
Nathan berjalan menuju ke pintu Depan rumah nya,ia penasaran siapa yang membuat keributan malam malam begini di depan rumah nya.Saat Nathan membuka pintu rumah nya tiba tiba ad sandal melesat ke wajah nya.
"Bukkkkkk
"Awwww",Triak Nathan saat kepala nya terkena sandal Amel
"Upsss,salah sasaran",Ucap Amel takut
"Lo gk apa apa khan brow?"Tanya Danu panik
"Lo gk liat kepala gue memar hahhhh",Kesal Nathan sambil memegang kepalanya yang nyeri akibat lemparan Amel
"Maaf Nat aku gk sengaja",Ucap Amel
"makanya jangan main lempar ,Lo pikir lagi tanding sama upin ipin,pake lempar lemparan sandal."Timpal Danu
"Diem Lo Unta,ini semua gara gara Lo tau gk",Ucap Amel menatap tajam ke arah Danu
"Ehhhh Munaroh,lo gk sadar diri banget ya",Ucap Danu tidak mau kalah
"STOPPPPPP,........DIAMMM.",Triak Nathan yang mulai kesal
Danu dan Amel seketika diam melihat wajah Nathan yang sudah memerah karna marah.
"Jika kalian sekali lagi bertengkar di hadapan ku,maka jangan salahkan aku jika kalian aku Nikah kan",Ucap Nathan dengan tatapan tajam.
"Tidakkkk",Ucap Amel
"Boleh",Ucap Danu santai
"Jangan Mimpi",Jawab Amel cepat
"Kau tidak akan rugi jika menikah dengan ku",Ucap Danu dengan pede nya
Nathan meninggalkan ke duanya masuk ke dalam rumah,semakin lama Nathan berada di antara mereka maka ia akan lebih cepat gila.Nathan berjalan menuju ruang tamu,dan memanggil ART nya untuk mengambilkan es batu untuk mengompres luka di kepala nya.
"Nat,sekali lagi maaf kan aku,aku benar benar tidak sengaja",Ucap Amel yang baru saja duduk di depan Nathan
"Hahhhh,sudah lah,tidak masalah",Ucap Nathan yang malas berdebat dengan ke dua orang di depan nya.
"Kenapa lo sendiri,Istri lo mana Brow?"Tanya Danu sambil clingak clinguk seperti maling
"Anel sedang Tidur,Kehamilan nya sudah semakin besar,itu membuat nya semakin sulit untuk tidur dengan pulas",Ucap Nathan sambil menempelkan es di kepalanya yang sakit
"Benarkah,apa kau sudah melihat calon Anak mu,dia mirip siapa?",Tanya Danu penasaran
__ADS_1
"Kenapa jadi lo yang jadi lebih penasaran",Ucap Nathan cepat
"Lo itu sudah gue anggap soudara gue,jadi sebentar lagu gue jan jadi uncle,duhhhhh tak sabar nya",Ucap Danu cepat
"Lo nanti jangan dekat dekat anak gue,Anak gue bisa somplak sama kayak lo",Ibuh Nathan
"Hahahahahha,Betul betul betul",Ucap Amel sambil tertawa geli
"Diem lo Istri Unta",Ucap Danu cepat
"Cihhhhh....dasar Unta",Gumam Amel
"Usia Kandungan Anel berapa Nath?"tanya Amel lagi
"Ehhhhh,itu....",Ucap Nathan panik,sebenarnya Nathan tidak tau berapa usia kandungan Anel
"Masuk 7 bulan Mel",Ucap Anel sambil berjalan ke arah ketiga nya.
"Sayang,kenapa kamu bangun?",Tanya Nathan sambil membantu sang istri duduk.
"Aku lapar mas",Ucap Anel santai
"Tunggu lah di sini,mas akan suruh Bibik senyiapkan makanan untuk mu",Ucap Nathan cepat
"Baik Mas",Jawab Anel
"Kenapa lo Natap gue seperti itu,apa ada yang salah?",Tanya Amel cepat
"Tidak,aku hanya berfikir jika kalian berdua itu sangat cocok",Jawab Anel dengan wajah polos nya
"Cihhhhhh,......sama dia,seperti nya mata lo udah sedikit kabur Nel",Ucap Amel tak terima
"Memang kenapa,dia itu tampan,apa nya yang salah."Ucap Anel lagi
"Hahahha,bukan Mata Anel yang kabur,Tapi mata Lo."Timpal Danu sambil tertawa
"Diem lo Unta",Kesal Amel
"Kalian itu memang cocok",Sela Nathan yng baru saja kembali
"Tuchhh,mas Nathan saja bilang kalian cocok",Timpal Anel
"Halooooo semua",Sapa Fino yng baru saja memasuki ruang Tamu
"Lo itu lama banget,Gue ngajak lo jam brapa dateng nya jam brapa",Ucap Danu saat Fino sudah duduk di dekat nya
__ADS_1
"Sory lah brow,Gue tadi ada pasien gawat,jadi harus gue tanganin dulu",Ucap Fino cepat
"Serah lo lah",Jawab Danu lagi
"Sayang,kamu di sini dulu ya sama Amel,Mas ada urusan dengan dua Jin ini",Ucap Nathan yang mendapat anggukan dari sang istri
"Kalian Ikut gue ke ruang kerja gue",Ajak Nathan
Mereka bertiga pun Berjalan menuju ke ruang kerja Nathan,karna memang setiap salah satu dari mereka ada maslah,pasti akan di selesaikan di ruang kerja itu.Sedangkan Anel dan Amel lebih memilih menonton Drakor kesukaan mereka.
*Ruang kerja Nathan*
"Gimana Brow masalah lo?",Tanya Nathan to the poin
"Gue udah selidiki wanita yang akan menjadi istri gue,dan hasil nya cukup mengejutkan",Jawab Danu dengan wajah serius
"Knapa tiba tiba Ayah lo mau lo menikah cepat,bukan kah ayah lo pengen lo jadi pengusaha sukses sepertinya?",Tanya Fino lagi
"Yah itu benar,Maka dari itu gue selidiki ini",Jawab Danu
"Lalu?",Tanya Nathan
"2 hari yang lalu kluarga sahabat ayah gue datang ke rumah,mereka tau jika prusahaan ayah gue udah kerja sama dengan prusahaan lo Nat",Jawab Danu
"Trus apa hubungan nya sama gue?",Tanya Nathan lagi
"prusahaan Glora Grup,apa lo pernah dengar?",Tanya Danu
"Glora Grup,sepertinya tidak asing",Ucap Nathan cepat
"Bukan kah itu prusahaan yang pernah bersaing sama prusahaan lo 3 tahun yang lalu,prusahaan yang kalah mutlak dari lo Nat",Timpal Fino cepat
"Benar,pemilik Glora Grup adalah sahabat ayah gue,Gue juga baru tau hal ini kemarin",Ucap Danu
"Oke gue udh bisa ngambil kesimpulan,lalu apa rencana Lo Dan?",Tanya Nathan.
"Gue Belum tau,ayah gue terus mendesak agar gue cepat mengambil keputusan,tapi mana bisa gue menikah dengan wanita Ular",Jawab Danu
"Gue setuju,gue juga gk mau punya ipar ular",Timpal Fino
"Ok,Besok kita bicarakan lagi di kantor,Kita bicarakan ini dengan Aldo,Aku yakin dia lebih tau soal ini.Karna dulu dia lah yang menangani proyek itu",Ucap Nathan
"Gue setuju,lagi pula gue baru terjun di dunia bisnis,gue belum berani mengambil resiko besar,apa lagi ini mempertaruhkan dua prusahaan",Timpal Danu
Setelah itu Danu dan Fino Pulang ke rumah mereka.Sedangkan Amel pulang setelah Film yang mereka tonton selesau,Awal nya Nathan sedikit kesal,tapi ia cukup mengerti,setelah menikah kedua sahabat itu memang sangat jarang Bertemu.
__ADS_1
Selepas Amel pulang,Anel langsung masuk ke kamar nya.Anel melihat Nathan sudah tertidur pulas.tapi Anel cukup mengerti,mungkin Suaminya itu sangat lelah.Anel pun langsung membaringkan tubuh nya di sebelah sang suami.Beberapa menit kemudian Anel pun akhirnya ikut terlelap.