
Alisha terkejut saat melihat keberadaan
Alison di depan ruang perawatan Aaron sedang duduk bersama Michael.
"Kenapa kamu ada di sini" Tanya Alisha.
"Tentu untuk melihat Aaron, bukankah dia sudah melewati masa kritisnya" Ucap Alison berdiri dari duduknya.
"Bukankah aku sudah mengatakan kalau jangan ke sini lagi untuk menemui Aaron sampai aku mengizinkan kamu datang ke sini" Sahut Alisha dengan tatapan sinis nya.
"Dan melupakan ucapan mu untuk mempertemukan kan Aaron dengan ayah kandungnya jika dia sudah sadar dari kritisnya" Balas Alison
Alisha mendelik tajam mendengar ucapan Alison "Jadi selama ini kamu mengawasi kami berdua" Tanyanya
"Aku melakukan itu untuk menjaga kalian Alisha, banyak bahaya yang mengintai kamu dan Aaron" Balas Alison.
"Bahaya apa yang kamu maksud, aku tidak pernah punya musuh selama ini" Ujar Alisha yang membuat Alison terdiam.
Alison tidak mungkin mengatakan kalau Davin sudah bebas dan saat ini sedang mengincar dirinya dan juga Aaron, dia tidak ingin membuat Alisha merasa ketakutan dan khawatir dengan keadaan ini "Lupakan apa yang aku katakan, aku ingin segera menemui Aaron"
"Aku tidak mengizinkanmu" Alisha menatap Alisha dengan tatapan tidak sukanya.
"Suka atau tidak suka, aku tetap ayahnya dan aku berhak untuk menemuinya, dan kamu juga harus memenuhi janji kamu untuk mengatakan semuanya kepada Aaron" Ucap Alison dengan senyumannya melewati Alisha begitu saja untuk masuk ke dalam ruang perawatan Aaron.
Aaron menyunggingkan senyumnya saat menyadari kehadiran Alison "Paman Alison" Ucap Aaron dengan nada cerianya.
"Bagaimana keadaan kamu, apa masih ada yang sakit?" Tanya Alison.
Aaron menggelengkan kepalanya "Aaron sudah baik - baik saja paman" Jawab Alison untuk Alison.
Alison mengusap kepala Aaron dengan lembut "Kenapa kamu hari itu ada di perusahaan Whingston Grup?"
__ADS_1
"Aaron sangat merindukan Paman Alison jadi Aaron pergi ke sana karena ingin bertemu dengan Paman, tapi Aaron justru terjatuh dari tangga karena kurang hati - hati saat menaikinya" Aaron menjawab dengan raut sedihnya.
"Tapi Aaron senang karena hari ini Aaron bisa bertemu dengan Paman di rumah sakit" Raut wajah Aaron kembali menunjukkan raut bahagianya.
Alison menatap Aaron dengan tatapan sulit diartikan, perasaan nya saat ini campur aduk, antara perasaan bersalah dan penyesalan seolah menyatu jadi satu, lalu Alison membawa Aaron ke dalam pelukannya.
Sedangkan Alisha menatap pemandangan di depannya dengan mata yang berkaca - kaca, ternyata benar selama ini kata Michael kalau dia kurang peduli dengan perasaan Aaron, dia terlalu mementingkan dirinya sendiri sehingga selalu menghindari pertanyaan Aaron setiap bertanya tentang keberadaan ayahnya.
Alisha menyeka air matanya yang hampir menetes lalu berjalan menghampiri Alison dan Aaron.
"Mom, kemarin mommy bilang kalau akan mempertemukan Aaron dengan Daddy, apa Daddy tidak bisa datang sekarang saja karena Aaron ingin mengenalkannya kepada Paman Alison" Pinta Aaron yang membuat Alisha dan Alison saling pandang.
Alison sangat ingin mengatakan kalau dialah ayah kandung yang Aaron maksud tapi dia tidak mau membuat Alisha semakin tidak menyukainya karena ucapannya, dia ingin Alisha lah yang mengatakan sendiri semuanya kepada Aaron.
Alisha memejamkan matanya sebentar lalu menghela nafasnya pelan, ya dia tidak boleh egois dan mementingkan dirinya sendiri, se benci apapun dan se terluka apapun dirinya karena Alison dia tidak boleh mengorbankan kebahagiaan Aaron lagi, mungkin memang saatnya Aaron mengetahui semuanya.
"Aaron tidak perlu memperkenalkan Paman Alison kepada Daddy karena......" Alisha melirik ke arah Alison yang saat ini juga sedang menatap ke arah nya.
"Karena Paman Alison adalah ayah yang selama ini kamu rindukan" Jawab Alisha masih dengan menatap Alison yang menyunggingkan senyum leganya.
Mata Aaron berkaca - kaca lalu dia menatap Alison dalam "Apa benar Paman Alison adalah Daddy nya Aaron?" Tanyanya dengan suara tercekat.
Alison tersenyum lalu menganggukkan kepalanya "Iya, Paman adalah Daddynya Aaron" Jawab Alison.
Aaron langsung masuk ke dalam pelukkan Alison kembali dengan wajah yang memerah karena menahan tangisnya.
"Daddy, kenapa dad tidak pernah mengatakannya, Aaron sangat ingin setiap hari di peluk Daddy dan ternyata selama ini Aaron sudah pernah memeluk Daddy, dan Aaron juga senang mulai sekarang Aaron bisa mengatakan kepada teman - teman Aaron kalau Aaron juga punya Daddy seperti mereka" Ucap Aaron dengan air matanya yang membasahi kemeja milik Alison.
"Maaf, maafkan Daddy karena selama ini membuat kamu menahan rindu seperti ini, maaf karena membuat kamu harus merasakan penderitaan ini, maaf" Alison semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Aaron.
"Daddy jangan pergi lagi ya, jangan tinggalin Aaron dan Mommy lagi, Aaron tidak mau di ejek sebagai anak yang tidak punya ayah" Isak Aaron yang tepat menusuk hati Alison dengan rasa bersalah yang semakin mendalam.
__ADS_1
"Iya sayang, daddy berjanji tidak akan meninggalkan kamu dan mom lagi" Janji Alison kepada Aaron.
Alisha sendiri tidak bisa lagi menahan air matanya, tidak pernah terbayangkan oleh Alisha kalau situasi seperti ini akan terjadi dalam hidupnya, dia berfikir untuk selamanya dia tidak akan pernah bisa mempertemukan Aaron dengan ayah kandungnya, jutsru kebenaran mengatakan kalau ayah dari anak nya adalah orang yang dulu pernah begitu berarti dalam kehidupan nya.
Michael yang juga melihat semuanya akhirnya bisa menyunggingkan senyuman nya karena akhirnya Aaron bisa bertemu dengan ayah kandungnya, walaupun dalam hatinya tidak bisa sepenuhnya memaafkan perbuatan Alison kepada kakaknya namun semua itu dia kesampingkan demi kebahagiaan keponakannya itu, sudah cukup selama ini dia melihat wajah sedih dan murung Aaron setiap kali bertanya tentang keberadaan ayahnya.
"Mom sini, Aaron ingin memeluk mom dan dad secara bersamaan" Pinta Aaron kepada Alisha.
Mau tidak mau Alisha menuruti permintaan Aaron karena dia tidak ingin merusak senyum dan kebahagiaan anaknya.
Mereka bertiga saling memeluk dengan posisi Aaron yang berada di tangan antara Alisha dan Alison.
"Aaron sayang mom dan dad, kalian harus terus bersama Aaron jangan ada yang meninggalkan Aaron lagi" Ujar Aaron penuh dengan ketulusan.
"Dad juga sayang sama kamu dan tidak akan pergi lagi dari kehidupan kamu, dad juga berjanji akan selalu menjaga kamu dan mommy kamu" Ucap Alison menatap tepat amta mata Alisha.
Alisha memutus kontak mata antara dirinya dan Alison "Mom juga sayang sama kamu, mom tidak mungkin setega itu untuk meninggalkan kamu" Sahut Alisha.
Ya, kebahagiaan inilah yang dulu sangat di harapkan oleh Alison, namun dia tidak boleh terlena dengan kebahagian ini dan melupakan kalau orang yang bisa saja menjadi penghancur kebahagiaan nya masih berkeliaran di luaran sana, karena itulah Alison harus segera menemukan keberadaan Davin yang kini sudah merubah namanya menjadi Dave.
Dan juga dia harus memperjuangkan Alisha dan meyakinkan Alisha Kembali untuk mempercayai dirinya seperti dulu lagi.
.
.
.
Bersambung
Jangan Lupa Vote, Like dan Komennya ya🙏
__ADS_1