CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab 97


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE NYA.SEMANGAT NAIKIN RANGKING NYA DONG BIAR AUTHOR BISA LEBIH SEMNAGAT LANJUTIN CERITANYA.


πŸƒ


SALAMAT MEMBACA


Jam Makan Siang Tiba,Seluruh karyawan Sanjaya Grup keluar untuk mengisi perut mereka yang kosong.Aldo dan juga Malika pun sudah menuju ke Tempat meeting mereka yang sudah di sepakati.Mereka Sampai Di sebuah salah satu Restoran Mewah di kota itu.


Aldo dan Malika turun dari mobil lalu bergegas masuk ke dalan.


Ruangan VVIP


Aldo dan Malika duduk di kursi Sofa yang ada di ruangan itu


"Apa kai sudah menghubungi pihak perusahaan yang akan bekerja sama dengan kita?"Tanya Aldo cepat


"Sudah Pak,Sebentar lagi mungkin mereka akan sampai",Jawab Malika cepat


"Apa aku boleh bertanya sesuatu ?"Tanya Aldo


"Tentu saja Pak",Jawab Malika sambil tersenyum


"Apa Kau pernah satu sekolah dengan Nona Anel?"Tanya Aldo cepat


Malika Menatap Asisten Atasan nya itu penuh selidik."Tentu saja Tidak Pak,Saya baru pindah dari kota xxx,jadi tidak mungkin saya mengenal Nona Anel",Jawab Malika cepat


Tak berapa lama Orang orang dari perusahaan xxx pun tiba,Mereka langsung memulai meeting Siang itu.Setelah Meeting selesai mereka lanjut makam siang bersama sebagai tanda kerjasama yang sudah mereka jalin.


Setelah Makan Siang mereka pun kembali ke Prusahaan


PRUSAHAAN SANJAYA GRUP


Aldo dan Malika kini sudah berada di Ruangan masing masing.Malika yang baru saja sampai di ruangan nya langsung mengambil ponsel yang ada di dalam tas nya


"Haloo Kak,Aku sudah mengirim berkas kerjasama untuk perusahaan HERO,Tapi Kakak Harus hati hati",Ucap Malika Kepada orang yang ia panggil kakak


"Bagus,Tetap Hati hati",Ucap laki laki yang di panggil Kakak itu


" Baik Lah,Aku tutup dulu ya Kak",Ucap Malika


Setelah Menutup Panggilan telpun nya Malika langsung kembali bekerja.


DI RUANGAN NATHAN


Nathan yang mendengar pembicaraan Malika dan Kakak nya itu hanya Bisa tertawa,Pasal nya Mereka mengira Nathan tidak tau dengan semua yang mereka rencanakan.


Tokkk tokkk tokkk

__ADS_1


"Masuk",Ucap Nathan tanpa mengalihkan pandangan nya


"Apa Tuan Memanggil saya?"Tanya Aldo yang baru saja masuk


"Apa kau sudah mendapatkan informasi tentang Kakak Malika?"Tanya Nathan cepat


"Iya Tuan,Kakak Malika Mempunya perusahaan yang tidak terlalu besar,Ia mengincar kerja sama dengan perusahaan Hero sejak lama,tapi perusahaan mereka slalu mendapat penolakan karna bahan yang mereka ajukan tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan Hero,Dan Saat mereka tau perusahaan Hero akan melakukan kerja sama dengan perusahaan Sanjaya Grup,Mereka mengirim Malika untuk mengambil bahan kita",Jelas Aldo


"Lalu,Apa kita Masih perlu untuk bermain main dan memanggil Doni lagi?"Tanya Nathan dengan tatapan serius


Aldo mengerti maksud atasan nya itu."Seperti nya kita tidak perlu semua itu lagi Tuan",Jawab Aldo cepat


"Bagus,Hancurkan perusahaan Kakak Malika itu,Aku tidak suka bermain dengan tikus kecil seperti mereka",Ucap Nathan cepat


"Tapi Bagaimana dengan Malika?"Tanya Aldo cepat


"Jika ia tau perusahaan Kakak nya Hancur apa dia masih akan bertahan di sini",Ucap Nathan cepat


"Baik Tuan",Ucap Aldo


Aldo segera Kembali ke ruangan nya lalu dengan cepat menghubungi para bawahan nya yang sudah ia tugaskan di perusahaan milik Kakak Malika,Setelah memeberi perintah Aldo tinggal menunggu hasil nya saja.Tidak kurang dari 24 jam maka semua akan berakhir.


SORE HARI


Malika pulang ke rumah nya dengan prasaan senang karna menganggap dirinya sudah berhasil mengambil berkas penting PERUSAHAAN SANJAYA.


"PRANGG......


Malika Mendengar suara pecahan dari ruangan kerja Kakak nya,Dengan cepat Malika Naik Ke dalam Ruangan Sang Kakak karna khawatir."Apa yang Kakak lakukan,Kenapa Kakak menghancurkan semua isi ruangan ini?"Tanya Malika saat melihat ruangan itu sudah seperti kapal pecah


Rendi Menatap Tajam ke arah sang adik,perlahan ia mendekati Malika Lalu


PLAKKKK


Tamparan keras mendarat di pipi mulus Malika,hingga membuat gadis cantik itu tersungkur di lantai."Apa yang Kakak lakukan kenapa Kakak menamparku",Ucap Malika sambil memegangi Pipinya yang terasa sangat perih


"Kau itu memang Adik yang tidak berguna,Kau membuat perusahaan Kakak bangkrut",Ucap Rendi dengan tatapan tajam


"Maksud Kakak apa,Bukankah Ika sudah memberi berkas penting Perusahaan Sanjaya untuk Kakak",Ucap Malika yang sejak tadi menahan tangisan nya


"Kau itu memang tidak becus",Ucap Rendi sambil memukuli tubuh tubuh sang Adik dengan ikat pinggang


Malika menangis sambil menahan sakit di tubuhnya."Hikss....hiksss....,Ampun Kak Sakit",Triak Malika


Rendi tidak menghiraukan Tangisan sang adik,ia terus saja meluapkan kekesalan nya.setelah puas Rendi meninggalkan Sang Adik yang sudah lemas akibat ulah nya.


"Hiksss.....Kenapa Kakak selalu menyiksa ku seperti ini",Ucap Malika sambil mencoba berdiri.

__ADS_1


Malika pergi dari rumah nya,ia sudah tidak tahan dengan perlakuan kakak nya slama ini.Malika terus berjalan menyusuri jalanan yang samakin lama semakin gelap,Karna memang sudah hampir malam


Malika menatap Langit yang terlihat menghitam,Pertanda akan turun hujan.Dan benar saja tak lama kemudian rintikan hujan turun semakin deras membasahi tubuh kecil Malika.Malika hanya bisa menangis sambil berjalan dengan lemah.Malika merasakan pandangan nya mengabur dan kepalannya terasa sangat berat,Ia menghentikan langkahnya karna tidak tahan dengan pusing yang semakin lama semakin terasa berat.Dan Malika pun jatuh pinsan.


DI TEMPAT LAIN


Aldo melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju apartemen nya Karna keadaan Hujan yang turun sangat lebat,Aldo baru saja habis mengantar Atasan nya pulang le rumah.Saat Aldo melintas di jalan yang cukup Sepi Aldo melihat Seorang wanita sedang tergeletak di pinggir jalan.Aldo segera menepikan mobil nya tanpa ada perasaan takut akan kejadian yang terjadi belakangan ini.


Aldo turun dari Mobil nya dengan mengenakan payung yang ada di mobil itu,perlahan Aldo mendekati Wanita itu."Aku seperti pernah melihat nya,Dari pakaian nya pun tidak asing bagi ku",Ucap Aldo dengan dahi berkerut


Aldo berjongkok di belakang gadis itu,dengan cepat Aldo kembalikan wajah gadis itu."MALIKA",Ucap Aldo cepat


Dengan cepat Aldo menggendong tubuh kecil Malika dan memasukan nya ke dalam Mobil.Aldo melajukan mobil nya ke arah Rumah apartemen nya.Tak lama kemudian Aldo sampai di Apartemen nya,Ia langsung memebawa Malika ke dalam Apartemen nya lalu merebahkan rubuh nya di atas tempat tidur.


"Apa yang terjadi pada nya,Kenapa wajah nya sangat pucat",Ucap Aldo


Aldo langsung merogoh Ponsel nya yang ada di saku celana nya,Dan dengan cepat Aldo menghubungi Dokter Vani.Lima belas menit kemudian Vani datang.


"Ada Apa malam malam begini kau memnggil Do?"Tanya Vani cepat


"Ikut lah",Ucap Aldo sambil berjalan mendahului Vani


"Apa yang kau lakukan pada gadis itu Do,Apa kau berbuat sama seperti yang Nathan lakukan kepada Anel?"Tanya Vani saat melihat ada wanita hang berbaring di tempat tidur Aldo dengan kondisi yang tidak baik


"Heyyyy kau ini,cepat periksa Dia,Aku menemukan nya di pinggir jalan dengan kondisi yang sudah seperti itu,Jangan berfikiran yang tidak tidak,dia itu asisten baru Tuan Nathan",Ucap Aldo cepat


"Baik Lah,Kau keluar lah Dulu",Ucap Vani cepat


Setelah Aldo keluar Vani langsung membuka baju Malika,Ia begitu terkesiap saat melihat tubuh gadis di depan nya itu penuh dengan luka cambukan."Apa yang terjadi pada gadis ini,siapa yang tega melakukan ini padanya",Ucap Vani sambil mengoleskan salep ke suluruh luka yang terdapat di tubuh Malika


Setelah Vani selesai melakukan pengobatan dan pemeriksaan Vani memakaikan Pakaian yang sudah di sediakan Oleh Aldo sebelum nya.Vani Keluar setelah selesai mengganti pakaian Malika


"Bagaimana keadaan nya?"Tanya Aldo saat melihat Vani keluar dari kamar nya


"Panas nya semakin tinggi kita harus membawa nya ke RUMAH Sakit Do,Luka Cambukan yang ada di tubuh nya juga cukup parah",Ucap Vani yang sudah duduk di depan Aldo


"Luka Cambukan",Ucap Aldo dengan dahi berkerut


"Iya,Luka Cambukan,Hampir seluruh tubuhnya terdapat luka.Sebenarnya Apa yang terjadi,kenapa gadis itu bisa sampai mengalami hal itu?"Tanya Vani cepat


"Ntah Lah Van,Aku juga tidak tau,Tapi Separah Apa Luka nya?"Tanya Aldo sedikit khawatir


"Cukup Parah,Tapi sepertinya dia sering mendapatkan luka itu,karna Bekas luka yang menghitam di tubuhnya cukup banyak",Jawab Vani cepat


"Pantas saja dia tidak pernah mengenakan pakaian yang terbuka",Ucap Aldo cepat


"Ya Sudah,Kita harus cepat memebawanya ke Rumah Sakit",Ucap Vani

__ADS_1


Aldo segera bangkit dari duduk nya dan langsung menggendong Malika ke arah Mobil nya di ikuti oleh Vani di belakang nya.Setengah jam Kemudian Mobil Aldo Tiba Di rumah skit tempat Vani bertugas.Mereka langsung membawa Malika ke IGD.Aldo menunggu nya di luar ruang IGD,sedangkan Vani menemani Malika Dia dalam.


__ADS_2