
*KEDIAMAN SANJAYA*
"Mel,Kamu pulang lah,Aku tidak apa apa",Ucap Anel cepat
"Aku akan menemani lo sampai Nathan pulang",Ucap Amel
"Tapi kamu pasti capek kan,pulang lah bersama Danu",Ucap Anel lagi
"Tidak masalah Nel,Kita akan pulang setelah Nathan pulang,Ok",Timpal Danu
"Baik lah,Trimakasih ya.Aku jadi merepotkan kalian",Ucap Anel tak enak hati
"Nel,kita bersahabat sejak kecil,Lo kenapa jadi sunkan begini,lagi pula ini bukan salah Lo Nel,Nathan keliru jika dia marah tanpa alsan.Di tidak tau apa yang terjadi sebenarnya khan",Ucap Amel sambil mengelus punggung tangan Anel
"Apa kalian tidak bisa cerita pada ku tentang msalah ini?",Tanya Danu cepat
"Aku akan cerita nanti setelah semua ada",Timpal Amel
"Kalian tunggu lah sebentar,aku ingin mengganti baju",Ucap Anel lalu bangkit dan berjalan menuju tangga.tapi sebelum Anel menaiki tangga,tiba tiba Anel merasakan perutnya sangat sakit.
"Ahhhhh,Perut ku sakit",Erang Anel sambil memegang perut nya
Danu dan Amel panik saat melihat Anel terduduk di lantai sambil memegangi perut nya,Mereka langsung berlari mendekati Anel
"Nel,Lo kenapa?",Tanya Amel panik
"Pe.....rut....ku,Sakit Mel",Ucap Anel terbata
"Mel,kita bawa Anel ke Rumah SAKIT,Kamu coba hubungi Nathan",Ucap Danu yang langsung menggendong tubuh Anel
Danu memsukan Tubuh Anel ke dalam mobil,Di ikuti Amel yang memangku kepala nya.Setelah itu Danu langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi,menembus malam yang begitu dingin.Amel sudah berusaha menghubungi Nathan,tetap saja tidak bisa.Amel pun mencoba mengirim pesan kepada Fino dan Aldo,dan berharap mereka menerima pesan itu.
30Menit kemudian Mobil Aldo sampai di loby rumah sakit Danu langsung Turun dan berteriak memanggil Suster.Dengan sigap para suster dan satpam yang berada di sana membantu Anel naik ke atas Brankar,Anel langsung di bawa ke ruang persalinan.
*TEMPAT LAIN*
Nathan tengah duduk di sebuah club malam,ini pertama kali nya ia berada di tempat seperti ini,Aldo dan Fino pun sudah berada di sana.
"Brow,lebih baik kita pulang,ini sudah sangat malam",Ucap Fino pada sahabatnya itu
"Benar Tuan,Nona Anel pasti sedang khawatir",Timpal Aldo
"Nat,apa lo tidak ingat,Anel itu sedang hamil,Lagi pula kita tidak tau masa lalu mereka,apa salah nya kita mendengar penjelasan darinya dulu",Bujuk Fino
"Bukankah aku sudah memberi nya waktu untuk menjelaskan",Jawab Nathan Dingin
__ADS_1
"Kau tidak bisa menekan nya seperti itu,beri dia waktu.mungkin Tadi Anel takut dengan mu,Kau tidak ingat bagai mana kau membentak nya tadi,Dasar kau ini",Ucap Fini mengingatkan
📩Dretttttt
Aldo merasakan ponselnya bergetar.,Aldo langsung mengambil ponsel nya dari dalam saku celana.
Amel:Do,apa kamu sedang bersama Nathan,Anel Merasakan Kontraksi,Kami sudah membawa nya ke Rumah Sakit xxx,cepatlah kemari
Setelah selesai membaca pesan Amel,Aldo langsung memberi tau Atasan nya itu."Tuan,Kita harus segera ke Rumah sakit",Ucap Aldo cepat
"Untuk Apa kita ke sana?",Tanya Nathan sambi menyerit kan dahinya
"Nona Anel mengalami kontraksi",Jawab Aldo
Nathan langsung berlari menuju ke arah mobil nya.
"Nat,biar gue yang bawa mobil nya",Ucap Fino cepat
"Benar Tuan,"Timpal Aldo
Merak pun langsung masuk ke dalam mobil,dengan kecepatan tinggi Fino melajukan mobil Nathan.Beberapa menit kemudian mereka sampai di Rumah sakit tempat Anel di bawa.Nathan berlari menuju ke ruangan yang di tuju.
"Dimana Anel?",Tanya Nathan cepat
Tanpa fikir panjang Nathan langsung ingin menerobos masuk ke dalam ruangan itu.
"Tenang lah Nat,Anel sedang di tangani dokter",Ucap Fino yang langsung menghadang sahabt nya itu
"Bagi mana aku bisa tenang,istri ku tengah berjuang di dalam",Ucap Nathan frustasi
"Kami tau,tapi kau harus tenang",Ucap Fino lagi
Di tengah tengah perdebatan mereka Pintu ruangan itu terbuka,dengan cept Nathan mendekati dokter tersebut.
"Bagai mana istri saya dok?",Tanya Nathan cepat
"Istri Anda mengalami pendarahan,kami harus melakukan oprasi secepat nya Tuan,Karna umur kandungan istri anda belum memasuki bulan kelahiran,Tolong Tuan secepatnya mengisi formulir",Ucap Dokter tersebut
Nathan langsung lemas mendengar perkataan dokter itu,selang beberapa menit Anel di dorong para suster untuk di pindahkan ke ruang operasi.Nathan dan yang lain nya dengan sigap mendekati Brankar itu,Anel yang sudah tidak sadarkan diri, membuat Nathan semakin terpukul.
"Ma'af Tuan,kami harus segera membawa pasien ke ruang operasi",Ucap Salah satu suster yang mendorong Brankar Anel
"Tenang Lah Bro,gue yakin istri dan anak lo bakalan selamat",Ucap Fino menenangkan sahabat nya itu
Nathan hanya diam sambil menangis dengan kepala tertunduk.Ia baru menyadari kebodohan nya saat melihat sang istri terbaring lemah.
__ADS_1
Waktu Terus berjalan,semua yang ada di luar ruangan itu merasa sangat khawatir,terutaman Nathan,sejak tadi ia terus mondar mandir hal nya setrikaan.membuat orang yang melihatnya semakin pusing.Hampis 2 Jam lama nya tapi belum ada tanda tanda oprasi itu selesai.
"Ahhhhh,kenapa lama sekali",Triak Nathan sambil meremas rambutnya
"Sabar lah,Lebih baik kau berdoa",Ucap Danu
"Kau,Antar lah Amel pulang,ini sudah mau pagi",Ucap Nathan yang melihat wajah Amel sudah terlihat sangat lelah
"Tidak Nat,aku akan menunggu Sampai Anel baik baik saja"Tolak Amel
"Aku akan mengabari kalian Nanti,Besok kau hrus ke perusahaan bersama Aldo.Pergilah",Ucap Nathan lagi
"Baik lah,cepat kabari aku ya",Ucap Amel
Tak lama setelah kepergian Danu dan Amel,Lampu ruang oprasi Anel Mati,dokter yang menangani oprasi Anel pun akhirnya keluar.
"Dok,Bagai mana istri saya?",Tanya Nathan dengan wajah tegang nya.
"Istri anda baik baik saja,Begitu pun dengan Anak Anda,Slamat ya pak,Anak anda laki laki,Tapi kami harus melakukan perawatan khusus,karna anak anda terlahir prematur",Ucap sang dokter menjelaskan
"Syukur lah",Ucap Fino dan Aldo bersamaan
"Apa Saya bisa menemui istri saya Dok?",Tanya Nathan lagi
"Istri anda masih belum sadarkan diri,kemungkinan besok istri anda akan sadar,sementara akan kami pindahkan ke ruang perawatan,setelah itu baru anda bisa menemui istri anda",Ucap Sang dokter
Nathan begitu lega mendengar penjelasan dari dokter,setelah kepergian sang dokter,sebuah Bok yang berisi seorang bayi laki laki mungil keluar dari dalam ruangan itu.Nathan melihat nya sebentar sebelum di bawa oleh suster."Ma'af kan papa Nak,Papa tidak bisa menjaga kamu dan mama kamu dengan baik",Ucap Nathan sambil meneteskan air mata.
Setelah mengatakan itu,Bok bayi pun langsung di bawa oleh suster tersebut.
"Slamat ya brow,akhirnya kau akan menjadi ayah",Ucap Fino cepat
"Trimakasi Brow",Ucap Nathan
"Selamat ya Tuan",Ucap Aldo
"Trimakasih Do,Kalian pulang lah,Aku akan menemani istriku sendiri saja,trimakasih untuk semuanya",Ucap Nathan cepat
"Baik Lah,Besok kami akan kesini lagi",Ucap Fino lalu pergi meninggalkan Aldo dan Nathan.
"Do,besok tolong kau jemput ibu dan Ani",Ucap Nathan lagi
"Baik Tuan,kalau begitu saya pamit pulang",Ucap Aldo lalu pergi meninggalkan Atasan nya itu.
Setelah kepergian Aldo,Nathan langsung pergi ke ruangan VVIP tempat sang istri di rawat.Ia sekarang tengah berdiri di depan pintu ruangan itu,Nathan melihat sang istri tengah berbaring di atas brangkat masih dengan menutup matanya.hal itu membuat Nathan semakin merasa bersalah.
__ADS_1