Cinta Tulus Mafia Kejam

Cinta Tulus Mafia Kejam
Pernikahan


__ADS_3

Hari yang di tunggu - tunggu sudah tiba, tepat hari ini Alison dan Alisha sudah sah menjadi pasangan suami istri, pesta tidak dilakukan secara meriah sesuai dengan permintaan Alisha yang menginginkan pernikahan yang sederhana dan sakral namun tetap saja terkesan mewah.


Tamu undangan pun hanya dihadiri oleh keluarga inti Alison dan beberapa rekan bisnis Alison, tanpa adanya media satu pun yang mengetahui.


Sebenarnya Alison ingin mengadakan pesta yang meriah agar semua dunia tahu kalau Alisha sudah sah menjadi miliknya dan dia juga ingin mengenalkan Aaron secara resmi sebagai penerusnya kelak, namun dia harus mengurungkan niatnya demi menuruti permintaan Alisha.


"Apa kamu sangat senang?" Tanya Michael kepada Aaron yang sibuk memakan es krim favoritnya.


"Aaron sangat senang paman, akhirnya mom dan dad menikah itu berarti mulai sekarang Aaron sudah memiliki keluarga yang utuh seperti yang Aaron impikan selama ini" Jawab Aaron yang masih fokus memakan es krimnya, dia tidak menolehkan kepalanya sama sekali ke arah Michael.


"Paman juga ikut senang jika kamu senang, mulai sekarang kamu tidak perlu sedih lagi karena semua impian kamu sudah terwujud" Balas Michael mengusap lembut kepala keponakan nya itu.


Sedangkan Liza merasa terharu dengan pernikahan yang selama ini sangat ingin dia lihat, yaitu melihat putra kesayangannya kini akhirnya menikah dengan orang yang sangat dicintainya.


"Mom" Panggil Darren yang hari ini menyempatkan menghadiri pernikahan Alison, karena bagaimanapun Alison tetaplah adik iparnya terlepas Miranda yang saat ini sudah meninggal.


Liza menolehkan kepalanya kebelakang saat mendengar namanya di panggil "Darren, mom senang akhirnya kamu datang ke acara pernikahan Alison, mom kira kamu tidak akan menghadiri nya" Ucap Liza.


"Tentu aku akan menghadiri pesta pernikahan Alison, aku tidak mungkin menolak permintaan mom" Balas Darren lalu memeluk tubuh Liza.


"Terima kasih karena kamu masih menganggap mom setelah kepergian Miranda" Liza tersenyum kepada Darren.


Darren menguap bahu Liza "Selamanya mom akan Darren anggap seperti ibu kandung untukku, justru aku yang berterima kasih kepada mom karena sudah menganggap aku seperti anak mom sendiri"


Liza kembali memeluk Darren, hal itu tidak luput dari pandangan seseorang yang sejak tadi hanya diam saja dari kejauhan.


"Apa kamu sudah lelah?" Tanya Alison saat menatap wajah Alisha yang sudah mulai berubah menjadi letih.


Alisha menganggukkan kepalanya "Gaun ini sangat berat Al, bukannya aku sudah katakan kalau aku hanya ingin memakai gaun pernikahan yang aku pilih saja, kenapa kamu menggantinya dengan gaun berlebihan seperti ini" Kesal Alisha.


"Ini bukan gaun yang berlebihan Alish, ini lebih pantas kamu pakai dibandingkan dengan gaun murahan yang kamu pilih waktu itu" Jawab Alison dengan santainya.


"Tapi....."


"Alisha"


Ucapan Alisha terputus saat Elle datang bersama Raynand yang sedang berjalan menghampirinya mereka berdua.


"Elle, aku sudah menunggu kamu, kenapa baru datang, padahal aku berharap kalau kamu yang akan menemaniku berjalan menuju Alison" Ucap Alisha.


"Maafkan aku Alisha, ada sedikit masalah yang harus aku seleseikan sehingga aku baru bisa datang sekarang" Balas Alisha dengan wajah penuh sesalnya.


"Aku akan berbicara dengan Raynand, kalian berdua bisa saling mengobrol"

__ADS_1


"Baiklah" Jawab Alisha


Alison berjalan meninggalkan Alisha bersama Elle menuju tempat yang lebih sepi karena ada hal penting yang ingin dia tanyakan kepada Raynand.


"Apa Dominic masih belum ada kabar hingga saat ini?" Tanya Alison saat mereka sudah sampai di tempat yang lumayan jauh dari pesta pernikahannya bersama Alisha.


"Aku merasa saat ini dia sedang tidak berada di New York maupun Manhattan, aku juga merasa ada hal yang di sembunyikan Dominic selama ini"


"Dari awal menghilangnya Dominic aku sudah menduga kalau ada hal yang memang di sembunyikannya dari kita, entahlah aku juga masih berusaha mencari tahu tentang semua ini" Ucap Alison.


"Aku harap kepergian Dominic bukan karena pertemuannya dengan Danilla waktu itu"


Raynand memandang lurus ke depan, sedangkan Alison mengernyitkan keningnya.


"Apa mereka kembali bertemu?"


"Saat ditempat dimana kita menemukan keberadaan Aaron, saat itu Danilla juga ada di sana hanya saja aku berpura - pura untuk tidak mengetahui keberadaanya dengan harapan agar Dominic juga tidak mengetahui keberadaanya tapi dugaan ku ternyata salah sebab setelah nya Dominic berhasil menemukan keberadaan Danilla walaupun Dominic tidak mengatakannya kepadaku" Ucap Raynand panjang lebar.


Alison menyunggingkan senyumnya "Semoga setelah ini Dominic tidak kembali menjaga jarak denganku setelah bertemu dengan Danilla kembali" Kekehnya.


Setelahnya mereka terdiam, Raynand menyerahkan satu batang rokok kepada Alison, lalu dengan senang hati Alison menerimanya, sudah lama dia tidak menghisap sebatang rokok karena dia tahu kalau Alisha sangat membencinya saat sedang merokok, tapi untuk saat ini dia tidak mempedulikannya karena sungguh beberapa hari ini pikirannya sedang buruk walaupun hari ini merupakan hari membahagiakan untuknya terlepas dari segala masalah yang dihadapinya sekarang.


***


"Jangan banyak bertanya, tugasmu hanya menemaniku ke pesta ini tanpa banyak bicara dan bertanya" Ucapnya.


Wanita itu hanya menyunggingkan senyumnya, tidak merasa sakit hati dengan ucapan pria disampingnya karena dia menyadari kalau dia hanya wanita bayaran yang dibayar dengan harga mahal untuk menemani pergi ke pesta.


Dua pasang wanita dan pria itu berjalan memasuki area pesta dengan menunjukkan kartu undangan khusus yang hanya diberikan Alison kepada anggota keluarganya saja.


Dengan angkuh wanita tersebut mengalungkan tangannya di tangan pria tersebut tanpa adanya penolak kan.


"Tante Liza" Panggilnya.


"Kevin, lama tidak berjumpa"


Liza yang tadi sempat mengobrol dengan rekannya berlalu menghampiri Kevin.


"Tante sekarang bertambah cantik saja" Puji Kevin mengecup tangan Liza.


"Kamu sekarang juga terlihat lebih dewasa sejak terkahir kali kita bertemu" Sahut Liza.


"Apa dia pasangan kamu?" Tanya Liza menatap wanita yang berada di samping Kevin.

__ADS_1


"Ah iya, perkenalkan ini teman Kevin, namanya Bella"


"Bella"


Liza dan Bella saling berjabatan tangan.


"Cantik" Puji Liza yang membuat Bella menyunggingkan senyum manisnya.


"Dimana Alison?" Tanya Kevin saat dia tidak menemukan keberadaan Alison, namun tatapannya tidak beralih dari Alisha yang terlihat cantik dengan gaun pengantinnya hari ini.


Liza ikut menolehkan kepalanya mencari keberadaan Alison yang tidak berada di samping Alisha.


"Mungkin dia sedang menemui rekan bisnisnya, kamu bisa menunggunya dan menikmati hidangan yang tersedia" Ucap Liza.


Kevin menganggukkan kepalanya dan memberikan senyumannya.


"PAMAN KEVIN" Teriak Aaron yang mengundang perhatian banyak orang.


Sedangkan Liza tampak bingung saat melihat Aaron memanggil nama Kevin, terlihat sekali kalau sebelumnya mereka sudah saling mengenal.


Kevin tersenyum saat melihat Aaron yang berlari menghampirinya.


"Aaron sangat merindukan paman" Ucap Aaron saat sudah berada di depan tubuh tegap Kevin.


"Paman juga sangat merindukan kamu"


Mereka saling berpelukkan, dan hal itu membuat Alison yang baru saja kembali dari pembicaraan dengan Raynand menatap dingin ke arah Kevin dan juga Aaron, tak terkecuali Alisha yang terkejut dengan kehadiran Kevin di pesta pernikahan nya.


.


.


.


Bersambung


Hai Author balik lagi.......


Maafkan Author karena udah lama sekali enggak update dikarekan baru saja sembuh dari sakit.....


Doakan semoga setelah ini author bisa lebih rajin lagi updatenya......


Terima kasih yang masih selalu setia menunggu kelanjutan cerita 3A.....

__ADS_1


Jangan Lupa, Like, Vote dan Komen 🙏


__ADS_2