Cinta Tulus Mafia Kejam

Cinta Tulus Mafia Kejam
Akhir


__ADS_3

DORRRR


DORRRR


AKHHHHH


S*ittttt


Suara tembakan saling sahut menyahut, lengan Dave yang tertembak membuat nya terpaksa melepas Miranda dari kungkungan nya.


Alison, Dominic dan Raynand saling memunggungi untuk melawan anak buah Dave yang terus berusaha menyerangnya dengan tembakkan maupun dengan pukulan.


"Aku akan mengecoh fokus mereka, kamu selamatkan Alisha dan Miranda" Ucap Dominic kepada Alison.


Alison tidak menjawab ucapan Dominic tapi pandangannya berusaha mencari celah agar bisa menyelamatkan Alisha dan kakaknya.


DORRRR


Akhhhh


Kini giliran lengan Alison yang tertembak oleh anak buah Dave, Alison duduk bersujud saat merasakan luka pada lengannya yang terasa tembus hingga tulangnya.


"Alison" Teriak Alisha yang berusaha melepaskan diri dari anak buah Dave yang memegang kedua tangannya dengan erat agar dia tidak bisa kabur.


Miranda sendiri menggigit jarinya saat melihat Alison tertembak oleh Dave, dia berusaha mencari cara agar dia bisa menyelamatkan adiknya itu, dia tidak akan membiarkan lagi Dave merenggut orang - orang yang dia sayangi seperti dulu.


Dave berjalan mendekat ke arah Alison, lalu berjongkok tepat di depan Alison "Bagaimana bukankah kita impas sekarang, kamu sudah menyia - nyiakan penawaran ku Alison, maka itu tandanya bisa saja kamu kehilangan dua orang yang kamu sayangi, ah maksudku tiga orang yang kamu sayangi termasuk anakmu yang mungkin sebentar lagi akan menyusul ayahmu" Ejek Dave yang menumbuhkan emosi pada diri Alison.


Ketika Alison berusaha mengangkat pistolnya dan menembakkan nya ke arah Dave, Dave berbalik langsung mengarahkan pistolnya ke arah Miranda yang kini ternyata sudah di tahan oleh anak buah Dave agar dia tidak bisa bergerak membantu Dave.


"Jangan pedulikan aku Al, kamu bisa seleseikan urusan kamu dengan Dave, balaskan dendam kamu atas kematian Daddy" Ujar Miranda yang hanya mendapat kekehan kecil dari Dave.


Sedangkan Dominic dan Raynand berhasil melumpuhkan hampir semua anak buah Dave, kini hanya tersisa tiga anak buah Dave yang saat ini sedang menyandra Alisha dan Miranda.


"Suruh kedua temanmu itu pergi jika kamu tidak ingin melihat Alisha dan Miranda berlumuran darah karena ulah kamu lagi" Pinta Dave kepada Alison.


"Bedebah s*alan" Umpat Dominic yang bersiap menembakkan pistolnya kepada Dave namun di tahan oleh Raynand.


"Jangan gegabah atau nyawa mereka jadi taruhannya" Cegah Raynand.


"Keluar dari tempat ini, tinggalkan aku sendiri" Ujar Alison.

__ADS_1


"Jangan gila kamu Al, bisa saja itu rencana Dave untuk melenyapkan mu" Balas Dominic menggeram marah, padahal tinggal sedikit lagi dia berhasil untuk membunuh Dave jika saja Raynand tidak mencegahnya.


*KELUAR" Teriak Dave menyuruh Raynand dan Dominic pergi.


"Kita pergi" Ajak Raynand yang paham betul tentang situasi saat ini.


"Jangan gila Ray, apa kamu ingin membiarkan Dave membunuh Alison" Geram Dominic.


"Percayalah dengan Alison seperti sebelumnya" Raynand menarik tubuh Dominic, bukan dia ingin membiarkan Alison melawan Dave sendiri namun jika dia tidak menuruti perkataan Dave bisa jadi memang Dave akan berbuat nekat menyuruh anak buah nya untuk menembak mati Alisha dan Miranda sebab Raynand tahu kalau Dave bisa melakukan hal apapun untuk keselamatannya termasuk membunuh orang yang dia cintai sekalipun.


Setelah kepergian Raynand dan Dominic, Dave menarik paksa tubuh Alison untuk berdiri.


"Apa yang sekarang ingin kamu lakukan? membunuhku hah?" Tanya Alison dengan tatapan tajamnya.


"Tentu, aku ingin Miranda dan Alisha melihat kalau orang yang sangat mereka sayangi mati demi untuk menyelamatkan mereka" Dave mengambil belati dari saku celana yang dia pakai dan menggoreskan nya pada leher Alison.


Alisha yang melihat itu hanya bisa meneteskan air matanya, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan untuk menyelamatkan Alison.


"Lakukan jika kamu bisa melakukannya" Kaki Alison menendang tubuh Dave hingga menjauh darinya.


Alison dengan cepat menendang tangan Dave agar belati dan pistol yang di pegang Dave terlepas dari nya.


"****" Umpat Dave.


Sedangkan Miranda melirik ke arah anak buah Dave yang terlihat sedang fokus menatap ke arah pertengkaran Dave dan Alison, hal itu dia manfaatkan untuk mengambil alih pistol yang kini di arahkan ke kepalanya.


Miranda menendang kasar bagain inti tubuh anak buah Dave dan merebut pistol dari tangannya lalu melemparnya ke arah Alison.


"Alison, tangkap" Teriak Miranda.


Alison segera menangkap pistol pemberian Miranda lalu dengan cepat menembakkannya pada Dave dan berhasil melukai bahu sebelah kanan Dave.


Lalu Alison dengan cepat menembak kedua anak buah Dave yang menyandera Alisha hingga kedua tubuhnya tergeletak tidak bernyawa, dia berjalan mendekat ke arah Alison tanpa memastikan keadaan Dave.


Alison segera memeluk tubuh Alisha yang menggigil ketakutan saat melihat banyaknya orang yang tergeletak tidak bernyawa dengan luka tembakkan yang mengenaskan.


"Al, a-aku....." Alisha tidak bisa melanjutkan ucapannya karena rasa takutnya saat mengingat hal yang baru saja dia alami.


"Hustttt, jangan takut lagi, sudah ada aku di sini Alisha, setelah ini semuanya akan baik baik saja" Alison mengeratkan pelukannya pada tubuh Alisha.


Tanpa mereka sadari kalau Dave dan satu anak buahnya lagi masih dalam kondisi hidup, dia mengambil pistol yang tidak jauh dari tempatnya terjatuh lalu mengarahkannya ke arah Alison dan Miranda.

__ADS_1


"ALISON"


"MIRANDA"


DORRRR


DORRRR


Tubuh Alison dan Miranda tergeletak dengan luka tembakkan pada tubuhnya yang sudah mengeluarkan banyak darah.


Raynand dan Dominic segera masuk saat melihat suara teriakan Alisha dan juga Darren yang diam diam memasang gps pada ponsel Miranda.


Dengan sekali tembakkan dari Raynand dan Dominic tubuh Dave dan anak buahnya yang menembak Alison dan Miranda terkulai tidak berdaya.


"Al" Air mata Alisha menetes saat dia melihat punggung Alison di penuhi darah tidak lama kemudian tubuh Alison terkulai kebawah dengan Alisha yang menahan kepada Alison di pahanya.


"Alish, a-aku minta maaf karena sudah menumbuhkan banyak luka di kehidupan kamu" Ucap Alison dengan terbata.


Air mata Alisha semakin menetes deras "Aku sudah memaafkan kamu Al"


Tangan Alison yang penuh darah mengusap lembut pipi Alisha "Aku sangat mencintai kamu, aku titip Aaron lagi ke kamu, dia anak kuat, dia akan menjaga kamu dengan baik melebihi aku" Suara Alison semakin melemah.


"Kamu harus bertahan Al, kamu tidak boleh meninggalkan aku dan Aaron, kami membutuhkan kamu" Ucap Alisha lalu menggenggam tangan Alison yang ada di pipinya dengan erat.


"Selamat tinggal" Lirih Alison lalu menutup matanya dengan erat.


"Tidak Al, kamu tidak boleh meninggalkanku" Alisha memeluk kepala Alison yang ada di pahanya dengan erat.


Tangisan pilu Alisha keluar saat Alison menutup matanya dengan nafas yang semakin melemah.


"Aku juga mencintai kamu Al"


.


.


.


Bersambung


Kalian Team Happy ending apa sad ending nih?

__ADS_1


Kalau authornya kayaknya team sad ending aja lah😌, biar berbeda seperti cerita lainnya🌝


Jangan Lupa Vote, Like dan Komennya ya🙏


__ADS_2