Cinta Tulus Mafia Kejam

Cinta Tulus Mafia Kejam
Perdebatan


__ADS_3

Hari ini Aaron sudah di perbolehkan pulang seiring kondisinya yang semakin membaik


"Kita pulang ke penthouse ku" Ucap Alison yang berdiri dari duduknya menghampiri Aaron.


Alisha menghentikan aktifitasnya yang memasukkan baju Aaron ke dalam ransel baju miliknya.


"Tidak, aku akan pulang ke flat lagian sebentar lagi Michael akan menjemput kami"


"Akan lebih baik jika Aaron berada di lingkungan yang baik dan terjamin" Balas Alison.


"Apa kamu kira tempat tinggal ku tidak baik, kami sudah tinggal di sana selama bertahun - tahun, jadi kamu tidak berhak menyuruhku dan Aaron untuk tinggal denganmu" Ucap Alisha dengan tatapan tajam menunjukkan ketidaksukaannya dengan ucapan Alison.


"Aku tidak mengatakan kalau flat yang kamu tinggali tidak baik, aku hanya ingin kamu selalu dalam pengawasanku Alish dan Aaron mendapatkan perawatan terbaik" Jelasnya.


"Aku tetap tidak akan tinggal di penthouse kamu, kami akan tetap pulang ke flat" Ucap telak Alisha.


Alison mengusap kepala Aaron lembut "Aaron apa kamu mau pulang ke penthouse milik Dad, nanti di sana Dad akan memfasilitasi semua yang kamu inginkan" Bujuk Alison kepada Aaron.


Aaron yang tadi fokus ke arah iPad pemberitaan Alison segera mengangkat kepalanya mendengarkan ucapan Alison kepadanya.


"Apa Aaron boleh ke penthouse nya Daddy?" Tanya Aaron.


"Tentu saja, sekarang itu juga sudah menjadi milik kamu karena kamu putranya dad, bagaimana apa kamu mau pulang ke penthouse bersama dad?" Tanya Alison kepada anaknya.


Aaron menganggukkan kepalanya dengan semangat "Aaron mau dad" Jawab Aaron yang membuat Alison senang sedangkan Alisha memasang wajah tidak sukanya.


"Sayang kita pulang ke flat saja ya, sebentar lagi Uncle Michael akan datang menjemput kita" Bujuk Alisha kepada Aaron.


"Aaron ingin pulang ke penthouse nya dad, mom, disana tempatnya luas dan Aaron bisa bermain apapun yang Aaron suka" Jawab Aaron membuat Alisha berusaha untuk tetap sabar.


"Tapi kalau kita ke sana nanti Uncle Michael tinggal sendiri dong, apa kamu tidak kasian dengan uncle Michael?" Alisha masih berusaha untuk membujuk Aaron untuk mengurungkan niatnya ikut pulang bersama Alison.


Aaron memasang wajah sedihnya, di sisi lain dia ingin bersama Alison namun di sisi lain dia memikirkan ucapan Alisha barusan.


Tiba - tiba pintu ruang perawatan Aaron dibuka dari luar "Kalau kamu mau ikut daddy kamu pulang, Uncle tidak masalah tinggal sendiri asalkan kamu bahagia" Ucap Michael dari ambang pintu.


Tadi ketika dia akan masuk, dia mendengar percakapan antara kakaknya, Aaron dan Alison, dan ketika melihat ekspresi wajah Aaron yang tampak murung membuatnya mendukung keinginan Alison bukan hanya untuk Aaron maupun Alison tapi juga untuk Alisha agar bisa kembali dekat dengan Alison.


"Michael" Geram Alisha yang mengira Michael akan berada di pihaknya namun kenapa justru adiknya itu berada di pihak Alison.


"Apa benar, Aaron boleh tinggal di rumah Dad" Tanya Aaron kepada Michael.

__ADS_1


"Tentu, kamu boleh tinggal bersama Daddy kamu" Jawab Michael membuat wajah Aaron kembali ceria.


Alisha menghela nafasnya pelan, lagi - lagi dia kalah dengan Alison mengenai Aaron, ingin rasanya dia kembali menolak dan berdebat dengan Alison namun melihat wajah bahagia Aaron membuatnya kembali harus mengalah demi anaknya.


Ponsel Alisha yang berada di nakas berbunyi, Alison yang tidak jauh dari nakas melirik ke arah ponsel Alisha dan tertulis nama Dave dalam layar ponsel Alisha yang seketika membuat raut wajah Alison mengeras.


Alison terlebih dahulu mengambil ponsel Alisha dan mematikan panggilan dari Dave


"Apa yang kamu lakukan Al?" Ucap Alisha dengan nada marah karena tidak suka dengan kelancangan Alison.


"Aku tidak suka pria itu berdekatan dengan kamu kalau kamu tetap berhubungan dengan nya, aku tidak akan segan - segan untuk memecatnya dari perusahan" Ancam Alison.


"Kamu...." Tunjuk Alisha dengan cacian yang hampir saja dia ucapkan namun dia urungkan saat menyadari keberadaan Aaron dan Michael di dalam ruangan, dia juga tidak mau kalau karena dirinya Dave benar - benar akan di pecat dari perusahaan.


Alisha lagi - lagi harus menghela nafasnya pelan untuk mereda amarahnya setiap berdekatan dengan Alison.


Alison tersenyum kecil saat melihat Alisha kembali lagi mengalah dengannya.


"Sudah selesei, kita pulang sekarang" Ucap Alisha saat sudah selesei memasukkan semua pakaian Aaron.


Kini mereka semua berjalan keluar dari rumah sakit dengan Aaron yang berada dalam gendongan Michael dan Alisha yang berjalan di samping Michael.


Saat mereka hampir sampai di tempat parkir, tatapan Alison menajam saat melihat seseorang sedang menatap mereka dari balik pohon besar.


Tidak lama kemudian ingatan Alison merasa tidak asing dengan pria bernama Dave, dia memegang kepalanya, saat dia sedikit mengingat sesuatu, dia segera menghampiri keberadaan Alisha.


"Michael, kamu bawa Alisha ke penthouse menggunakan mobilku, aku ada urusan yang harus segera aku seleseikan" Perintah Alison memberikan kunci mobilnya kepada Michael.


Tanpa menunggu jawaban Michael, Alison segera berlari menjauh menuju tempat dimana dia melihat Dave namun dia sudah tidak menemukan keberadaannya.


Alison mengambil ponselnya dari saku kemejanya "Jemput aku di rumah sakit" Perintah Alison melalui telfonnya.


"****, kenapa aku merasa telah melewatkan sesuatu" Umpat Alison berusaha mengingat di mana dia pernah melihat Dave sebelumnya dan mengingat nama Dave yang juga merasa tidak asing untuknya.


Sejak kecelakaan yang terjadi padanya tujuh tahun lalu dan Amnesia yang pernah di alaminya membuatnya tidak dapat mengingat beberapa hal dengan baik, walaupun terkadang dia juga masih bisa mengingatnya.


***


Alison kini berada di tempat tinggal Raynand yang berada di Manhattan.


"Bukankah kamu waktu itu pernah mengatakan kalau Davin mengubah namanya menjadi Dave Alexander dan kamu juga pernah menunjukkan fotonya kepadaku, bisakah aku melihat fotonya lagi" Pinta Alison.

__ADS_1


"Tunggu di sini, aku akan mengambilkan berkasnya di ruang kerjaku" Balas Raynand.


Sedangkan Alison menunggu dengan tidak sabar, tidak lama Raynand datang dan memberikan berkas milik Dave.


"****" Umpat Alison saat melihat foto Dave sama dengan Dave yang dia temui bersama Alisha beberapa hari lalu.


"Sial, kenapa aku tidak bisa mengingat wajah ini dengan baik" Ucap Alison lagi.


"Mungkin karena keadaanmu yang mabuk, dan tidak seharusnya juga aku menunjukkan foto itu saat kamu berada di club" Ucapnya "Apa terjadi sesuatu" Tanyanya.


"Alisha" Lirih Alison mengambil ponselnya.


"Hallo, Michael dimana kalian sekarang?" Tanya Alison


^^^"Aku sendang berhenti di depan supermarket, Kak Alisha tadi izin untuk membeli sesuatu, ada apa?"^^^


"Lalu dimana Aaron?"


^^^"Aaron di dalam mobil bersamaku"^^^


"Kenapa kamu membiarkan Alisha keluar sendirian" Geram Alison.


^^^"Apa maksud kamu?, bukankah Kak Alisha sudah biasa melakukan apapun sendirian"^^^


Alison segera mematikan ponselnya, lalu melihat lokasi keberadaan Alisha lewat chip yang dia pasang di kalung yang dipakai Alisha.


"Aku harus pergi" Pamit Alison pergi meninggalkan rumah Raynand menuju keberadaan Alisha sekarang.


Sedangkan Alisha sedang memilih beberapa sayuran yang akan dia masak untuk Aaron, dia memang meminta Michael untuk menghentikan mobilnya di depan sebuah supermarket.


"Alisha" Panggil seseorang dari belakang tubuh Alisha.


Alisha menolehkan kepalanya "Dave" Jawab Alisha mengernyit bingung saat melihat Dave saat ini berisi di hadapannya di jam kerja seperti saat ini, dan dia juga merasa penampilan Dave yang berbeda dengan sebelumnya.


Dave sendiri memberikan seringai kecilnya saat melihat Alisha berada sendiri di dalam supermarket tanpa adanya Alison, apalagi kondisi supermarket yang siang ini sedang sepi pembeli.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.


Jangan Lupa Vote, Like dan Komennya ya🙏


__ADS_2