
"Mr. Edgar" Sapa seseorang membuat Edgar menolehkan kepalanya.
"Ms. Elle, apa yang anda lakukan di sini?" Tanya Edgar saat Elle sudah berdiri di depannya.
"Ah, saya ingin membeli beberapa kue" Jawabnya.
"Anda sendiri kenapa bisa ada di sini, dan kenapa hanya berdiri saja di luar toko" Elle mengernyit bingung.
"Saya di sini mengantarkan Nona Alisha membeli kue" Balasnya.
Elle menganggukkan kepalanya "Apa berarti sekarang Alisha ada di dalam?"
Edgar menganggukkan kepalanya, langkah Elle yang akan masuk ke dalam toko kue terhenti saat ponsel milik Edgar berbunyi nyaring.
Wajah Edgar berubah menjadi pias setelah mendengar ucapan seseorang dari seberang telfon.
Setelah sambungan telfon Edgar terputus, tiba - tiba salah satu anak buah Alison datang menghampiri Edgar "Tuan Edgar, saya melihat mobil mencurigakan keluar melalui belakang toko kue, salah satu anak buah kita sudah mengikuti mobil tersebut"
"Nona Alisha" Edgar segera berjalan masuk mendahului Elle untuk memastikan keberadaan Alisha lalu di ikuti oleh Elle dari belakang.
"Shi*" Umpat Edgar saat tidak menemukan keberadaan Alisha maupun Aaron di dalam toko kue.
"Apa yang terjadi?" Tanya Elle saat melihat wajah gusar Edgar.
"Nona Alisha dalam bahaya" Ucap Edgar lalu menghampiri meja resepsionis untuk melihat rekaman CCTV yang terpasang di dalam toko.
Setelah mengalami perdebatan yang cukup lama, akhirnya dengan sedikit uang dan kekuasaan Edgar bisa meminta rekaman CCTV yang akan dia kirimkan kepada Alison.
"Sir, tunggu" Panggil Elle mengejar Edgar yang bergegas keluar untuk masuk ke dalam mobilnya.
"Ada apa?" Tanya Edgar dengan nada tidak bersahabat nya.
"Saya mau ikut mencari Alisha" Tangan Elle memegang pergelangan tangan Edgar.
__ADS_1
"Lebih baik kamu tidak ikut, ini cukup berbahaya dan beresiko" Edgar melepaskan tangan Elle dari pergelangan tangannya.
Elle menahan pintu mobil Edgar "Saya mohon, saya janji tidak akan membuat suasana semakin runyam dan menuruti semua ucapan anda" Mohon Elle dengan kedua tangan saling menangkup di depan dada.
Melihat tatapan memohon Elle membuat Edgar tidak tega namun dia tahu penculikan yang terjadi pada Alisha bukan hal yang sepele dan akan sangat berbahaya jika sampai dia mengajak Elle namun wajah Elle yang memelas membuatnya menuruti permintaan Elle dengan mudahnya "Masuklah, tapi ingat turuti semua ucapanku, dan kamu hanya boleh di dalam mobil apapun yang nanti terjadi" Ucap Edgar yang langsung di angguki oleh Elle lalu masuk ke kursi mobil bagian samping.
Sedangkan Alison yang baru saja selesai meeting mengepalkan tangannya erat saat mendengar kabar kalau Alisha dan Aaron berhasil jatuh ke tangan Dave, apalagi saat dia melihat CCTV yang terlihat jelas kalau Dave membawa Alisha yang dengan pingsan dengan tatapan kemenangannya.
Marah, dan kecewa bercampur jadi satu, dia kecewa karena Alisha sudah membohonginya dan nekat bertemu dengan Dave di belakangnya, dan dia marah karena Dave sudah berhasil menculik dua orang yang sangat dia sayangi.
"SI*L" Umpat Alison yang segera menyuruh Dominic dan Raynand untuk datang ke kantornya.
Dia tidak boleh gegabah dalam menangani hal ini karena jika salah sedikit saja maka taruhannya adalah nyawa anaknya dan juga Alisha.
Tidak lama pintu ruang kerja Alison terbuka menampilkan Raynand dan Dominic berjalan dengan wajah tanpa ekspresinya.
"Sesuai dengan lokasi yang chip aku berikan kepadamu, mereka masih di sekitaran Manhattan namun akan sangat sulit menemukan lokasinya karena di lihat dari pergerakkan yang di tunjukkan dari chips nya mereka memasuki sebuah hutan yang ada di pinggiran kota" Jelas Raynand setelah duduk di sofa tidak jauh dari Alison.
"Aku juga sudah memerintahkan beberapa anak buah untuk menuju ke lokasi dan kita akan menyusul kesana setelah Edgar berhasil membawa beberapa persenjataan yang kita butuhkan untuk melawan klan Alexander" Sahut Dominic.
"Baiklah kita tunggu sampai Edgar datang" Balas Alison yang kemudian memejamkan matanya dan memijat pelan pangkal hidungnya untuk menghilangkan rasa khawatir dan emosinya yang kini muncul secara bersamaan.
"Tapi kita tidak bisa menunggu kedatangan Edgar di sini, aku sudah menyiapkan tempat untuk kita mempersipkan diri menghadapi Klan Alexander" Balas Dominic.
***
Edgar dan Elle memasuki mansion Klan Alexandrov menuju ruang bawah tanah dimana berbagai macam persenjataan terkumpul menjadi satu, sejak tadi Elle hanya bisa menatap heran dan terkejut saat melihat berbagai macam senapan dan juga belati yang tertata rapi dalam sebuah lemari kaca.
"Sir ini...."
"Diam, dan jangan katakan apapun ataupun bertanya tentang hal ini, kamu hanya cukup tahu apa yang kamu lihat saat ini" Ujar Edgar setelah memasukkan semua senjata yang dibutuhkan ke dalam sebuah koper yang memang di khususkan sebagai tempat membawa beberapa senjata berbahaya.
"Kita keluar" Ajak Edgar saat melihat Elle masih berpikir keras untuk memahami tempat apakah ini.
__ADS_1
Setelah mendapat pesan dari Alison, Edgar menuju ke tempat di mana dia akan menyerahkan semua pistol dan belati yang dia ambil kepada Alison.
Selama di dalam perjalanan mereka hanya saling terdiam, memang inilah situasi yang Elle dan Edgar hadapi sejak tadi, walaupun Edgar terlihat tidak terlalu peduli dengan keberadaan Elle namun terkadang diam - diam Edgar melirik ke arah Elle.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di lokasi yang di kirimkan Alison kepadanya.
"Tetap berada di mobil, jangan keluar sampai aku kembali" Ujar Edgar yang mendapat anggukan dari Elle.
"Iya Sir"
Dari dalam mobil Elle melihat Edgar memasuki sebuah gedung yang sudah terlihat cukup usang namun masih terlihat cukup terawat walau tidak sepenuh nya terawat.
"Sebenarnya siapa Mr. Alison itu" Lirih Elle dengan suara kecilnya setelah melihat begitu banyak senjata ilegal yang di miliki Alison.
Elle harus menunggu cukup lama hingga tatapannya fokus pada Edgar yang keluar dengan tiga orang pria dengan satu orang laki laki yang berdiri memunggunginya sehingga dia tidak bisa melihat wajahnya.
Dia mengernyitkan keningnya saat merasa mengenali tubuh laki - laki yang kini masih berdiri membelakanginya, hingga laki - laki itu membalikkan badannya.
"Raynand" Cicit Elle saat melihat wajah laki - laki yang tadi membelakanginya.
Elle menggelengkan kepalanya dengan mata yang mulai memerah "Kita bertemu lagi setelah beberapa tahun berlalu Ray"
Raynand sendiri merasakan perasaan yang aneh lalu dia menolehkan tatapan matanya ke dalam mobil yang dikendarai Edgar namun dia tidak bisa melihat apapun dari dalam mobil karena kaca mobil Edgar yang gelap.
Elle hanya diam membeku saat Raynand menatap ke arah mobil yang di tumpanginya "Penampilan kamu sudah berubah Ray, dan mungkin saja kamu sudah melupakanku" Ujarnya dengan gemuruh hatinya yang ingin sekali menghampiri Raynand namun dia tidak mau melanggar ucapan Edgar dan membuat dia pada akhirnya hanya bisa melihat Raynand dari dalam mobil Edgar.
.
.
.
Bersambung
__ADS_1
Spoilernya next bab, akan ada adegan WARNING untuk kekerasan dan action dalam misi menyelamatkan Alisha jadi Yuk semangatt kasih Like, komen dan Vote agar Author bisa langsung update lagi (double up)....
Jangan Lupa Vote, Like dan Komennya ya🙏