CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab110


__ADS_3

JANGAN LUPA VOTE DAN LIKENYA YA


HARI INI AUTHOR LAGI BAIK NICH.MAKANYA KALIAN JUGA JANGAN PELIT PELIT YA


🍃SLAMAT MEMBACA


Sementara Itu Aldo sedang menikmati sarapan bersama


Malika.Adlo merasa sangat senang karna ia bisa menikmati makanan Rumahan lagi.


"Apa kau baik baik saja?"Tanya Aldo saat melihat wajah Malika yang tertunduk lesu


Malika menaikan kepalanya menatap Aldo."Aku hanya merindukan Kak Rendi",Ucap Malika sedih


Aldo menatap bingung ke arah Malika.Tapi Aldo mengerti jika ikatan darah tidak akan bisa di putuskan."Kau tau Tulus serta memaafkan iyalah sisi lain dari cinta,Dan jika ikatan persaudaraan kalian tulus maka cinta akan mempersatukan hubungan kalian",Ucap Aldo


Malika terdiam mendengar ucapan Aldo,Ia semakin merindukan Kakanya walaupun ia tau jika Kakanya tidak pernah menyayanginya.Malika menundukan kepalanya semakin dalam,Airmata Matanya menetes tanpa aba aba.


Aldo mendekati tubuh Malika yang mulai bergetar,Ia tidak pernah tega jika melihat seorang wanita menangis.Aldo memegang bahu malika dan mengusapnya dengan lembut.Malika terlihat mengangkat kepalanya menatap wajah Aldo dengan mata basah.Aldo manatap manik Mata Malika yang berwarna coklat pekat itu dengan lembut.Tangan Aldo mulai tergerak menyentuh wajah gadis di depannya itu.


Perlahan Tangan Aldo mengusap lembut wajah Malika.Tatapan Mata Aldo seakan akan menghipnotis Malika hingga Dia tidak menolak tangan Aldo mngusap wajahnya.Aldo pun mulai tersadar dan langsung menjauhkan tangannya daru wajah malika.


"Ma'af",Ucap Aldo cepat


"Ahhhh Iya,Tidak apa apa",Ucap Malika sambil mengusap sisa air matanya


"Aku harus berangkat sekarang,Teimakasi sudah mau membuatkan sarapan",Ucap Aldo cepat


"Tidak masalah",Ucap Malika sambil membersihkan sisa makanan yang ada di atas meja makan

__ADS_1


"Malika",Panggil Aldo


"Iya,Apa kau perlu sesuatu?"Tanya Malika cepat


"Tidak,Aku hanya ingin berpesan Kamu tidak boleh pergi kemana mana dan Jangan membukakan pintu jika aku belum pulang",Ucap Aldo cepat


"Iya,Aku tidak akan kemana mana",Jawab Malika


"Baik lah,Kalau begitu aku berangkat",Ucap Aldo cepat


Aldo berangkat ke perusahaan Sanjaya dengan perasaan senang.Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


KEDIAMAN DANU


"Bibi Bagaimana cara membuat Adik Deva?"Tanya Fandra tiba tiba


Amel mengerutkan dahinya mendengar pertanyaan Fandra,Kini ia tau kenapa Fandra menangis tadi."Kenapa Fandra ingin tau bagaiman cara membuat Adik Deva?"Tanya Amel ke Fandra


"Benarkah,Lalu kenapa Fandra bertanya kepada Bibi,Kenapa tidak dengan Papa atau Mama",Ucap Amel sambil melihat ke Anel


Anel yang mengerti tatapan sahabatnya itu pun mencoba menjelaskan."Jangan melihatku seperti itu,Kau bisa menyalahkan Mas Nathan",Ucap Anel cepat


"Papa dan Mama tidak tau cara membuat adik Deva,Kata Papa Uncle Danu yang bisa membuat Adik Deva",Jawab Fandra dengan polosnya


"Cihhhhh....Suamimu benar benar menyusahkan",Kesal Amel


"Ok,Bibi akan memberitau bagamana cara membuat Adik Deva,Tapi Fandra harus janji tidak boleh menangis lagi",Ucap Amel sambil mengulurkan jari kelingkingnya


"Ok Bibi",Ucap Fandra senang dan langsung menyambut jari kelingking Amel dengan kelingking kecilnya

__ADS_1


"Ok,God boy",Ucap Amel sambil Mengacak kepala Fandra dengan gemas.


Sementara mengulur waktu Amel mengajak Fandra memandikan Baby Deva.Sedangkan Anel membantu Bik jum menyiapkan sarapan di bawah.


Danu menghampiri Amel yang tengah asyik memandikan Deva bersama Dengan Fandra."Sayang",Panggil Danu


Amel menoleh ke arah Danu."Iya,Kau perlu sesuatu?"Tanya Amel cepat


"Tidak Sayang",Ucap Danu sedikit ragu


"Kalau tidak,tolong bantu Ambilkan peralatan Deva ya Sayang",Ucap Amel cepat


Aldo mengurungkan niatnya untuk bicara,Ia lebih memilih membatu sang istri mengambil peralatan untuk Deva.Tak lama kemudian mereka sudah berada di meja makan.


"Uncle,Apa Uncle hari ini akan pergi bekerja?"Tanya Fandra Dengan mulut yang masih penuh dengan makanan


"Sayang,Tidak boleh bicara saat Makan",Ucap Anel menasihati Sang Anak


"Tapi Fandla hanya ingin tau Ma",Jawab Fandra cepat


"Uncle hari ini tidak bekerja,jadi uncle bisa menemani Fandra bermain sepuasnya",Ucap Danu sambil mengelus kepala Fandra


"benalkah Uncle.....Holeeeeee,Jadi uncle bisa mengajarkan Fandla cara membuat adik Deva kan",Ucap Fandra dengan semangat


Brusssss...........Danu menyemburkan Air yang baru saja ia minum Saat mendengar ucapan anak sahabatnya itu.


"Dasar anak ini,kenapa dia masih mengingat hal itu.kau benar benar anak Nathan.tidak ada bedanya sama sekali,Batin Danu


"Fandra cepat habiskan makanannya dan tidak boleh bicara lagi,jika makanannya tidak habis Paman tidak akan mau mengajak Fandra bermain",Ucap Anel cepat

__ADS_1


"Iya Mama",Ucap Fandra patuh


Mereka kembali melanjutkan Sarapan mereka.Sedangkan Danu terlihat tidak bersemangat,Amel yang melihat suaminya terlihat lesu hanya Bisa tersenyum.Karna Amel tau jika Fandra tidak akan semudah itu melupakan sesuatu yang menjadi keinginannya


__ADS_2