
*Sebuah Amplop Berwarna Biru
Visual dari tokoh utama
*************
Rafkil : "besok kamu masak makanan yang enak dan menarik yah, soalnya Zeyyan mau mampir kesini"
Siru : "loh, tapikan besok mama sama papah aku mau kesini"
Rafkil : "it's ok, Never mind...but mama ratna aja yang boleh kesini, papah gak usah kesini"
Siru : "loh, memangnya kenapa papah gak boleh ikut? Papah juga kan mau liat rumah baru kita"
Rafkil : "No..I say no..still not, understand?"
Siru : "rafkil..kasian papah, kalo ditinggal sendiri dirumah siapa yang bakal ngurusin papah"
Rafkil : "huuuffttt..kamu tau gak sih aku tuh malu kalo papah kamu nanti diliat ama Zeyyan"
Siru : "ahapah? Malu?" ucap iksiru sambil menahan tangisnya
Rafkil : "huuuffftttt.."
Siru : "kamu boleh ngehina aku sesuka hati kamu, tapi tolong jangan hina kedua orang tua aku..hiiikks..hiiikss.."
Rafkil : "aku gak menghina, aku hanya mengatakan hal yang sebenarnya"
Siru : "hiiikkss...hiiiikkkss..hiiiikkkss"
Rafkil : "huufftt..okey kalo memang kamu pengen papah juga ikut kesini, kamu bisa ngomong ke mama sama papah mereka bisa dateng lusa, tulat, tubin atau kapan aja yang penting jangan besok"
Siru : "terserah kamu lah..hiiikss..hiiikks" ucapnya sembari merebahkan tempat tidurnya di atas tempat tidur sembari membelakangi rafkil
"Trinding...trinding..trinding..!!!" bunyi bel pintu
Rafkil : "siapa sih yang siang-siang bolong gini bertamu ke rumah" ucapnya sembari bergegas membukakan pintu
"Trinding...trinding..trinding..!!!" bunyi bel pintu
"Iya bentar.." ucap rafkil merasa kesal
"Kreeekkk" bunyi gesekkan pintu
"Assalamu'alaikum..wr.wb?" ucap pria yang hendak bertamu tersebut
Rafkil : "waalaikumsalam, maaf cari siapa yah?"
"Iksinya ada?" sambung pria tersebut
Rafkil : "ada...tapi maaf anda siapa?"
"Oh..iya ana khalief" ucapnya sembari menyedorkan tangannya pada rafkil
__ADS_1
Mendengar nama khalief, jantung rafkilpun seakan tertumbuk seribu pukulan ia begitu sangat terkejut sembari mengamati pria yang ada didepannya itu dari kepala sampai ujung kaki
"Dan ini adik ana Khairun, ayo Khair salim sama paman" ucap khalief
Mendengar ucapan kakaknya, khairpun sesegera mungkin menggapai tangan rafkil lalu menyalaminya
Rafkil : "ada hubungan apa anda dengan iksi?"
Khalief : "ana temannya, ammm maaf kalau boleh tau antum siapa nya iksi yah?"
belum sempat rafkil menjawab pertanyaan khalief tiba-tiba khair mengubah suasana saat melihat iksi
"Eh..tante iksi?" ucap Khair saat melihat iksi sedang menuruni tangga menuju pintu
Iksi yang saat itu melihat khalief langsung saja jantungnya mulai berdegup kencang lagi, dengan langkah kaki yang cukup gemetaran itu ia mencoba untuk menghampiri mereka.
Siru : "eh..Khair gimana udah sehat sekarang?"
Khair : "udah tante, makasih yah"
Siru : "iya kembali kasih sayang"
"Eh, kak khalief...rafkil kenapa kalian ngobrol disini? Masuklah.." sambung iksi
Khalief : "aamm..gak apa-apa disini aja, ana kesini juga cuman mau ngajak makan siang bareng soalnya ibu lagi masak makanan kesukaan kamu"
Siru : "ya allah..jadi kemaren ibu bener-bener serius?"
Khalief : "hehe iya iksi, ibu emang orangnya kek gitu"
Siru : "kil..kamu mau ikut gak makan bareng di rumah kak khalief?"
Rafkil : "bentar aku ganti baju dulu" ucapnya dengan tatapan sinis pada iksiru
Khalief : "ya udah ana tunggu dirumah yah, assalamu'alaikum..wr.wb"
Siru : "iya waalaikumsalam..kak"
Khalief : "aamm..Khair ayo salim sama tante iksi"
"Assalamu'alaikum, tante iksi..Khair tunggu dirumah yah" ucapnya sembari mencium punggung tangan iksi
Siru : "iya waalaikumsalam sayang"
Setelah itu, merekapun bergegas ke rumah khalief, disana sudah disajikan semangkuk jumbo sayur asem kesukaan iksi, dan beberapa makanan khas daerah jogja.
Bu ratmini : "hayu silahkan duduk nak iksi"
Siru : "ammm iya bu, ya ampun ibu kok repot-repot segala"
Bu ratmini : "gak repot kok, ow iya itu siapa nak iksi?" tanyanya pada iksi yang belum mengenali rafkil
Siru : "ow..ini rafkil, ammm..dia ini sepu.."
Rafkil : "saya suaminya bu"
__ADS_1
Iksiru tercengang seketika saat mendengar ucapan rafkil yang hendak mengakuinya sebagai isterinya
Bu ratmini : "ow..suaminya, huumm baru aja ibu berencana mau jodohin iksi ama khalief ternyata iksi udah nikah, hehe.."
Siru : "hehe..ibu ada-ada aja, sekalipun iksi belum nikah, tetep aja bu iksi gak cocok dengan kak khalief yang bisa dibilang manusia yang hampir sempurnah lah"
Bu ratmini : "hehe..gak ada yang tau isi hati manusia nak iksi, kecuali yang diatas, perkara jodoh memang allah selalu berlaku adil pada setiap hamba-hambanya, terkadang tidak selalu nya yang sempurna akan bertemu dengan yang sempurna juga"
Siru : "hehe iya bener bu"
bu ratmini : "kalau rafkil, emang asli orang korea?"
rafkil : "aaamm..sebenarnya blasteran sih bu, mamah orang indonesia papah orang korea"
bu ratna : "pantes ganteng banget...beruntung banget iksi dapet rafkil"
siru : "huuumm" iksiru hanya bisa tersenyum paksa saat mendengar ucapan bu ratmini
Bu ratmini : "hehe...eh ayo ayo dimakan tapi sebelum makan ada baiknya kita berdo'a dulu, ayo nak rafkil pimpin do'anya"
Rafkil : "ammmm..iya bu, bismillahirrahmanirrahim, allahumma bariklana fiima razaktana wa kina adzabannar aamiin"
"Aamiin" sambung iksi dan bu ratmini
Siru : "aamm bu, kak khalief ama Khair kemana?"
Bu ratmini : "ow..mereka lagi ke supermarket depan nak iksi, biasa lah adik nya itu kalo baru sembuh pasti banyak permintan, khalief juga terlalu sayang sama adiknya"
Siru : "iya sih kalo diliat-liat kak khalief itu orangnya memang benar-benar penyayang, huuuftt beruntunglah bagi siapa saja wanita yang bersuamikan kak khalief bu"
Rafkil : "uhuuuukkk..uhhuuuk"
Siru : "kil..kamu gak apa-apa?"
Rafkil : "uhuuk..air..air..tolong ambilin air"
Siru : "ok..ok..ini minum dulu, huuufftt lain kali makan itu hati-hati"
Setelah makan siang bersama, kini rafkil dan iksi segera kembali ke rumah, namun tanpa sepengetahuan rafkil, ibu ratmini sempat memberikan sebuah amplop yang berwarna biru merupakan titipan dari khalief untuk iksi, dengan rasa penasarannya diam-diam iksipun membuka amplop yang berisikan selembar kertas putih yang terdapat beberapa paragraf dari tulisan tangan khalief sendiri dengan tanpa suara ia lalu membaca isi amplop tersebut
si dari tulisan khalief : ***{Assalamu'alaikum..wr.wb, iksiru fakillah, afwan sebelumnya ana sudah lancang memberikan surat ini, akan tetapi mungkin ini lah saat yang tepat untuk anti membaca isi dari tulisan tangan ana ini, saat ana merangkai tulisan ini ana masih menempuh pendidikan strata 1 tepatnya baru saja memasuki smester 4 di Universitas Gadjah Mada, jika ada jodoh ana selalu yakin suatu saat nanti allah akan mempertemukan kita, sebenarnya ana sudah sering mendengar cerita tentang seorang iksiru fakillah dari seseorang yang sudah ana anggap layaknya kakak sendiri namanya akbar arifin dan yang pastinya anti juga sangat mengenali orang tersebut.
Entah kenapa melalui cerita-cerita kak akbar arifin ini diam-diam ana mulai mengagumi sosok dari seorang iksiru fakillah meskipun ana sama sekali belum pernah bertemu ataupun melihat wajahnya, namun allah menghendaki pertemuan pertama kita saat sandal kita sempat tertukar dan dari situ ana semakin meneguhkan hati ana dan sangat yakin anti merupakan wanita yang nyaris sempurna, dan ana sangat berharap semoga allah mengizinkan pertemuan kedua kita sebagai jawaban dari rasa yang selama ini ana timbun, dan ana harap jika anti sudah membaca tulisan ini anti sudah paham maksud ana, jika berkenan anti bersedia menjadi pendamping hidup ana tolong balas surat ini, jika anti tak bersedia tolong untuk tidak membalas surat ini. Wassalamualaikum wr.wb
TERTANDA :
Khalief Riskiasyah}***
"Ya allah..hamba sangat senang ya allah...hamba benar-benar gak nyangka ternyata dia diam-diam juga mengagumiku, tapi....tapi kenapa pertemuan kedua kita, disaat yang tidak tepat" ucapnya dalam hati
dengan segala rasa yang bercampur aduk entah harus bahagia, sedih ataupun harus menyesal, namun ia percaya ini sudah menjadi takdir hidupnya yang harus ia jalani dengan rasa sabar.
.................To be Continue..................
simpan Coment 😎 kalian terkait episode ini yah dan jangan lupa likenya👍 yah readers, serta ngasih vote sebanyak-banyaknya..ok? love you My readers😘
__ADS_1