lembut dan perlahan,membuat Anel nyaman dan tanpa sadar Anel terlelap.
Nathan menghentikan aktifitasnya setelah melihat Anel yang sudah terlelap.Perlahan Nathan meletakan kaki sang istri di atas tempat tidur,setelah itu Nathan pergi meninggalkan Anel ke lantai bawah.
"Bibik Masak apa?",Tanya Nathan saat sudah sampai di meja makan.
"Bibik masak kesukaan Non Anel den,tadi Non Anel pengen di buatin rendang",Jawab Bik Yem
"Anel baru saja tidur bik,tolong makanan yang untuk Anel di lain kan ya bik."Ucap Nathan lagi
"Baik Den",Jawab Bik yem
Nathan langsung mengambil makanan nya setelah bik yem pergi ke dapur.Nathan kali ini makan sendiri,karna ia tidak ingin mengganggu tidur sanga istri,Nathan sangat tau belakangan ini istrinya sangat susah untuk tidur.Membuat Nathan semakin tau bagaimana perjuangan seorang Wanita yang tengah hamil besar.
__ADS_1
Saat Nathan tengah asyik menyuap makanan nya,ia mendengar suara keributan dari arah luar rumah nya.