
Jarum jam terus berjalan,Tanpa terasa Mentari sudah berada di ufuk Barat pertanda Siang akan berganti Malam.Di kediaman SANJAYA Sedang terdengar suara canda tawa yang slama ini tidak pernah terdengar.
"Pa Berikan Fandra",Kesal sang mama
"Papa masih ingin menggendongnya Ma",Ucap Papa tak mau kalah
"Tapi kan Mama juga ingin Pa",Ucap Mama Nathan dngan mata yang di bulatkan
"Hahhhhh,Baik lah,ini",Ucap Papa Nathan mengalah,ia langsung memberikan Fandra kepada istri nya
"Papa dan Mama akan lama khan di Tanah Air?",Tanya Nathan cepat
"Hanya sebulan,Papa tidak bisa meninggalkan prusahaan di sana terlalu lama Jho",Jawab Papa Nathan
"Sebentar Sekali Pa,apa tidak bisa lebih lama Lagi",Ucap Anel
"Tidak bisa Nak,Jika terlalu lama meninggalkan prusahaan,bisa terjadi masalah",Timpal Mama Nathan
"Ahhhh seperti itu,baik lah",Ucap Anel
"Kau menantu yang baik nak,Nathan sangat beruntung mendapatkan istri seperti mu,Mama ingin kau slalu mendampingi Nathan di saat susah atau pun senang",Ucap Mama Nathan sambil mngelus pipi Anel
"Iya Ma,Doakan Anel ya Ma supaya slalu bisa mendampingi mas Nathan",Ucap Anel tulus
"Tentu saja",Jawab Mama Nathan
Waktu makan malam pun tiba,setelah Menidurkan Fandra Anel bergegas turun untuk membantu mertuanya menyiap kan makan malam.Setelah semua nya Siap Anel langsung memanggil Nathan untuk makan malam.Mereka semua Berkumpul di meja makan menikmati makan malam dengan Nikmat.
Setelah selesai makan malam Anel pamit untuk melihat Fandra.
"Uhhhh Anak mama,kok udah bangun sayang,haus ya",Ucap Anel sambil mengambil Fandra dari boxs bayi
Anel duduk di pinggir ranjang sambil memberi Asi untuk Fandra.Sambil sesekali Anel menajak sang anak berbicara
"Fandra bangun Sayang?",Tanya Nathan yang baru saja masuk ke dalam kamar
"Iya Mas",Jawab Anel
"Jagoan Papa,haus ya",Ucap Nathan."Sayang,Trimakasi karna sudah melahirkan Putra yang sangat tampan,Trimakasi sudah sabar menghadapi semua sikap mas yang kelewatan terhadap mu,trimakasi sudah mau menjadi ibu dari anak anak Mas,I Love you my wife.",Ucap Nathan sambil mencium pucuk kepala Sang Istri
__ADS_1
"Love you to Mas",Balas Anel
Fandra kembali tertidur setelah di beri Asi oleh Anel.Setelah melihat sang Anak terlelap Anel kembali meletakan Fandra ke dalam Boxs.
"Sayang,Apa kamu tidak ingin membuatkan Fandra Adik",Ucap Nathan sambil memluk tubuh sang istri dari arah belakang
"Mas ini Bicara apa,Fandra baru saja berumur Satu minggu",Ucap Anel cepat
"Memang kenapa,Bukankah ada yang bilang banyak anak banyar rezeki kan",Ucap Nathan lagi
"Memang Iya,tapi tidak untuk waktu dekat",Ucap Anel sambil melepas pelukan sang suami.Sebenarnya Anel tau apa maksud sang suami.tapi ia hanya pura pura saja tidak mengerti.
"Lalu",Ucap Nathan sambil menyusul aang istri yang sudah membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur
"Lalu apa,ya kita tidur mas",Ucap Anel sambil memejamkan mata nya
"Hahhhhh,Setelah Fandra lahir kamu jadi cuek dengan ku",Ucap Nathan pura pura kesal
Anel membuka matanya Lalu melihat ke arah sang suami."Apa Mas cemburu?",Tanya Anel cepat
"Tidak",Jawab Nathan cepat
"Tentu saja Tidak,Apa kau sedang menggoda ku Sayang",Ucap Nathan yang sudah berbalik menatap sang istri
Kini pandangan mereka bertemu.Anel tersenyum mendengar perkataan suaminya."Apa wajah ku terlihat sedang menggoda mu Mas?",Tanya Anel sambil tersenyum
"Tentu saja Sayang",Ucap Nathan dan langsung mencium bibir sang istri dengan cepat.
Nathan melepaskan ciuman nya sebelum ia kehilangan kendali,Nathan Tau jika istrinya belum pulih.Anel terlelap di pelukan sang suami.Begitu pun dengan Nathan.
**********
Cuaca pagi ini sangat Mendung,Entah kenapa Awan tidak bersahabat dengan suasana hati DI DALAM KELUARGA SANJAYA.
"Sepertinya akan turun Hujan",Ucap Anel cepat."Apa Mama dan Papa belum turun Mas?",Tanya Anel lagi
"Mungkin mereka lelah",Jawab Nathan sambil memakan sarapan nya
"Slamat Pagi Tuan,Nona",Sapa Aldo yang baru saja tiba
__ADS_1
"Pagi",Jawab Nathan
"Pagi Aldo,Mari sarapan",Ajak Anel kepada asisten suaminya itu
"Trimakasi Nona,Tapi Saya sudah sarapan Nona",Jawab Aldo cepat
"Ahhhh baik lah,akan aku buatkan kopi saja",Ucap Anel
"Trimaksi Nona",Ucap Aldo cepat
Tak berepa lam Anel kembali membawa secangkir kopi di tangan nya.dan langsung meletakan kopi itu di depan Aldo
"Trimakasi Nona,maaf merepotkan ",Ucap Aldo lagi
"Tidak masalah",Ucap Anel
"Do apakah kamu sudah punya kekasih?",Tanya Anel tiba tiba
Brusss,Uhukkkk uhukkkk
Aldo menyemburkan Kopi dan langsung terbatuk saat mendengar pertanyaan istri atasan nya itu.
"Kau tidak apa apa Do?",Tanya Anel saat melihat asisten suaminya itu tersedak
"Sayang,kenapa tiba tiba kau bertanya seperti itu?",Tanya Nathan cepat
"Memang kenapa,Apa ada yang salah?",Tanya Anel dengan wajah bingung
"Kau membuat Jiwa Jomblo Seorang Aldo jadi meronta ronta.Hahahahha",Jawab Nathan sambil tertawa
"Mas,kau ini",Ucap Anel sambil melotot ke arah sang suami
"Maaf,Kanapa Nona tiba tiba bertanya seperti itu?",Tanya Aldo cepat
"Ahhhhh Tidak,Aku hanya iseng bertanya",Ucap Anel sambil tersenyum
Setelah selesai sarapan Nathan dan Aldo langsung pergi ke Kantor.sedangkan Anel kembali kedengan aktifitas nya sebagai seorang Ibu.Anel begitu bahagia dengan kehidupan nya sekarang.Merasakan kasih sayang yang tulus dari seorang suami dan memiliki seorang putra yang sangat Tampan.Anel menatap buah cintanya yang ia pertahan kan walau saat itu ia sangat tertekan.tanpa terasa air mata Anel menetes mengingat betapa berat kehidupan nya slama ini.
Kau adalah kekuatan bagi Mama,Kau adalah kekuatan yang akan melindungi mama dari apa pun.Trimakasi karna sudah hadir menjadi putra Mama.Mama akan menjagamu walau mama harus mengorbankan nyawa mama,tumbuhlah menjadi Anak yang pintar dan kuat.
__ADS_1