Cinta Tulus Mafia Kejam

Cinta Tulus Mafia Kejam
Dia Wanitaku


__ADS_3

Alisha berdiam diri memandang wajah anaknya yang sangat mirip dengannya terutama dengan mendiang ayahnya, hanya saja Aaron memiliki mata berwarna biru dan juga rambut hitam lebam yang berbeda dengan keluarganya yang identik dengan rambut berwarna pirang, dia yakin kalau warna rambut dan bola mata yang dimiliki anaknya sama persis dengan pria itu.


Ruangan yang ditempati Aaron adalah ruangan terbaik di rumah sakit ini, dia awalnya menolak saat Aaron akan dipindahkan ke ruangan VVIP tapi ketika perawat yang memindahkan Aaron mengatakan kalau biaya ruangan tersebut sudah di tanggung oleh seorang pria bernama Edgar yang tak lain adalah asisten pribadi Alison akhirnya dia menyetujuinya karena tidak ingin berdebat dengan atasannya itu.


"Mom, apa hari ini aku bisa pulang, aku tidak suka di rumah sakit" Pinta Aaron yang keadaannya sudah mulai membaik setelah semalam mendapat perawatan terbaik.


"Nanti kita tanya ke dokter dulu ya" Balas Alisha yang di angguki kepala oleh Aaron.


Ponsel Alisha yang ada di nakas berbunyi, menampilkan nama Elle di layarnya.


"Ha..." Ucap Alisha terputus.


"Alisha jangan lupa hari ini kamu harus datang ke acara perusahaan bersamaku, aku sudah menyiapkan baju yang sangat cantik untuk kamu pakai" Ujar Elle dari seberang telfon.


"Maaf, tapi aku rasa aku tidak bisa datang, anakku sedang di rawat di rumah sakit, aku tidak bisa meninggalkannya"


"Jadi kamu benar tidak bisa datang?" Tanya Elle memastikan.


"Maaf" Balas Alisha.


"Padahal aku sudah sangat berharap bisa datang ke pesta bersama kamu juga, tapi tidak masalah, anak kamu lebih membutuhkanmu, sampaikan salamku kepada Aaron"


"Baiklah, aku akan menyampaikannya" lalu sambungan telfon terputus.


"Datanglah ke pesta, biar aku yang menjaga Aaron kak" Ucap Michael yang mengagetkan Alisha.


"Kamu sudah pulang?" Tanya Alisha.


"Iya, hari ini aku sengaja meminta pulang cepat karena ingin segera bertemu Aaron, aku khawatir kalau kakak kecapekan menjaga Aaron dari kemarin malam" Ucap Michael


Alisha tersenyum mendengar perhatian Michael kepada Aaron, padahal dia ingat dulu Michael sempat membenci Aaron karena menganggap Aaron akan menjadi penghambat kehidupannya namun tidak lama justru Michael lah yang selalu ada untuk Aaron.


***


Seperti ucapan Michael tadi yang menyuruhnya pergi ke pesta, di sinilah dia sekarang di apartemen Elle, dia sedari tadi memandang takjub penampilannya yang sangat berbeda, ini adalah pertama kalinya dia memakai gaun sebagus ini.


"Astaga, Alisha kamu benar - benar terlihat sangat cantik, tidak heran jika Mr. Alison menyukaimu" Puji Elle.


"Mr. Alison tidak menyukaiku Elle, mungkin dia hanya kasian kepadaku" Balas Alisha.

__ADS_1


"Ya, Ya, Ya terserah kamu, tapi aku yakin sembilan puluh sembilan persen kalau Mr. Alison tertarik denganmu dan untuk satu persennya bisa jadi Mr. Alison menyukaiku" cengirnya ke arah Alisha


Alisha menggeleng gelengkan kepalanya mendengar ucapan Elle lalu dia menghela nafasnya, percuma dia berdebat dengan Elle, karena sampai kapanpun Elle pasti akan tetap kekeh dengan pemikirannya.


"Lebih baik kita segera pergi, acara sudah hampir di mulai" Ucap Alisha melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya, jam tangan yang jarang sekali dia pakai karena jam tangan ini pemberian seseorang yang sudah melukai dirinya, kalau bukan karena pergi ke acara ini mungkin dia tidak akan pernah memakainya lagi.


Elle dan Alisha sudah sampai di tempat acara, hanya dengan menunjukkan kartu pegawai Whingston, mereka sudah bisa masuk untuk mengikuti acaranya.


Alisha merasa sedikit gugup saat beberapa tamu yang hadir ke acara pesta terus menatapnya, jika para wanita menatapnya mencemooh karena kejadian kemarin, berbeda dengan para pria yang menatapnya lapar, mungkin karena gaun yang di pakainya cukup terbuka dengan belahan dada rendah dan juga melekat pas di tubuhnya sehingga menampilkan lekuk tubuhnya yang menonjol di beberapa bagian.


Berkali kali dia berusaha menarik gaun nya agar bisa menutup bagian bagian tubuhnya yang terekspos, sebenarnya dia sudah menolak memakai gaun ini tapi Elle memaksanya dengan alasan kalau gaun ini cocok untuknya.


"Kamu mau kesana?" Tunjuk Elle ke arah segerombolan wanita yang merupakan teman satu teamnya di kantor.


Alisha menggelengkan kepalanya, dia yakin kalau dia bergabung dengan mereka pasti hanya sindiran lah yang akan dia dapatkan.


""Aku akan di sini saja, kesana lah aku akan menunggumu di sini" Ucap Aisha.


Setelah kepergian Elle, dia berniat untuk mencari tempat duduk karena kakinya terasa sakit karena memakai high heels setinggi sepuluh centimeter milik Elle.


"Lihatlah, seorang pegawai baru yang berniat menggoda atasannya" Ucap salah satu dari tiga wanita yang menghadang jalannya sehingga membuatnya menghentikan langkah kakinya


"Kalau bukan sama kamu terus siapa lagi, sebab hanya kamu wanita tidak tahu malu yang berniat menggoda Mr. Alison, Dasar wanita murahan yang bermuka dua" Sindir wanita satunya lagi dengan nada kesal.


Tidak ingin memperpanjang masalah, Alisha mengabaikan ucapan wanita tersebut dan melanjutkan langkah kakinya namun kakinya justru di jegal sehingga membuatnya terjatuh terduduk di lantai.


"Akhhh" Ringis Alisha saat merasakan sakit pada tulang ekornya.


"ups maaf" Ucapnya dengan senyum mengejek.


Semua orang yang ada di ruangan tersebut tidak ada yang berani menolong Alisha karena dia tahu wanita yangs saat ini menghina Alisha adalah anak dari direktur perusahaan, dan juga seorang manager di perusahaan Whingston grup.


Sedangkan Elle yang berniat membantu Alisha justru dihentikan oleh temannya "Jangan sok jadi pahlawan Elle, bisa saja besok kamu akan di pecat, kamu tahu sendiri bagaimana direktur Rey begitu memanjakan putrinya" Peringatnya kepada Elle.


"Lepas, sakit" Rintih Alisha saat tubuhnya di tarik paksa dan di bawa menuju belakang toilet.


Wanita tersebut yang tidak lain adalah Felly anak dari direktur perusahaan Whingston memasukkan Alisha ke dalam toilet di ikuti oleh dua temannya lalu menyiram tubuh Alisha dengan air.


BYURRR

__ADS_1


"Wanita penggoda seperti kamu tidak pantas mendekati Mr. Alison"


Beberapa orang berkerumun di sekitar toilet tanpa berniat membantu Alisha hingga dengan keberanian Elle menerobos kerumunan dan menghampiri Alisha namun tubuhnya di halangi oleh dua wanita yang merupakan teman Felly.


Susana yang tadinya sedikit berisik berubah menjadi hening saat terdengar derap langkah kaki yang memenuhi toilet.


"Apa yang anda lakukan dengan wanitaku Nona Felly" Ucap Alison dengan nada dinginnya namun syarat penuh dengan kemarahan saat melihat kondisi Alisha yang sudah basah kuyup.


Felly tersentak kaget "Sir" Lirih Felly dengan takut saat menatap Alison yang terlihat tenang tapi dengan aura yang di selimuti oleh amarah.


Alison mendekat ke arah Alisha, berjongkok melepas jasnya dan memakaikannya ke tubuh basah milik Alisha lalu mengangkatnya namun sebelum mengangkat tubuh Alisha, dia mencium sekilas bibir pucat Alisha di depan semua orang, dia sudah tidak peduli jika sebentar lagi muncul gosip baru di perusahannya.


"CUP"


Dia berjalan pelan dan berhenti tepat di samping Felly yang tubuhnya sudah bergetar.


"Saya tunggu surat pengunduran diri kamu besok, jika besok saya belum menerima surat pengunduran diri kamu, maka saya akan memecat ayah kamu secara tidak terhormat karena perbuatan putrinya"


Setelah mengatakan hal itu, dia keluar meninggalkan toilet bersama Alisha yang berada di gendongannya diikuti Edgar yang sudah menunggunya di luar toilet.


"Sir" Lirih Alisha dengan tubuh kedinginannya yang masih berusaha mencerna rentetan peristiwa yang barusan dialaminya.


"Diamlah, aku akan membawamu ke apartemenku, ganti baju di sana dan istirahatlah"


Alison merasa senang karena tidak ada protes yang keluar dari bibir Alisha.


Semua orang yang ada di dalam gedung acara saling berbisik melihat seorang pemilik Whingston grup membawa seorang wanita di dalam gendongannya, banyak mereka yang diam diam memfoto mereka berdua dan mungkin tidak lama lagi foto mereka akan segera tersebar di media.


.


.


.


Bersambung


Spoiler Next Bab, bakal dikasih kebucinan dan keuwuan yang amat kaku ala ala Babang Alison kepada Alisha, jadi tungguin terus next babnya🤗


Untuk genrenya ini nggak selalu sedih kok, nanti juga akan banyak keuwuan yang di berikan bos mafia yang dingin ke wanitanya🌝

__ADS_1


Jangan Lupa Vote, Like dan Komennya ya🙏


__ADS_2