Cinta Seorang Perawat

Cinta Seorang Perawat
Episode 48


__ADS_3

*Beberapa Bulan Setelahnya


Rafkil : "umm...cheri?"


siru : "mmm....?"


rafkil : "jus strawberry nya mana?"


siru : "ohouuw ya allah kok aku bisa lupa yah..masih didalam microwave, aku angetin tadi, bentar yah cheri aku ambilin dulu"


Rafkil : "eeeh..eeh...gak usah, gak usah biar aku ambil sendiri"


siru : "gak apa-apa Cheri biar aku yang ambilin"


rafkil : "no...biar aku yang ambil sendiri, tuh cheri bergerak aja udah susah, berdiri apalagi, udah gak apa-apa cheri duduk aja"


siru : "tapi kan ini tugas aku!"


rafkil : "iya...tapi ini juga tugas aku, untuk menjaga cheri sebaik mungkin okeyy!!" cetuhnya pelan sembari mencubit hidung iksi


siru : "okeeyy" sembari tersenyum kecil pada rafkil


dengan kondisi kehamilannya yang sudah cukup bulan itu jelas saja akhir-akhir ini rafkil lebih intens lagi dalam memerhatikan kondisi iksi, baik kondisi fisiknya maupun kondisi disekitar yang akan menimbulkan risiko-risiko pada iksi dan janin nya


siru : "aaam..gimana sekarang Zeyyan sama robert?"


rafkil : "she is good begitu juga dengan robert, uuum kemaren mereka udah pindah rumah"


siru : "ouw yah..? tapi kenapa mereka pindah rumah? Zeyyan kan anak satu-satunya"


rafkil : "terus Cheri sendiri? kenapa mau ikut aku?"


siru : "yaah...karena prinsip seorang dr. rafkil yang gak mau bergantung sama orang tua!"


rafkil : "that's right!!!"

__ADS_1


siru : "huum bener juga sih mending pindah kan? dari pada bertahan serumah dengan mertua yang seperti itu"


rafkil : "cheri ngomong apa sih"


siru : "iya lah cheri...sampai sekarangkan mama papahnya Zeyyan belum nerima robert!"


Rafkil : "wajarlah mama papah nya Zeyyan kek gitu, mereka masih kecewa sama Zeyyan" cetuhnya datar


siru : "wajar gimana cheri, itu udah kelewatan namanya, dari mereka belum nikah, sampe nikah dan udah punya cucu juga, mereka gak ada habis-habisnya, terus aja mereka ngehina dan maki-maki robert, hoouuuftt...untung aja si robert itu orangnya sabar kalo gak, mungkin zeyyan udah lama menjanda tau gak"


rafkil : "duuuuh ibu hamil gak boleh mengomel, sudahlah do'akan aja semoga suatu saat nanti terketuk hati kedua Irang tuanya zeyyan untuk menerima robert"


siru : "hoouuftt....aamiin, anaknya zeyyan gimana cheri sehat??"


rafkil : "sehat, mukanya pun tambah ganteng aja, mancung bangeet hidungnya kek bapaknya!!" cetuhnya sembari tertawa kecil


siru : "ouw yah? dia udah punya nama?"


rafkil : "udah..namanya Rozeyy Fransisco"


siru : "waooow namanya pun kebarat-baratan yah cheri"


siru : "wauuw keren yah nama anaknya hehehe!!!"


rafkil : "hehe...!!!"


siru : "huuum udah mau sebulan ini aku belum lagi ngunjungin mereka!"


rafkil : "gak usah kemana-mana dulu untuk sekarang, tafsiran kelahiran cheri kan minggu depan, mungkin saja bisa lebih cepat dari itu"


siru : "iya Cheri...!!!"


********


tak lama bercengkrama usai sarapan pagi iksi dengan jalannya yang terlihat sangat tertatih-tatih itu dengan tangan kirinya yang terus menopang pinggangnya sesegera mungkin ia mengantar suaminya ke teras rumah sembari membawakan jas putih rafkil

__ADS_1


rafkil : "ya udah..cheri berangkat dulu yah" cetuhnya sembari mengecup dahi iksi


siru : "iya..hati-hati yah cheri!" sembari menyalami punggung tangan suaminya


rafkilpun membalas dengan senyuman kecil, seketika itu iksi melambaikan tangannya, rafkil hanya tersenyum kecil sembari terus memandang lambaian tangan iksi saat ia akan masuk ke dalam mobil, meski wajahnya yang terus menampilkan senyuman namun didalam hatinya tersimpan beribu-ribu rasa cemas terhadap sang isteri


*********


hari ini rafkil berangkat ke RS lebih awal dari biasanya, sebelum pergantian shift dimulai rafkil menyempatkan waktu untuk meminta beberapa saran pada sang ayah yang sudah dianggap sebagai ahli terkait masalah-masalah tindakan operasi


Rafkil : "assalamualaikum pah!" cetuhnya sembari mengetok pintu


papa burhan : "wa'alaikumussalam eh rafkil!!! masuk...masuk..kenapa cepat sekali datang?"


Rafkil : "sengaja pah, uhumm..ada yang mau rafkil diskusiin sama papah!"


papa burhan : "ouw yah..tentang masalah apa?"


Rafkil : "masalah iksi pah!"


papa burhan : "ada apa dengan iksi?"


Rafkil : "uum rencananya iksi minggu depan udah mau ngelahirin, tapi..."


papa burhan : "tapi apa rafkil?"


Rafkil : "tapi harus caesar pah"


papa burhan : "what??? kenapa?"


Rafkil : "pinggulnya terlalu kecil pah, jadi rafkil mau minta tolong papah, tolong carikan dokter yang bener-bener ahli untuk menangani operasi iksi"


papa burhan : "iya rafkil, kamu tenang aja bila perlu dokter ahli dari luar negeri pun akan papa datangkan"


Rafkil : "rafkil berharap penuh sama papah!"

__ADS_1


papa burhan : "simpan harapanmu sama allah kil"


Rafkil : " yaa pah"


__ADS_2