Cinta Seorang Perawat

Cinta Seorang Perawat
Episode 37


__ADS_3

*One Thankyou🤝 One Kiss😘


"Jalan yuk....!"pekik rafkil mengejutkan iksi yang tengah melamun disisi jendela kamar


siru : "Ha....? Jalan kemana?"


Rafkil : "Ke suatu tempat"


siru : "Umm...emang Cheri gak ada jadwal operasi hari ini?"


Rafkil : "Ada, tapi udah aku limpahin ke dr. Ilyas"


siru : "Loh....kenapa?"


Rafkil : "Gak kenapa-napa"


siru : "Emang Cheri ada berapa jadwal operasi hari ini?"


Rafkil : "Untuk yang terjadwal sementara ada 7, tapi gak tau kalau-kalau ada operasi urgent nantinya"


siru : "Loh..apa Cheri gak rugi limpahin 7 jadwal operasi dalam sehari untuk dokter yang lain?"


Rafkil : "Kalau diukur dari sisi materi, mungkin semua orang akan berpikir begitu, tapi saat ini Aku hanya ingin menggadaikan uang dengan waktu beberapa jam saja bersama Cheri buat Family Time, hehe"


"hehe..thankyou Cheri" cetuhnya dengan lembut sembari memeluk rafkil


Rafkil : "okey..one thankyou one kiss"


Siru : "hiiiisssh apaan sih"


*************


saat perjalanan, didalam mobil rafkil terus menggenggam erat tangan iksi, entah kenapa saat ini iksi selalu merasa dialah yang selalu dijadikan prioritas bagi rafkil, semakin hari rafkil semakin menunjukkan rasa sayang dan sikap perhatiannya pada iksi, sampai-sampai iksi hampir lupa dengan berbagai masalah yang tengah menerpa rumah tangganya saat ini.


beberapa saat setelahnya, rafkil tengah menepihkan mobilnya di depan gedung silver mewah berlantai tujuh, tanpa banyak percakapan, mereka segera maniki lift menuju lantai 5, disana iksi sangat tercengang dan terus melongo saat mendapati sebuah ruangan yang cukup luas dan dipenuhi beribu-ribu lukisan kuno dengan beragam makna yang terkandung pada lukisan-lukisan tersebut



Siru : "waaooow...Cheri ini tempat apa?"


Rafkil : "ini tempat koleksi lukisan-lukisan antik"


Siru : "ouw yah..kok aku baru tau sih"

__ADS_1


Rafkil : "emang gak banyak yang tau tempat ini"


Siru : "Uuum..!"


saat mereka menelusuri dan mengamati lukisan-lukisan kuno yang terpampang rapih di dinding itu, seakan tak ada celah jarak dari keduanya untuk berjauhan, mereka terus bergenggaman tangan, terkadang sesekali saling merangkul dan bercanda, sampai-sampai mereka berhasil membuat para pengunjung lainnya terlihat iri dan baper dengan sikap romantis mereka


Rafkil : "dulu waktu aku masih duduk di bangku SMP bahkan ketika aku sudah masuk kuliah S1 kedokteran, aku masih sering mengunjungi tempat ini"


Siru : "ow yah?"


Rafkil : "hu'um entah kenapa aku merasa nyaman dengan tempat ini, dulu aku sering ke sini saat suasana hatiku sedang kacau, gundah gulana dan...."


"Dan ditolak ama Zeyyan?" iksi menyambung ucapan rafkil


Rafkil : "hah? Kok Cheri tau?"


Siru : "yah..Zeyyan pernah cerita ke aku dulu"


Rafkil : "ouw yah..emang dia ngomong apa?"


Siru : "dia bilang, waktu itu saat kalian masih SMA, untuk pertama kalinya dia nolak seorang pria tampan, cerdas dan pria yang paling banyak diminati oleh kaum wanita, terus saat suasana hati cheri lagi gak baik cheri pasti akan mengunjungi suatu tempat yang dia sendiri juga gak tau nama tempat itu"


Rafkil : "yaa..dia gak tau nama tempat ini karena sebelumnya aku gak pernah ngajak siapa-siapa kesini selain teman cowok aku, Cheri lah satu-satunya wanita yang aku bawa sampai ke tempat ini"


Rafkil : "huum?"


Siru : "emangnya sejak kapan Cheri kenal ama Zeyyan?"


Rafkil : "kenapa sih Cheri nanyain hal itu?"


Siru : "gak...pengen tau aja"


Rafkil : "Mulai kenal ama Zeyyan itu sejak SMA, terus kuliah S1 dan KOAS bareng-bareng dikampus yang sama, nanti setelah S2 baru kita terpisah, aku S2 kedokteran di Amsterdam, sementara Zeyyan S2 nya di tokyo"


Siru : "uum..!!!"


Rafkil : "ya udah kita makan dulu yuk!! Aku udah laper nih, kebetulan dilantai satu ada Resto"


Siru : "ayo..!!!"


"permisi kak" tukas salah seorang wanita belia seketika menghentikan langkah mereka


"iya...ada apa yah dek?" dengan pelan iksi melontarkan pertanyaan pada wanita tersebut

__ADS_1


"boleh photo bareng gak kak?" tanya wanita itu pada rafkil


"aaaaam..boleh!" jawab rafkil sedikit kaku


"boleh minta tolong potoin aku dengan teman kakak?" wanita itu meminta tolong pada iksi sembari menyedorkan handphone nya.


"ow..boleh..boleh dek. siap ya...1..2...3..Cekrek" tukas iksi


"makasih ya kak!" tukas wanita itu sembari berlalu


"iya sama-sama!" iksi menjawab dengan pelan


"sabar yah Cheri...!" sambung rafkil sedikit meledek


"Huuufffttt...!!!" iksi hanya menarik nafas saat mendengar ledekan suaminya itu


seperti inilah iksi saat keluar bersama sang suami yang super tampan dan memiliki senyum termanis yang mampu memikat hati kaum hawa yang ada disekelilingnya itu, berkali-kali iksi dijadikan photografer dadakan bagi para pengunjung terutama pengunjung wanita yang ingin berphoto dengan rafkil


************


hingga saat berada didalam liftpun rafkil masih saja menggenggam tangan mungil isterinya itu, seketika mereka tiba di lantai satu, mereka memilih meja yang ad dipojok, dia sana mereka menikmati berbagai kuliner khas daerah maupun nusantara.


Rafkil : "do you like this place?"


siru : "u'um aku benar-benar suka dengan tempat ini, dari luar bangunannya terlihat modern, tapi saat berada didalam tempat ini terlihat antik dan sangat unik!!!".


rafkil : "are you happy to day?"


siru : "yaa..aku seneng banget..makasih yah Cher udah ngajakin aku kesini"


rafkil : "kembali kasih cheri...!" tukasnya pelan sembari mengusap gemes ubun-ubun iksi


**********To be Continue***********


hallo readers...!!! simpan Jejak kalian yah dgn cara :


√Like


√Coment


√Follow


√Vote

__ADS_1


ok....😎???


__ADS_2