
"Bagai mana,apa semua sudah siap?",Tanya Aldo pada Amel
"Sudah pak,Tinggal menunggu pak Nathan saja",Ucap Amel
"Aku tidak pernah setegang ini sebelum nya,padahal masalah ini biasa terjadi",Ucap Aldo.Ntah kenapa prasaan nya tidak enak kali ini
"Apa aku perlu menemui Sheno,setidak nya aku bisa sedikit membujuk nya",Ucap Amel
"Sedekat apa kalian sebenar nya?",Tanya Aldo penasaran
"Sangat Dekat?",Jawab Amel sembari menundukkan kepalanya.
"Baik lah,Kita tangani ini dulu,jika ini tidak berhasil maka kita ambil jalan tengah",Ucap Aldo
"Semoga Nathan bisa membereskan ini",Doa Amel
Mobil yang di kendarai Nathan tiba di loby kantor,ia bergegas turun dari dalam mobil dan langsung berjalan menuju lif khususnya.Nathan memencet tombol menuju lantai ruangan nya.Begitu pintu lif terbuka kembali ia dengan cepat melangkah kan kaki nya menuju ke ruangan nya.
"Bagai Ini bisa terjadi",Ucap Nathan sambil menatap Aldo
"Ini Ulah Perusahaan Glora Tuan",Jawab Aldo cepat
"Hahhhhhh,Dia benar benar tidak bisa aku remehkan",Ucap Nathan lagi
"Permisi pak,seluruh pemegang saham sudah berada di ruang Rapat",Ucap Amel yang baru saja tiba
"Baik lah,Dan Mel,Tolong hubungi ibu,katakan jika aku sedang berada di kantor,aku takut Anel khawatir",Ucap Nathan lalu berjalan ke luar di ikuti Aldo di belakang nya.
*RUANG RAPAT*
Nathan mendapat begitu banyak pertanyaan dari para pemegang saham yang sejak dulu ingin sekali menjatuhkan nya.dan mereka memanfaat kan situasi kali ini untuk membuat Nathan benar benar turun dari jabatan nya sebagai direktur Utama perusahaan SANJAYA GRUP.
"Beri saya waktu 1 minggu,dan jika saya gagal mengembalikan saham Perusahaan ini,Saya akan langsung lengser dari jabatan ini",Ucap Nathan
"Baik lah,kami setuju",Ucap salah satu investor
"Saya harap anda bisa menepati janji Anda",Timpal yang lain nya
"Saya tidak akan mengecewakan kalian",Ucap Nathan dengan senyum penuh Arti
Rapat kalai ini di tutup dengan perjanjian yang cukup memberatkan Nathan,Tapi itu ia lakukan demi untuk meyakinkan para investor nya lagi.dan tidak akan pernah meragukan kemampuan nya sebagai pemilik PRUSAHAAN SANJAYA.
"Do kau harus cari tau kelemahan perusahaan Glora grup secepat nya,kita tidak punya banyak waktu untuk mengembalikan Saham kita,Kita harus bisa merebutnya kembali",Ucap Nathan cepat
"Saya sudah mendapat informasi Tuan",Ucap Aldo sambil menyodorkan Berkas kepad Nathan."Setidak nya kita bisa memakai itu untuk mengembalikan Saham kita,dan akan secetapnya saya lakukan",Ucap Aldo cepat
__ADS_1
"Apa ini akurat?",Tanya Nathan
"100% Akurat Tuan",Jawab Aldo yakin
"Bagus,Kau memang slalu bisa ku andalkan Do",Ucap Nathan sambil tersenyum Senang
"Terimakasih Tuan",Ucap Aldo
"Aku akan kembali ke rumah sakit,jika ada sesuatu kau bisa hubungi aku lagi",Ucap Nathan sambil berjalan Keluar
"Baik Tuan",Jawab Aldo cepat
Nathan Mengendarai mobil nya dengan kecepatan Sedang,Fikiran nua sudah cukup tenang karna Aldo bisa menangani ini semua.Mungkin perusahaan Glora cukup kuat mandi saingan nya,tapi kecurangan mereka tidak bisa mereka tutupi selamanya
Tak lama Mobil Nathan Sudah masuk ke dalam area Rumah Sakit,setelah memarkirkan Mobil nya,Nathan langsung menuju Ke ruangan Sang Istri
"Kenapa Ibu di luar?",Tanya Nathan saat melihat Mertuanya duduk di depan ruangan Anel
"Ahhhh,kau sudah datang Nak,Tidak apa apa Nak.Di dalam sedang ada Teman Anel",Ucap Foni cepat
"Teman Anel,Siapa Bu?",Tanya Nathan Lagi
"Ahhhh itu,Teman masa kecil Anel dan Amel",Jawab Foni
"Sudah Nak,Masuk lah",Ucap Foni
Nathan pun mendorong pintu ruangan sng istri dan bergegas masuk ke dalam.
"Mas,kau sudah datang",Ucap Anel sambil tersenyum
"Iya Sayang,Maaf aku baru Datang,karna ada urusan mendadak",Ucap Nathan sambil mencium pucuk kepala sang istri tanpa menghiraukan tamu yang ada di ruangan itu
"Tidak Masalah Mas,Ahhhh ya,kenalkan Mereka teman masa kecil ku mas",Ucap Anel cepat
"Halo,saya Nayla,dan ini suami saya Ramon",Ucap Nayla Ramah
"Halo,Saya Nathan,suami Anel",Ucap Nathan sambil menyalami mereka
"Sayang,apa kau sudah makan?",Tanya Nathan Lagi
"Sudah Mas,"Jawab Anel
"Nel,Kami pamit pulang dulu ya,Cepat Pulih.Lain kali kami akan menjengukmu lagi,bersama Putra mu",Ucap Nayla
"Bik,trimakasih ya Nay",Ucap Anel
__ADS_1
"Sama sama,Titip salam ku dengan Amel",Ucap Nayla
"Tentu saja",Jawab Anel lagi.
Setelah Teman Anel pergi
"Sayang,Ani kemana,kenapa Ibu di luar sendiri?",Tanya Nathan yang sudah duduk di kursi depan sang istri
"Ani sudah berangkat ke kampus nya,dan Ibu katany ingin mencari udara segar tadi",Jawab Anel
"Baik lah,Apa kau tidak ingin menceritakan sesuatu Sayang?",Tanya Nathan Lagi
"Amel yang akan menjelaskan semua nya setelah aku pulang Nanti",Jawab Anel
"Baik lah,Aku akan melihat Anak kita sebentar",Ucap Nathan
"Mas,apa aku tidak bisa melihat nya sebentar saja",Ucap Anel dengan raut wajah sedih nya
"Jahitan di perut mu masih belum pulih Sayang,Mas akan tanyakan ke dokter apa kamu bis melihat Anak kita",Ucap Nathan yng tidak tega melihat wajah sendu sang istri
Nathan keluar dari ruangan itu,dan menyuruh ibu mertunya untuk menemani sang istri.
"Ruang Dokter*
"Dok,Bagai mana perkembangan Anak saya?",Tanya Nathan pada dokter yang menangani sang Anak
"Perkembangan nya cukup baik,Kemungkinan Besok Kalian bisa membawa nya",Ucap Sang Dokter
"Benarkah Dok",Ucap Nathan senang
"Benar Tuan,Dan Besok Istri anda Jug sudah di perbolehkan untuk Pulang",Ucap Dokter itu lagi
"Syukurlah,Trimakasih dok,Kalau begitu saya permisi",Ucap Nathan langsung keluar dari dalam ruangan Dokter
BRUKKKKKK
Nathan begitu senang dengan kabar itu,Hingga tanpa sadar Ia menabrak seseorang Hingga terjatuh Di Lantai
"Maaf Nona,apa anda tidak apa apa?",Tanya Nathan sambil membantu wanita tersebut
"Tidak Tuan,Say juga tidak lihat karna saya main handpone",Ucap Wanita Itu
Saat wanita itu sudah berdiri tegak,Mata Nathan seketika melebar di buat nya
LARISA
__ADS_1