CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Episode 40


__ADS_3

Hari-hari seperti tidak terasa berat bagi Andini. Dia masih saja bekerja dengan perutnya yang membuncit. Bisma telah mengatakan untuk berhenti bekerja tetapi Andini sangat keras kepala tetap bekerja walaupun sebenarnya dia tidak benar-benar bekerja. Andini hanya duduk seharian di dalam ruangan Bisma dan hanya membantu sedikit pekerjaan suaminya. Bisma juga bisa betah dikantor karena setiap harinya Andini menemaninya dikantor.


Alex semakin betah keluar masuk dari ruangan Bisma karena bisa melihat Andini setiap harinya. Walupun perut Andini sudah membesar karena sedang hamil tetapi itu tidak membuatnya berhenti untuk menyukai Andini. Terkadang Alex menggoda Andini dihadapan Bisma kemudian dia akan berlari jika melihat Bisma sudah mulai marah. Andini terkadang hanya tertawa karena baginya Alex adalah teman baik untuknya.


****


Waktu yang ditunggu-tunggu telah tiba, suara teriakan Andini begitu keras saat berada diruang bersalin. Bisma berada disampingnya dengan rambut yang acak-acakan dan setengah kancing bajunya terlepas karena tertarik oleh Andini.


"Ayo sayang sedikit lagi."


"Hu...hu... ahh....sakit...sakit mas..!" Teriakan Andini menggema diseluruh ruangan tersebut.


"Iya sayang kamu harus sabar." Bisma memegang erat tangan Andini.


"Allahu akbar." Teriakan Andini semakin keras saat kepala bayi telah terlihat dijalan lahirnya. Suara tangisan keras langsung terdengar membuat Andini melupakan rasa sakit yang dia rasakan tadi. Matanya kini berkaca-kaca saat bayi yang berjenis kelamin laki-laki itu diletakkan didadanya. Bisma menghela nafasnya dengan panjang dan memperbaiki rambutnya. Bisma terduduk lesu dengan keringat yang bercucuran jatuh dari kepalanya.


"Rasanya aku yang selesai bersalin." Ucapnya dengan nafas tersengal-sengal. Bisma kembali berdiri dengan mengazankan bayinya. Bisma dan Andini tak henti-hentinya tersenyum bahagia saat bayi mungil mereka telah lahir kedunia.


Diluar sana bi Marni menunggu dengan khawatir bersama Siska dan Lili. Saat Bisma keluar dari ruangan untuk memberikan kabar gembira barulah raut wajah bi Marni terlihat bahagia. Setelah diobservasi beberapa jam Andini kini bisa masuk diruang perawatan bersama bayinya.


Keesokan harinya Alex bersama Sarah datang bersamaan untuk mengunjungi Andini. Saat didepan pintu Alex berteriak dengan kerasnya hingga membuat Andini yang sedang tertidur terkaget mendengar teriakan Alex.


"Oh istriku, bayiku!" Alex hendak menyentuh tangan Andini tetapi Bisma dengan cepat menepis tangan tersebut.

__ADS_1


"Aku akan memecatmu jika kamu menyentuhnya!" Bentak Bisma. Alex mundur selangkah melihat bayi yang berada didalam box bayi.


"Kok wajahnya mirip aku yah? Iya benar mirip aku." Teriak Alex kegirangan.


Praakk...! Sebuah pukulan keras mengenai kepala Alex.


"Awww aku hanya bercanda Bisma. Lagian aku akan menikah!" Alex memegang kepalanya.


Sarah masih berdiam disamping Alex memandangi bayi Bisma dan Andini.


"Terima kasih sudah datang mengunjungiku mba Sarah."


"Aku tidak datang mengujungimu aku datang melihat Bisma." Ucap Sarah ketus. Wajah Andini cemberut tetapi dengan cepat Sarah mengeluarkan senyumannya. "Aku bercanda adikku, aku mau melihat keponakanku." Sambung Sarah dan memeluk Andini yang sedang berbaring.


Bisma lega mendengarnya hampir saja dia mengomeli Sarah..


"Hehehe kami datang mengundang kalian secara langsung." Jawab Alex malu-malu.


"Mengundang? Maksudnya?"


"Mereka akan menikah sayang!" Sahut Bisma.


"Kok bisa? kalian pacaran diam-diam yah?" Andini terkejut.

__ADS_1


"Mengikuti jejak kalian, yang nikahnya diam-diam hehehe." Alex tertawa. "Lihatkan calon istriku begitu cantik. Tidak lama lagi kami akan punya anak seperti kalian!"


Bisma dan Andini saling berpandangan "Kamu menghamili Sarah?" Andini lebih terkejut dari pada mendengar kabar pernikahan mereka berdua.


"Hehehe iya tidak sengaja eh tahunya.."


Prakk... Sarah memukul lengan Alex.


"Bohong! Alex hanya bercanda."


"Maaf sayang." Sahut Alex langsung menciumi bibir Sarah dengan lembut.


Bisma langsung menutup mata anaknya.


"Keluar kalian dari sini!" Kata Bisma.


"Hahaha." Alex hanya tertawa.


*****The End****


Nama anak Bisma dan Andini adalah "Putra Bian" singkatan dari Bisma dan Andini.


Maaf yah ceritanya cukup singkat. Terima kasih telah mampir πŸ™

__ADS_1


Mampir juga ke karyaku yang baru judulnya


"Love My Enemy."


__ADS_2