
Danu sangat khawatir melihat keadaan Amel,jika bisa ingin sekali rasanya Dan menggantikan Amel.tapi itu tidak akan mungkn.Danu dengan hati hati menuntun Amel berjalan,terkadang Kepala Danu menjadi sasaran empuk Amel di saat sakitnya tiba tiba datang.
"Apa sangat sakit,untung saja Anel dulu tidak seperti itu",Ucap Nathan saat melihat Amel yang begitu tersiksa
"Aku saja sampai merinding melihat nya,jika nanti Ani hamil,aku akan menyuruhnya untuk sesar saja",Timpal Fino
"Ahhhh Kalian memang tidak setia kawan",Kesal Danu
"Ahhhhh,Kalian ini banyak bicara,Sayang cepat panggil Dokternya,aku sudah tidak tahan lagi",Ucap Amel di sela sela menahan sakit nya.
"Apa sudah waktu nya sayang?"Tanya Danu panik
"Panggil kan saja,Air ketuban nya seperti nya sudah pecah",Ucap Amel
"Fino cepat panggilkan Dokternya,aku akan membawa Amel ke dalam",Ucap Danu panik
Fino dengan cepat berlari untuk memanggil dokternya.Tak lama kemudian Fino kembali bersama Dokter.Dokter itu langsung masuk ke dalam ruangan bersalin,ia segera menyuruh suster untuk mengecek bukaan Amel.dan ternyata Bukaan nua sudah bukaan ke Sembilan.
Danu masih berada di sebelah sang istri,ia ingin selalu mendampingi Amel dan selalu memberinya semangat.
"Ibu Amel bersiap ya,jika saya bilang dorong,ibu harus dorong yang kuat",Ucap Dokter itu
"Aduhh sakit Dok",Ucap Amel
"Ya,sekarang Dorong Buk",Ucap Dokter itu
Amel mengikuti intruksi dokter tersebut,ia memegang tangan Danu dengan kuat dan terus berusaha
Beberapa Kali Amel melakukan iatruksi dari dokter .dan tak lama kemudian terdengar suara tangisan bayi.
"Hoekkk hoekkk
__ADS_1
Danu sangat bahagia mendengar tangisan anak nya,sampai berulang kali Danu mencium wajah sang istri.
"Selamat ya pak,Bayi Anda laki laki,Saya akan membersihkan nya dulu",Ucap salah satu Suster yang ikut membantu persalinan Amel
"Trimakasih Sayang,karna sudah memberi aku Anak yang sangat Tampan",Ucap Danu cepat.
Amel masih sangat lemah,ia hanya tersenyum saat mendengar ucapan suaminya.
"Bapak tolong tunggu di luar,Kami akan membantu Ibu Amel",Ucap Suster yang lain nya
Dengan perasaan gembira Danu keluar dari ruangan Itu.Nathan yang melihat Danu keluar langsung saja menghampiri nya."Bagaimana?",tanya Fino cepat
"Apa nya yang bagaimana?",Tanya Danu balik
"Ahhhhh kau ini,bagaimana,Apa sudah lahir,apa jenis kelamin nya",Tanya Fino penasaran
"Ohhhh itu,sudah,Anak ku tentu saja jagoan,sama seperti Fandra,Ahhh mereka pasti akan menjadi sahabat baik nantinya",Ucap Danu sambil duduk di kursi
"Anak mu itu umurnya sangat jauh dengan Fandra,lebih cocok menjadi Adik.Lagi pula Fandra tidak akan mau bersahabat dengan Anak mu",Ucap Nathan cepat
"Hahhhh,Kalian itu,slalu saja seperti ini",Ucap Fino cepat
"Kalian pulang lah,sebentar lagi Ibu dan orang tua Amel akan datang,Kalian pasti lelah",Ucap Danu cepat
"Kita memang sangat lelah,Titip salam selamat untuk Amel",Ucap Fino cepat
"Slamat sekali lagi",Timpal Nathan
Nathan dan Fino pun akhirnya kembali ke rumah mereka masing masing.
RUMAH KEDIAMAN SANJAYA
__ADS_1
"Bagaimana Mas,Apa persalinan nya lancar?"Tanya Anel yang sudah sangat penasaran sejak tadi
"Lancar Sayang,Bayi nya Laki laki",Jawab Nathan cepat
"Wahhhh,Amel dan Danu pasti sangat bahagia.Mas Mandi lah dulu,Aku akan menyiapkan makanan untuk mas",Ucap Anel cepat
Saat Anel ingin melangkahkan kaki keluar dari kamar itu,tiba tiba Nathan memeluknya dari belakang."Apa kau tidak ingin memberikan Adik untuk Fandra Sayang",Bisik Nathan di telinga sang istri
"Apa mas tidak lelah",Ucap Anel cepat
"Tidak",Ucap Nathan sambil mencium tengkuk sang istri
"Mas,Nanti Fandra Bangun",Ucap Anel sambil mencoba melepaskan pelukan sang suami
"Ayo lah Sayang,Aku sangat merindukan mu",Ucap Nathan cepat
"Aku akan memberikan nya,jika mas sudah selesai Mandi dan makan",Ucap Anel seperti sedang merayu anak kecil saja.
"Hemmmm,Baik lah.Akan aku makan kau hingga tak tersisa",Ucap Nathan cepat
"Hahahahaha,Terserah mas Saja",Ucap Anel sambil berjalan ke arah pintu setelah pelukan suaminya terlepas.
Nathan masuk ke dalam kamar mandi setelah istrinya keluar dari kamar.Sedangkan Anel menyiapkan makanan untuk sang suami.
DAPUR
"Apa Mas Nathan sudah pulang kak?"Tanya Ani saat melihat kakak nya tengah memanaskan makanan.
"Iya,Kenapa kamu belum tidur?"Tanya Anel cepat
"Aku baru saja menerima telpun dari mas Fino,dan sekarang aku ingin mengambil Air",Jawab Ani sambil mengambil gelas di rak.
__ADS_1
"Ohhhh,Kakak menyiapkan makanan untuk mas Nathan dulu,Kamu jangan tidur terlalu malam ",Ucap Anel yang langsung berlalu ke meja makan.
Tak lama kemudian Nathan terlihat menuruni tangga menuju ke arah meja makan.Anel dengan setia menemani sang suami untuk makan malam.Setelah selesai makan malan mereka langsung kembali ke dalam kamar.Nathan dengan cepat menagih janji sang istri.malam ini Mereka melakukan pertempuran yang cukup panjang.