CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab 96


__ADS_3

Setelah menidurkan Fandra,Anel kembali ke dalam kamar nya,Anel merebahkan tubuhnya yang sudah sangat lelah.Ia menatap langit langit kamar nya dengan mata yang mulai basah,Entah apa yang di fikirkan Anel,tapi yang pasti sikap suaminya kali ini benar benar membuat Hatinya sakit.Dalam lelah Anel mencoba memejamkan matanya yang sudah sangat lelah,ia tidak perduli dengan keberadaan suami nya.


RUANG KERJA NATHAN


Nathan sedang melihay foto yang ada di hadapn nya sekaran,ia mengingat ingat dimana ia pernah melihat wajat itu.Foto yang di tatap oleh Nathan bukan lah foto Anel atau pun Fandra melainkan Foto Malika Putri,Wanita yang akan menjadi sistennya besok.Nathan sengaja meminta berkas calon asisten nya agar dia tau seperti apa orang yang akan menjadi asisten nya nanti.


Malam semakin Larut,Nathan meletakan berkas itu lalu bangkit dari duduk nya,Nathan keluar dari ruang kerja nya menuju ke kamar nya,tapi sebelum Nathan masuk ke kamarnya ia terlebih dulu melihat Anak nya.Setelah selesai dari kamar Sang Anak,Nathan langsung ke kamarnya.


DI DALAM KAMAR


Nathan duduk di tempat tidur sambil menatap wajah sang istri yang tengah terlelap,wajah nya begitu teduh dan terlihat jelas ia sngat lelah.Nathan mengelus lembut kepala sang istri lalu mencium nya."Aku tau Niat mu baik Sayang,Tapi kau maasih terlalu polos untuk bisa membedakan mana orang baik dan mana yang tidak.Tidur lah yang nyenyak Aku akan slalu melindungi mu",Batin Nathan


Nathan Bangkit dari tempat tidur lalu mengambil ponsel nya,ia menekan Salah satu Nomer yang ada di ponsel nya.Tak lama panggilan terhubung.


"Awasi orang itu terus,dan laporkan apa pun yang menurutmu mencurigakan.Jngan biarkan dia Lolos",Ucap Nathan kepada orang yang ada di sebrang telpon


Nathan segera mematikn ponsel nya lalu kembali tidur.


*******


Pagi ini Mentari tidak menampakan sinar nya,Sinar itu di tutupi oleh awan hitam yang sangat tebal Pertanda akan turun hujan.


Setelah sarapan Nathan langsung berangkat tanpa berpamitan kepada istrinya,Ia masih ingin mendiami sang istri.


Nathan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang,baru pertengahan jalan terlihat buliran air hujan mulai turun sedikit demi sedikit Lama lama hujan itu semakin deras.Jangkauan pandangan Mata Nathan semakin pendek.Nathan terpaksa melajukan mobil nya semakin lambat.


Nathan melihat kemacetan di depan nya."Hahhhhh,Sepertinya Ada kecelakaan di depan",Ucap Nathan sambil mendengus kesal


Nathan mengambil ponsel nya lalu mencari nomer Aldo,setelah menemukan nya Nathan segera menghubingi asistennya itu.


"IYa Tuan",Ucap Aldo dari sebrang telpon


"Apa kau sudah sampai di Kantor?"Tanya Nathan cepat


"Iya Tuan Saya sudah sampai di kantor,Apa tuan sedang dalam perjalanan?"Tanya Aldo cepat


"Iya,Saya terkena macet,kemungkinan di depan sedang ada kecelakaan,Apa Asisten baru kita sudah sampai Do?"Tanya Nathan

__ADS_1


"Sudah Tuan,saya juga sudah mengajari semua harus ia lakukan",Jawab Aldo cepat


"Baik,Jangan sampai dia membuat kesalahan",Ucap Nathan


"Tentu saja sudah Tuan",Jawab Aldo


"Jangan lengah,dan Tetap Awasi Dia sampai aku tiba di kantor",Ucap Nathan cepat


"Baik Tuan",Ucap Aldo cepat


Setelah panggilan telpon terputus Aldo langsung menuju ke ruangan Malika."Apa masih ada yang belum kamu mengerti?"Tanya Aldo saat sudah ada di depan Malika


"Pak Aldo,Tidak Pak saya sudah mengerti semua",Jawab Malika cepat


"Baik lah,jika ada yang kamu tidak memgerti kamu bisa bertanya langsung kepada saya",Ucap Aldo sambil menatap ke arah wanita cantik yang ada di depan nya itu


"Baik Pak,Trimakasi pak Aldo sudah mau mengajari saya",Ucap Malika lagi


Aldo hanya tersenyum menanggapi ucapan Malika.Sebenarnya Aldo merasa bersalah kepada Atasan nya itu,Karna dirinya tidak menyelidiki calon Asisten yang akan menggantikan Amel itu.Jika Nathan tidak memberi tau nya mungkin Aldo akan semakin merasa bersalah Nanti nya.


Satu Jam kemudian Nathan Akhirnya sampai di Kantor nya,Kini Natham sudah berada di ruangan nya.


"Masuk",Ucap Nathan cepat


"Permisi Tuan,Saya membawa berkas yang harus Tuan tanda tangani",Ucap Malika


Sekilas Nathan melihat ke arah Asisten Barunya itu."Letakan saja di sana",Ucap Nathan sambil tetap fokus ke benda pipih yang da di depan nya itu


"Baik Tuan",Ucap Malika sambil meletakan Berkas yang ia pegang."Ahhh Iya Tuan,Siang Nanti Tuan Ada meeting dengan prusahaan X",Ucap Malika lagi


"Hemmmm",Jawab Nathan


Malika menatap Atasan nya itu dengan wajah memerah."Sekarang mungkin kau bisa sangat sombong,tapi lihat saja nanti,apa wajah sombong mu itu masih bisa terlihat lagi,Batin Malika


Nathan mengangkat kepala nya menatap Asisten nya itu yanga masik berdiri di depan nya."Apa masih da lagi?"Tanya Nathan dengan nada dingin


"Tidak Tuan",Jawab Malika

__ADS_1


"Lalu,kenapa kamu masih berdiri di sana",Ucap Nathan dengan Nada tegas


"Maaf Tuan,saya permisi",Ucap Malika lalu keluar dari dalam ruangan Nathan


Nathan menatap punggung Malika hingga menghilang di balik pintu."Apa kau kira Dirimu itu pintar,Silakan bermainlah sepuas mu,Aku akan dengan senang hati melayaninya,Batin Nathan,


Nathan mengambil ponsel nya lalu menghubungi Aldo menyuruh nya untuk datang ke ruangan nya.


Tookkkk tokkk


"Masuk",Ucap Nathan cepat


"Anda memanggil saya Tuan",Ucap Aldo saat sudah berada di ruangan Nathan


"Rapat Siang ini Kau dan malika yang akan menanganinya",Ucap Nathan cepat


"Baik Tuan",Jawab Aldo


"Bagai mana dengan penyelidikan mu,apa Ada perkembangan?"Tanya Nathan


"Iya Tuan,Ternyata Malika dulu adalah teman satu sekolah Nona Anel dan Juga Amel.Tapi Malika tidak tau jika Nona Anel adalah istri Tuan,Ia baru tau saat Saya membawanya ke ruamah Tuan Kemarin.",Ucap Aldo


"Lalu?"Tanya Nathan lagi


"Seperti nya kita Bisa memancingnya dengan masa lalu nya,Karna yang saya tau Nona Anel dan juga Amel mempunyai seorang Sahabat yang bernama Doni,Dan Nona Anel pernah menemuinya di saat Amel menghilang dari pernikahan Nya dulu",Ucap Aldo


"Apa,Anel Pernah menemui laki laki itu?"Tanya Nathan cepat


"Ia Tuan,Nona Anel pernah menemui Dini untuk menanyakan keberadaan Amel,Yang saya Tau Malika pernah menyukai Doni,Tapi sayang nya Doni tidak pernah merespon nya,Jika Kita Bisa membuat Doni bekerja dngan Kita itu akan lebih Mudah membuat Malika mengakui semuanya",Jelas Aldo


"Tidak,Aku tidak Mau laki lako itu dekat dengan istri ku lagi,Apa tidak ada solusi lain Do?"Tanya Nathan cepag


"Hahhhh,di saat seperti ini Tuan masih saja Cemburu,Batin Aldo


"Tidak Tuan,Karna Saya Yakin Malika masih memiliki Rasa kepada Doni,Jadi cuma itu jalan satu satu nya",Ucap Aldo


"Baik lah,akan aku coba fikirkan",Ucap Natham cepat

__ADS_1


Aldo pun kembali ke ruangan nya,Ia mempersiapkan berkas yang akan di bawanya untuk meeting dengan claien siang Nanti,Walau pun sebenarnya Malika sudah mempersiapkan semuanya,Tapi Aldo tetap harus waspada.


__ADS_2