
AUTHOR MINTA MAAF KARNA CUTI UP YANG SANGAT LAMA,ADA URUSAN RUMAH TANGGA YANG HARUS AUTHOR SELESAIKAN JADI MOHON PERMAKLUMANNYA
🍃SLAMAT MEMBACA
Pagi Ini Anel Tengah sibuk mempersiapkan Keperluan Fandra untuk di Bawa ke rumah Ibunya.Wekend kali ini mereka putuskan untuk berlibur di rumah Ibu Anel,Tidak Hanya Anel dan Nathan Amel dan Danu begitupun dengan Fino dan Ani.Mereka semua sudah sepakat akan berlibur di sana.
Nathan berjalan ke arah sang istri yang tengah sibuk memasukan pakaian ganti untuk mereka."Sayang",Panggil Nathan sambil memeluk perut Anel dengan dagu yang di letakan di atas kepala sang istri
"Mas lepaskan,Jika mas seperti ini kita bisa kesiangan berangkatnya",Ucap Anel cepat
Nathan memutar tubuh sang istri hingga kini mereka saling berhadapan." Aku tidak perduli Sayang,Biarkan mereka menunggu sebentar",Ucap Nathan perlahan mendekatkan wajahnya
"Mas hentikan,Jika Fandra melihat bagaimana",Ucap Anel mencoba melepaskan pelukan sang suami
"Fandra belum bangun Sayang,Ayo lah"Ucap Nathan Yang semakin mengeratkan pelukannya.
Nathan membelai lembut pipi sang istri,Perlahan Nathan mendekatkan wajahnya ke wajah sang istri,Nathan menarik Tengkuk Anel dan langsung mencium bibir mungil Anel dengan rakus.perlahan Nathan mengarahkan Anel ke tempat tidur tanpa melepaskan Ciumannya.Saat Nathan berhasil merebahkan tubuh Anel tiba tiba terdengar pintu di ketuk.
"Mas,Ada yang mengetuk pintu",Ucap Anel yang berusaha melepaskan pelukan sang suami
"Ayo lah Sayang,Biarkan saja",Ucap Nathan yang sudah tidak tahan
"Mas,jika itu Fandra bagaima",Ucap Anel cepat
"Hahhhhhh,Baik lah.Tapi Malam Nanti tidak akan aku lepaskan",Bisik Nathan cepat
"Tenang Mas",Balas Anel yang langsung bangkit dan membuka pintu kamarnya
"Mama kenapa Lama sekali membuka pintunya?"Ucap Fandra sambil melipat kedua tangannya di dadanya dengan wajah cemberut.
"Maaf Sayang,Mama tadi sedang menyiapkan pakaian Kita untuk di bawa ke ruamah Nenek",Ucap Anel memeberi alasan ke Fandra
"Slamat pagi jagoan Papa",Ucap Nathan Saat melihat jagoan kecilnya berjalan masuk ke dalam
"Papa,Kapan kita akan memebelu Flastisin?"Tanya Fandra cepat
"Sayang,kita akan membelinya setelah pulang dari rumah nenek,Ok",Ucap Nathan cepat
"Tidak,Fandla tidak Mau.Uncle Danu pasti sudah menunggu Pa,Fandla ingin cepat cepat punya adik sepelti Adik Deva",Ucap Fandra dengan wajah kesal dan tangan yang di lipat ke dada
Nathan menatap ke arah sang istri,berharap Anel akan membantunya.Anel yang mendapat tatapan dari sang suami seakan mengerti."Sayang,Uncle Danu dan Juga Papa itu berbohong,Nanti biar Mama Dan Bibi Amel yang mengajari Fandra bagaimana cara membuat Adik Deva,Sekarang Mama Kita Mandi dan bersiap untuk pergi ke rumah Nenek",Bujuk Anel
Fandra mengangguk cepat Lalu mengikuti langkah Sang Mama kembali ke kamarnya untuk mandi dan bersiap.Nathan yang melihat Fandra mau di bujuk oleh Anel pun merasa Lega.
Sambil menunggu Fandra Dan Anel bersiap Nathan Memasukan keperluan mereka yang sudah di siapkan oleh Anel sebelumnya ke dalam Mobil.Setelah semua selesai Nathan meriksa keamanan Rumahnya sebelum ia tinggalkan.
Anel dan Fandra kini sudah berada di dalam Mobil,Nathan langsung memacu Mobilnya dengan kecepatan Sedang.Di dalam perjalanan Fandra hanya mau berbincang dngan sang Mama,Karna Fandra masih sangat kesal sudah di bohongi oleh Papa dan Uncle nya.
__ADS_1
*****
SEMENTATA ITU DI RUMAH DANU
"Sayang,Apa keperluan Deva sudah masuk semua?"Tanya Amel cepat
"Ia,Semua sudah ada di Mobil Sayang",Jawab Danu
"Jangan lupa itu juga",Ucap Amel Sambil menunjuk Makanan di atas meja lalu berjalan ke arah Mobil bersama Deva yang berada di gendongannya
"Iya Sayang",Balas Danu
"Sayang Cepat",Triak Amel Dari dalam Mobil
"Iya Sabar Sayang,Ini aku sedang memeriksa rumah kita dulu",Jawab Danu cepat
"Cepat sedikit Sayang,Ini sudah Siang.Jangan lupa pintunya di kunci",Ucap Amel saat melihat Suaminya hanya menutup pintu rumahnya
"Ok,Siap.are you ready Sayang",Ucap Danu setelah masuk ke dalam mobilnya
"Sudah sejak Tadi",Ucap Amel dengan Nada ketus
Danu Hanya Diam mendengar jawaban sang istri,Ia tau jika Amel sudah sangat rindu tempat tinggalnya dulu.Danu lalu melajukan Mobilnya,Dengan kecepatan Sedang Danu.
*****
Nathan sudah tiba di kediaman orang tua Anel.Di sana Terlihat Mobil Fino sudah lebih dulu terparkir. Anel mengajak Fandra turun dari dalam Mobil,Sedangkan Nathan Mengeluarkan Barang Bawaannya.Anel Berjalan Ke dalam rumahnya dengan menggandeng Fandra yang berjalan di sampingnya
"Wahhh Cucu Nenek yang Tampan sudah Datang",Ucap Santi memeluk tubuh cucu kesayangannya itu
"Ibuk",Ucap Anel sambil mengalami sang Ibu
"Kak Nathan Mana Kak?"Tanya Ani saat tang melihat Kakak iparnya
"Mas Nathan Sedang Menurunkan Barang Bawaan yang ada di Mobil",Jawab Anel cepat."Danu dan Amel belum Tiba Buk?"Tanya Anel lagi
"Belum,Mungkin Mereka sedikit terlambat",Jawab Santi
"Fandra Sini Sama Paman",Ucap Fino ke Fandra
Fandra Turun Dari pangkuan Sang Nenek dan dengan sigap naik ke pangkuan Suami bibinya itu."Paman Tau,Fandla sedang malah dengan Uncle Danu dan juga Papa",Ucap Fandra saat sudah berada di pangkuan Fino
"Benarkan,Memang Uncle Danu dan Papa Punya salah apa?"Tanya Fino cepat
"Uncle Danu dan Papa sudah belbohong Paman",Jawab Fandra cepat
"Berbohong tantang Apa?"Tanya Ani yang ikut penasaran
__ADS_1
"Belbohong soal Cala membuat Adik Deva,Fandla sangat tidak cuka Bibi",Ucap Fandra dengan melipat kedua tangannya di dada
"Sayang,Fandra masih belum cukup umur untuk Tau cara membuat Adik Deva,Karna Itu sangat sulit sayang.Dan itu hanya bisa di lakukan setelah Fandra besar",Ucap Fino
"Benarkah Paman,Lalu kapan Fandla akan besal?"Tanya Fandra cepat
"Kapan Ya,Fandra akan cepat besar jika Fandra rajin minum susu dan olahraga",Jawab Fino
"Baik Lah,Fandla Akan lajin Minum susu dan olahlaga",Ucap Fandra semangat
"Apa Fandra masih marah pada Uncle Danu dan Papa?"Tanya Ani setelah itu
"Iya",Jawab Fandra singkat
"Baik Lah,Fandra boleh Marah.Tapi tidak boleh Lama Lama,Ok",Ucap Fino gemas
"Ok Paman",Jawab Fandra
Tak Lama kemudian Nathan Masuk ke dalam membawa bawaan yang terlihat memenuhi kedua tangannya."Apa tidak ada yang ingin membatuku",Ucap Nathan sambil meletakan bawaannya di lantai
"Ehhh Kak Nathan,Mari biar Ani yang bantu bawakan",Ucap Ani.Tapi sebelum Ani bangkit dari duduk nya Fino mencegah istrinya itu untuk membantu Nathan.
"Biar aku saja,Kamu tidak boleh lelah Sayang",Ucap Fino lalu menurunkan Fandra
"Apa Kau sedang Hamil Dek",Tanya Anel saat mendengar ucapan Fino tadi
"Hehehe,Iya Kak.Baru 1 Bulan",Jawab Ani
"Benarkah,Kakak sangat senang mendengarnya.Kenapa Kau tidak memberi tau Kakak?"Tanya Anel lagi
"Aku emang ingin memberi tau Kakak hari ini",Ucap Ani cepat
Fino dan Nathan sudah ikut bergabung di ruang Tamu setelah menaruh barang yang di bawa Nathan tadi di dalam Dapur.Saat mereka tengah asyik berbincang terdengar Suara ribut dari luar rumah.Anel dan Ibunya bangkit untuk melihat apa yang tengah terjadi di luar rumah mereka
Anel dan Ibunya Melihat Danu yang tengah membawa banyak barang,Hingga hampir seluruh tubuhnya tertutup oleh barang bawaannya.
"Jangan sampai jatuh ya Sayang,Awas saja",Terdengar acaman dari Amel yang tengah berdiri di depan Danu sambil menggendong Baby Deva.
"Amel,Kenapa kamu menyuruh suamimu membawa barang sebanyak itu",Ucap Santi ke Amel
"Tidak apa apa Buk,Hemat Waktu",Jawab Amel cepat
"Kamu itu ada ada saja Mel,Kasian Suamimu kan",Ucap Santi lagi
"Kau itu benar benar Mel",Timpal Anel sambil menggelengkan kepalanya melihat ulah sahabatnya itu
"Tidak apa apa Buk,Ayo kita Masuk ",Ajak Amel cepat
__ADS_1
Mereka Masuk meninggalkan Danu yang tengah sibuk dengan barang bawaannya.Hari semakin Siang Para wanita menyiapkan makan siang untuk mereka semua,Sedangkan Para lelaki berbincang sambil mengajak Anak mereka bermain.
MAAF JIKA JALAN CERITANYA KURANG MENARIK,AUTHOR SEDANG TIDAK MOD UNTUK MENULIS.KARNA MASALAH DI DUNIA NYATA YANG MEMBUAT TIDAK SEMANGAT.🙏