
"Terima kasih karena sudah memberiku kesempatan lagi" Ucap Alison yang tatapannya menatap ke arah Aaron yang saat ini sedang tertidur pulas di atas ranjang rumah sakit.
Alisha memandang lurus ke arah Aaron "Aku melakukan nya demi Aaron bukan untuk kamu, dan aku memberi kesempatan agar semakin dekat dengan Aaron bukan denganku" Jawabnya.
"Tapi aku menganggap kalau kamu juga membuka kesempatan untukku mendekati kamu lagi Alisha" Alison berdiri dari duduknya lalu mendekat ke arah sofa yang di duduki Alisha.
"Namun aku belum memaafkan semua kesalahan kamu kepadaku" Alisha memberikan tatapan tajamnya.
Alison mendekatkan wajahnya kepada Alisha, hingga jarak wajah mereka sangat berdekatan "Maka aku akan membuat kamu memaafkan ku apapun itu caranya" Bisik Alison di samping telinga Alisha.
Cup
Alison mengecup sekilas telinga Alisha yang membuat Alisha membelalakkan matanya terkejut.
Alisha mendorong tubuh Alison "A-paa yang kamu lakukan" Pekik Alisha pelan dengan wajah marah nya.
Dengan santainya dia kembali ke tempat duduknya "Aku tidak melakukan apapun Alisha, bahkan pakaianmu juga masih rapi"
Alisha berniat membalas ucapan Alison namun harus terhenti ketika dia mendengar suara pintu kamar perawatan Aaron yang terbuka dari luar.
"Alisha" Ucap Elle berhambur memeluk Alisha tanpa menyadari keberadaan Alison di ruangan tersebut.
"Sir" Edgar sedikit membungkukkan tubuhnya untuk menyapa Alison.
"Elle, kamu membuatku tidak bisa bernafas" Ujar Alisha yang merasakan pelukkan Elle semakin erat.
Dengan segera Elle melepaskan pelukannya "Astaga, maafkan aku Alisha, aku hanya mencemaskan keadaan kamu karena sudah lebih dari dua hari ponselmu tidak dapat di hubungi" Elle merenggut kesal.
"Ekheemmm" Alison berdehem sedikit keras saat melihat Alison yang sibuk dengan Ella sedangkan Edgar sedari tadi hanya berdiri sambil menatap ke arah Alisha dan Elle.
Elle membelalakkan matanya saat menyadari kalau ternyata ada Alison di dalam ruangan yang sama dengannya, dia bergegas berdiri dari duduknya.
"Sir, maafkan saya karena tidak melihat keberadaan anda" Elle menundukkan badannya sedikit dengan takut melirik ke arah Alison karena dia sudah mengabaikan keberadaan atasannya itu.
Alison hanya menatap ke arah Elle tanpa berniat menjawab permintaan maaf Elle, dia bangun dari duduknya lalu menghampiri Edgar "Ikut aku" Ajaknya.
"Baik Sir" Jawab Edgar mengikuti Alison keluar.
Setelah memastikan kalau Alison dan Edgar keluar, Elle kembali duduk di samping Alisha
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak bilang kalau ada Mr. Alison di sini"
"Bagaimana aku mau memberitahu kamu, kalau tiba - tiba kamu memelukku sangat erat seperti tadi" Gerutu Alisha melirik Aaron yang masih tertidur dan tidak merasa terganggu dengan kebisingan yang mereka timbulkan.
"Lalu kenapa Mr. Alison bisa ada di sini?" Tanya Elle bingung.
"Mr. Alison......hmmm itu Mr. Alison kesini ingin memastikan keadaan Aaron karena Aaron terjatuh saat berada di perusahaan Whingston Grup" Jawab Alisha memberikan senyuman di wajahnya untuk menyembunyikan rasa gugupnya karena bingung memberikan jawaban untuk pertanyaan yang diajukan Elle.
Elle menelisik wajah Alisha "Kamu tidak berbohong kan?"
Alisha dengan cepat menggelengkan kepalanya "Tentu saja tidak, lagian untuk apa aku berbohong"
"Tapi kenapa wajah kamu terlihat bingung dan gugup?"
"Tidak, siapa yang gugup, memang dari dulu gaya bicaraku seperti ini kan" Alisha kembali menampilkan senyumannya.
"Oh iya tadi kamu bilang Aaron jatuh dari tangga di Whingston Grup, kenapa bisa Aaron ada di sana, apa dia kesana untuk mencarimu?" Elle kembali mencerca Alisha dengan beberapa pertanyaan.
"Iya, dia kesana untuk mencariku mungkin karena dia tidak bisa memasuki lift jadi dia lewat tangga dan akhirnya dia terjatuh dari tangga" Jelas Alisha lagi dengan kebohongan karena tidak mungkin juga dia mengatakan kalau Aaron datang kesana untuk menemui Alison.
"Tapi....."
Alisha dan Elle menolehkan kepalanya secara bersamaan ke arah Aaron yang sudah membuka kedua matanya.
Sedangkan Alison dan Edgar saat sudah berada di luar ruangan perawatan Aaron.
"Aku perlu bantuan mu, aku ingin malam ini kamu jaga Alisha dan Aaron, jangan biarkan siapapun masuk kecuali orang - orang yang memang di kenal oleh Alisha karena aku akan mengurangi penjagaan untuk Aaron karena beberapa dari anak buahku harus ikut bersamaku menyelesaikan masalah pada Klan Alexandrov" Perintah Alison kepada Edgar.
"Baik Tuan saya akan menjaga Nona Alisha dan Tuan muda Aaron" Ucap Edgar.
Sejak kejadian dimana Alison menyebut dirinya sebagai ayah untuk Aaron, Edgar tidak pernah lagi bertanya apapun kepada Alison karena dari sikap Alison kepada Aaron dan Alisha sudah cukup membuktikan kalau apa yang dia dengarkan saat itu memang benar adanya, dan sejak itu pula dia lebih menghargai Alisha dan Aaron lebih baik lagi.
"Dan satu lagi, jangan bilang kepada Alisha tentang kepergianku nanti malam, aku akan pergi saat Alison dan Alisha sudah terlelap tidur" Ucap Alison sebelum masuk kembali ke dalam ruang perawatan anaknya.
"Baik Tuan" Edgar menganggukkan kepalanya.
"Daddy" Panggil Aaron yang sedang menyenderkan kepalanya di kepala ranjang.
Elle yang mendengar ucapan Aaron seketika merasa terkejut, lalu dia menatap ke arah Alisha penuh tanya.
__ADS_1
Alison berjalan ke arah Aaron dengan senyuman manisnya "Kamu sudah bangun"
Aaron menganggukkan kepalanya "Aku takut saat bangun tidur Daddy tidak ada di sampingku, aku takut kalau Daddy akan meninggalkanku lagi" Lirih Aaron yang masih dipenuhi rasa takut kalau semua yang dialaminya hanya mimpi dan dia juga takut kalau tiba - tiba Alison pergi meninggalkannya lagi.
"Daddy tadi keluar untuk menemui Paman Edgar, Daddy kan sudah pernah bilang kalau Daddy tidak akan meninggalkan kamu lagi" Alison mengusap rambut hitam lebam Aaron.
Di sisi lain Alisha hanya terdiam melihat interaksi antara Aaron dan Alison namun sebenarnya dia berusaha menahan gemuruh hatinya.
Elle sendiri masih menatap bingung dengan semua yang dia dengarkan barusan, dia sangat ingin bertanya kepada Alisha tentang semuanya tapi kehadiran Alison membuatnya tidak berani mempertanyakan semua yang ada di pikirannya saat ini.
"Elle, aku akan mengantarkan kamu pulang" Ucap Edgar yang sudah berdiri di depan pintu masuk.
"Ah iya, baiklah sir" Balas Elle.
Elle mendekati Alisha, lalu mendekatkan wajahnya ke samping tubuh Alisha "Aku menunggu penjelasan kamu Alisha" Bisik Elle di telinga Alisha
"Sir, saya permisi terlebih dahulu" Pamit Edgar yang di angguki kepala oleh Alison.
Di sepanjang lorong rumah sakit, Elle masih memikirkan semuanya, hingga tanpa sadar tubunya menubruk punggung Edgar yang tiba - tiba berhenti.
"Auuuu" Elle mengusap keningnya yang terasa sakit.
Edgar membalikkan badannya "Semua yang kamu ketahui dan dengar hari ini jangan sampai ada yang tahu, rahasiakan semuanya jika kamu masih ingin bekerja di Whingston Grup" Ancam Edgar kepada Elle.
"Maksud anda sir?" Tanya Elle tidak mengerti tentang ucapan Edgar.
"Aku tahu kamu tidak sebodoh itu untuk tidak memahami percakapan antara Mr. Alison dan Aaron" Ujar Edgar kembali berjalan menuju tempat parkir mobil.
"Ja-di benar kalau Mr. Alison adalah ayah dari anaknya Alisha, bagaimana bisa" Lirih Elle pada dirinya sendiri dengan rasa tidak percayanya.
.
.
.
Bersambung
Yang pengen segera menuju konflik dan melihat baku hantam antara Alison dan Dave harap sabar ya, author masih nyusun adegan thriller nya biar ada unsur mafianya tapi nggak terlalu kejam dan berdarah darah🤗 🌝
__ADS_1
Jangan Lupa Vote, Like dan Komennya ya🙏