
"Kevin kenapa kamu bisa ada di sini?" Tanya Alisha setelah dia menghampiri Kevin dan berdiri di depannya.
"Alisha, aku tidak menyangka kalau yang menikah dengan Alison itu kamu" Jawab Kevin membuat Alisha mengernyitkan keningnya.
"Apa kalian saling mengenal?"Sahut Liza kepada Alisha.
"Dulu kita satu pekerjaan mom" Jawab Alisha yang masih bingung dengan keberadaan Kevin, apalagi ketika dia meneliti pakaian Kevin yang terlihat rapi dan berkelas sangat berbeda dengan penampilannya dulu.
"Iya, dulu kita bekerja di tempat yang sama" Balas Kevin.
"Om Kevin, Aaron sangat merindukan om, Aaron rindu saat Om membawakan kue ketika mengantar mom pulang" Jawab Aaron dengan polosnya.
"Om jauh lebih merindukan kamu" Balas Kevin memberikan senyuman manisnya kepada Aaron.
Dari kejauhan Alison tetap dengan tatapan dinginnya saat melihat ke arah depan, namun kedua tangannya terkepal kuat saat melihat tatapan yang di berikan Kevin kepada Alisha, dia tahu betul tatapan seperti apa itu.
Dengan langkah tegapnya, Alison berjalan mendekat kepada Alisha.
"Aku tidak menyangka orang sesibuk kamu akan datang ke acara pernikahan ku, apa ada yang menarik dari pernikahanku?" Tanya Alison lalu menarik pinggang Alisha agar lebih merapat pada tubuhnya.
"Lama tidak bertemu Al, ternyata kamu masih saja berfikiran buruk tentangku" Balas Kevin berusaha tidak terpancing dengan omongan Alison.
"Hanya hal itu yang aku pikirkan sejak dulu" Alison menyunggingkan senyum sinis nya.
"Jadi......" Jeda Alisha lama bergantian menatap Alison dan Kevin.
"Ya, Aku dan Alison sepupu an, hanya saja kami tidak sedekat itu" Ucap Kevin.
"Kenapa kamu tidak mengatakannya?" Ujar Alisha kepada Kevin.
"Aku tidak tahu kalau pada akhirnya kamu akan menikah dengan Alison, aku juga tidak tahu kalau sebelum ini kalian saling mengenal" Jawab Kevin.
"Sebaiknya kamu segera kembali ke tempat dimana Elle berada, dia terlihat bosan sendirian" Ucap Alison memutus pembicaraan antara Kevin dan Alisha, dia melakukan itu agar Alisha segera pergi menjauh dari Kevin.
Alisha terdiam sejenak, dia tahu kalau ada nada tidak suka yang ditunjukkan Alison ketika dia terlihat akrab dengan Kevin.
"Baiklah, aku akan kembali menyusul Elle" Alisha melirik Kevin sejenak sebelum kembali ke tempat Elle berada.
"Mom, ajak Aaron pergi, ada hal penting yang harus aku bicarakan dengan Kevin" Suruh Alison.
"Aaron, kita pergi sekarang" Ajak Liza menggenggam tangan Aaron.
__ADS_1
"Tapi Aaron masih ingin bertamu Paman Kevin" Jawab Aaron merajuk.
"Aaron, jangan membantah" Tekan Alison tanpa bantahan.
Nyali Aaron menciut saat melihat muka tidak bersahabat Alison.
"Kita pergi grandma" Ajak Aaron dengan wajah lesunya.
Sebenarnya banyak pertanyaan yang ingin Liza tanyakan kepada Kevin maupun Alisha, namun melihat raut wajah Alison, dia yakin bahwa permasalahan mereka di masa lalu hingga saat ini belum selesei, dan hal itu membuat Liza mau tidak mau menuruti ucapan anaknya.
"Kamu kembali merebut apa yang seharusnya menjadi milikku" Ujar Kevin merubah raut wajahnya menjadi dingin.
"Aku tidak pernah merebut siapapun dari kamu, sejak dulu Alisha memang milikku" Jawab Alison setenang mungkin.
"Dan jangan pernah lagi menyalahkan ku atas kematian lili, kamu tahu sendiri siapa yang paling bertanggung jawab atas kematiannya, dan yang perlu kamu ingat aku tidak pernah menganggap Alisha itu Lili ataupun sebaliknya" Lanjut Alison.
"Kalau begitu katakan sejujurnya kepada Angela" Ucap Kevin.
"Tidak perlu ada lagi yang aku katakan kepada Angela karena sejak awal akulah ayahnya" Ucapnya.
Alison berniat melangkah meninggalkan Kevin, namun ucapan Kevin menghentikan langkahnya.
"Aku akan memastikan kalau Alisha akan menerima Angela"
"Dan aku juga akan memastikan kalau Alisha akan meninggalkan kamu jika dia tahu tentang keberadaan Angela, setelah foto kalian berdua di masa lalu sampai di tangan Alisha" Kekehnya.
Kedua tangan Alison mengepal "Jangan melewati batasanmu, kamu sudah terlalu banyak mengusik kehidupanku, jika kamu mengusik keluargaku akan aku pastikan aku akan mengatakan kebenaran terburuk kamu kepada Angela"
Alison berjalan menjauh dari Kevin, sedangakan kedua tangan Kevin mengepal kuat hingga kedua urat tangannya terlihat.
"Kamu akan merasakan apa yang aku rasakan dulu Al, aku akan memastikan akan membuat kamu merasakan apa yang aku rasakan saat mengetahui wanita yang paling dicintainya ternyata bermain belakang dengan pria lain" Ujar Kevin penuh dengan kesungguhan dengan tatapan tajam yang di tunjukkan kepada Alison yang saat ini sudah berdiri di samping Alisha.
Ya, Kevin kembali untuk membalaskan dendam nya di masa lalu yang berusaha dia kubur namun terpaksa harus dia balaskan karena Alison sendiri yang sudah mengingkari semua perjanjian mereka sebelumnya.
***
Acara pernikahan Alisha dan Alison sudah selesai, Alisha sendiri saat ini sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santai, sedangkan sejak tadi Alison mendadak izin kepadanya untuk keluar karena ada urusan penting yang harus segera di seleseikan.
Pikiran Alisha melayang pada pertemuannya dengan Kevin tadi, dia sangat ingin menuntut penjelasan kepada Kevin namun Alison seolah olah berusaha menghalanginya agar dia tidak bisa berdekatan dengan Kevin.
Lalu pandangan Alisha mengarah kepada jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 12 malam, namun belum ada tanda tanda Alison akan pulang, telfon nya dan pesannya pun tidak mendapat balasan dari Alison.
__ADS_1
"Kamu kemana sih Al sebenarnya" Tanya Alisha pada dirinya sendiri.
Malam ini yang seharusnya menjadi malam spesial untuknya dan Alison justru berubah menjadi malam yang paling tidak mengenakan untuknya, karena di malam pertama mereka, dia justru ditinggal sendirian oleh Alison.
Sedangkan saat ini Alison sedang bersama Angela, tadi saat acara pernikahannya baru selesei tiba - tiba perawat Angela mengabari kalau kondisi anaknya itu kembali menurun.
"Dad kenapa Paman Kevin tidak pernah menemui Angela lagi, padahal Angela juga sangat merindukan Paman Kevin" Ucap Angela dengan wajah murungnya.
"Mungkin Paman Kevin sedang sibuk jadi dia tidak bisa menemui kamu, tapi bukankah kalian masih sering saling mengirim kabar"
Angela mengangguk "Tapi tetap saja Angela ingin bertemu secara langsung, sejak dad kembali menemui Angela justru paman Kevin yang seperti menghindar agar tidak bertemu Angela lagi"
Angela tidak bisa menutupi kesedihannya saat merasakan kalau Kevin seolah menjauhinya, baginya selain Alison, Kevin adalah orang yang cukup dekat dengannya.
Alison hanya terdiam tidak lagi menanggapi ucapan Angela,
"Sekarang lebih baik kamu tidur, ini sudah malam, jangan menolak untuk meminum obat lagi karena Dad tidak suka" Ucap Alison.
"Apa dad setelah ini akan pergi?" Tanya Angela.
"Dad harus pulang, tapi dad akan menemani kamu hingga terlelap" Jawabnya lalu mengapa lembut rambut Angela.
Walaupun Angela ingin memprotes saat Alison mengatakan akan meninggalkannya lagi, tapi dia urungkan karena dia tidak mau menjadi anak yang terlihat keras kepala di depan Alison.
Tidak lama mata Angela mulai terpejam, dengkuran halus pun mulai terdengar di telinga Alison.
Alison membenarkan selimut Angela, lalu dia mencium kening Angela penuh sayang kemudian berdiri dari duduknya dan mengambil ponselnya yang berada di atas nakas.
Banyak sekali panggilan dan pesan yang dikirim Alisha kepadanya namun sengaja tidak dia balas karena adanya keberadaan Angela di sampingnya.
"Alisha, maafkan aku" Lirihnya.
.
.
.
Bersambung
Jangan lupa like, vote dan komen🙏
__ADS_1