
Jam Makan Siang Tiba,Nathan lebih memilih memesan makanan ketimbang pergi ke luar seperti semua karyawan nya.Ia menyuruh Aldo membelikan makanan seperti biasa.Sambil menunggu makanan nya Datang Nathan memejamkan matanya di Kursi kebesaran nya itu.
Tak Lama kemudian Aldo pun datang membawa pesan nya."Do,bisa kamu bawa berkas wanita yang di rekomendasikan oleh pihak HRD",Ucap Nathan cepat
"Tentu Tuan,sebentar lagi Akan saya bawakan",Ucap Aldo cepat
Aldo pun segera keluar dari Ruangan Atasan nya itu.Setelah Aldo pergi Nathan langsung memakan makanan yang ia pesan tadi,hanya sekian menit makanan itu sudah berpindah le perut nya yang sejak tadi sudah meronta.
Setelah menghabiskan makanannya Nathan menyandarkan punggung nya lagi,Ia terlihat sedang berfikir sesuatu.Sampai suara ketukan pintu mengalihkan pandangan nya.
"Masuk",Ucap Nathan cepat
"Ini Berkas yang tuan Inginkan ",Ucap Aldo sambil menyodorkan berkas yang ada di tangan nya.
"Letakan Saja di sana",Ucap Nathan cepat
Aldo pun meletakan berkas itu di atas Meja depan Nathan."Maaf Tuan,Apa Tuan tidak mengabari Nona Hari ini?"Tanya Aldo cepat
"Memang Ada Ap?,Kenapa tiba tiba Kau menanyakan hal itu?"Tanya Nathan cepat
"Maaf Tuan,Tapi Nona baru saja menghubungi Saya,Nona Bilang ponsel Tuan tidak bisa di hubungi",Ucap Aldo lagi
"Aku sengaja mematikan ponsel ku",Ucap Nathan cepat
Aldo mengerutkan dahinya."Apa mereka sedang bertengkar,tapi tidak biasanya Tuan Bersikap seperti itu,apa karna masalah asisten itu,Cihhhh .....jika itu benar Tuan benar benar keterlaluan,Batin Aldo
"Ahhhh seperti itu,Kau begitu saya permisi kembali ke ruangan Saya",Ucap Aldo cepat.Aldo pun kembali ke ruangan nya dengan Rasa bersalah,Karna jika benar Atasan nya itu mendiami istrinya karna masalah asisten,itu berarti Ia lah dalang dari semuanya.
Sementara itu Di ruangan Presdir
__ADS_1
Nathan tersenyum puas karna lagi lagi ia berhasil mengerjai asisten nya itu,Kali ini Nathan juga akan memberi pelajaran kepada istrinya itu.Bukan Karna Nathan benar benar marah,tapi Nathan hanya ingin istrinya tidak lagi menyembunyikan sesuatu lagi dari nya.
DI Kediaman SANJAYA
Anel Terlihat tengah menekuk wajahnya karna Suaminya tidak memberi kabar sama sekali,Bahkan ponsel nya pun mati.itu membuat Anel semakin kesal di buatnya."Awas saja jika nanti mas Nathan pulang,aku tidak akan mau bicara dengan nya.Kesal Anel sambil terus saja mengumpat
Anel Naik ke atas untuk melihat Fandra di kamar nya,Setelah memastikan Anak nya itu masih tidur Anel pun kmbali ke kamar nya,Ia membaringkan tubuh nya di atas tempat tidur yang begitu nyaman.Perlahan Anel memejamkan Matanya,Saat Anel mulai terlelap tiba tiba Suara dering ponsel mengagetkan nya,Anel bangkit dari tidurnya lalu mengambil ponselnya yang ada di atas meja dekat tempat tidur.
Anel melihat Nama yang tertera di ponsel nya."Ani",Gumam Anel.Dengan segera Anel mengangkat panggilan dari adiknya itu
Anel:"Haloo Ani,Ada apa?
Ani:"Halo kak,Maaf jika Ani menggangu,Bisakah Aku bertemu kakak sebentar,"
Anel:"Ada Apa,Kenapa kamu tidak langsung kesini saja,"
Ani:"Apa sekarang Kakak Ada di rumah?",
Ani:"Baik lah Ani akan kesana sekarang,Kakak jangan kemana mana ya,"
Ani lngsung memutus panggilan telpon nya secara sepihak."Ada apa dengan anak ini,Biarkan saja.Lebih baik aku istirahat saja,Batin Anel
Anel pun kembali ke posisi semula.Tak berapa lama Anel sudah terlelap,Mungkin karna ia sangat lelah mengurus Fandra yang sangat aktif dan banyak maunya,Anel hanya Bisa istirahat jika Fandra sudah tidur.Karna Fandra selalu tidur dengan waktu yang lama,bisa sampai 2 Jam,dan jika tidurnya itu kurang atau terganggu maka,ia akan menangis dan mengamuk.
KAMPUS
Setelah menelpon Kakak nya Ani segera menuju ke kediaman Anel.Tapi sebelum itu Ani meminta izin pada ibunya akan pulang terlambat.Ani melajukan mobil nya menuju Rumah Kediaman SANJAYA.Dari kampus Ani menuju ke rumah Anel memakan waktu sekitar 1 jam.Di dalam perjalan Tak henti henti nya Ani berdoa agar keputusan nya ini yang terbaik.
Satu Jam kemudian Mobil Ani sud memasuki kediaman Kakak nya,Ani memarkirkan Mobilnya di halaman rumah itu.Dengan cepat Ani Masuk ke dalam rumah kakak nya itu."Siang menjelang sore Bik",Sapa Ani saat melihat Bik yem tengah berkutat di dalam dapur
__ADS_1
"Ehhhh Ada Non Ani,Mau cari Non Anel ya Non?"Tanya Bik yem cepat
"Iya Bik,Apa kakak ada?"Tanya Ani cepat
"Ada Non,tapi mungkin Non Anel sedang Tidur Non",Jawab Bik Yem cepat
"Ya sudah bik,Biar Ani liat di kamar nya saja,Kak Nathan belum pulang kan bik?"Tanya Ani cepat
"Belum Non,Non Ani mau bibik Buatkan minum Apa?"Tanya Bik yem
"Tidak usah bik,Ani ke atas dulu ya bik,Bayyyy",Ucap Ani sambil berlalu meninggalkan Bik yem
Ani Berjalan menaiki anak tangga menuju ke kamar Kakak nya,Saat Ani tiba di depan pintu kamar kakak nya tiba tiba Ani mendengar suara Fandra dari pintu sebelah. Dengan cepat Ani masuk ke dalam kamar keponakan nya itu."Heyyyy Keponakan bibi yang Tampan",Ucap Ani saat melihat Fandra tengah bermain sendiri di dalam kamar nya
"Bibi",Triak Fandra sambil berlari ke pelukan Ani
"Kenapa Fandra bermain sendiri?"Tanya Ani cepat
"Mama cedang Bobo Bi,Jadi Fandla main cendiri",Jawab Fandra polos
"Wahhhh keponakan Bibi memang Pintar,Sekarang ayo kita bangunkan Mama",Ajak Ani sambil mengangkat tubuh Fandra dan mengajak nya ke Kamar sang kakak
Ani membuka pintu kamar Anel,Di sana Anel terlihat tidur dengan pulas nya.Itu membuat jiwa jahil Ani keluar meronta ronta ingin segera melakukan hal jail.Ani mengambil Mainan ular yang di miliki keponakan nya,Ani ingin mengerjai Kakak nya dengan ular itu,Karna Ani sangat tau jika kakak nya itu sangat takut dengan ular
Ani melilitkan ular itu di leher sang Kakak Lalu menghadap kan kepala ular itu ke wajah sang kakak,Setelah siap Ani pun langsung membangunkan Anel perlahan.
"Fandra Siap,kita hitung smpai tiga Ya",Ucap Ani yang langsung di angguki oleh Fandra.
"Siap,SATU,DUA,TIGA."
__ADS_1
"Aaaaaaaaaaa......
BRUGKKKKKK",Anel berteriak dan langsung terjatuh dari tempat tidur