
Robert dan Toni sudah mulai menyusun kembali Rencananya.
Dia menggunakan perusahaan kecil untuk mengelabui perusahaan Betran. Entah trik apalagi yang dimainkan. Mereka mempertimbangkannya sangat matang dan bergerak sangat hati-hati.
Mereka mencoba masuk ke perusahaan Betran untuk mengajukan kerjasama.
****
Diperusahaan Betran tengah dilakukan interview untuk penerimaan sebagai sekertaris baru dan manager keuangan.
Direktur keuangan Tentu dipegang oleh Nyonya bos.
meskipun Betran mengijinkan Kleo bekerja tapi hanya 2 jam saja dikantor. Dia tidak ingin waktu untuk Axel tersita terlalu banyak karena pekerjaan, dia tidak mau putra kecilnya kekurangan kasih sayang.
Sama dengan Betran dia hanya akan kekantor saat ada hal -hal yang memerlukan kehadirannya.
Wah Betran emang jeli ya...hahhaha.
waktu cepat berlalu, saat ini baby ax sudah berumur empat puluh hari, Kleo sudah mulai bersiap untuk kekantor setelah merengek pada Betran.
Keadaan tenang sementara waktu tanpa ada masalah ataupun bahaya yang menghampiri.
Meskipun begitu Betran tetap posesif pada istri kesayangannya, musuh bebuyutannya belum diberantas sampai keakarnya.
Betran yang melihat Kleo didepan cermin langsung memeluknya dari belakang.
"Sayang kenapa kamu berpakaian sexy seperti ini, kamu ingin menunjukkan pada pria hidung belang mana hem."
"Aku hanya memakai dress apanya yang sexy?"
Jadi kamu lebih suka mata lelaki itu semua memandangmu hem?"
"Sayang, bubu...kan begitu, ini kan su sudah tertutup mana yang terbuka?"
"Masih mau membantah?baiklah ganti baju atau tidak perlu pergi sama sekali.,"
Kleo memberengut, dia memang tidak bisa melawan kalau sudah begini, daripada dikurung dikamar lebih baik mengganti pakaian.

"Apa sekarang kita sudah bisa pergi?"
"Tentu sayang jangan cemberut itu semua demi kebaikanmu, kamu bebas jika dirumah mau pakai pakaian sexy, kalau perlu tidak perlu pakai baju sayang, itu lebih menyenangkan, karena aku tidak akan susah untuk melahap dua buah chokochipku."
Bisik Betran ditelinga Kleo.
suara Betran sudah mulai serak, menandakan dia tengah diliputi gairah.
__ADS_1
Kleo yang paham akan singanya langsung saja mengalihkan pembicaraan.
"Sayang aku akan melihat Ax dulu, apakah dia sudah siap atau belum?"
"Dasar suami nggak ada akhlak, udah rapi juga main mau gempur aja, biarin dia jinakin sendiri ."
Betran sangat frustasi, dia butuh pelepasan dan istrinya malah meninggalkannya.
"Awas kamu Kle, beraninya kamu meninggalkanku saat si kobra bangun."

"lihat saja nanti malam akan ku buat kamu menimang si kobra."
Betran lalu menyusul istrinya yang sudah menunggu dibawah.
Kleo tertawa puas membuat suaminya tersiksa, tentunya hanya dalam hati, kalau tidak mau melihat singa mengamuk.
"Sayang ayo sarapan aku tadi menyiapkan menu kesukaanmu, ikan asam manis!"
Sebenarnya Betran tidak suka makan berat dipagi hari, tapi karena ikan itu sangat menggiurkan dia jadi lupa dengan pola hidup sehatnya.
Betran langsung duduk manis seperti anak tk, dia menunggu Kleo mengambilkan nasi untuknya.
Betran begitu lahap, memakan masakan khas istrinya itu. kekesalannya menguap entah kemana.
Memang Kleo pawangnya, ada saja trik untuk menaklukkan monster kesayangannya.
Suara perempuan menggema diseluruh ruangan.
Hayo coba tebak siapa yang berani bersikap bar-bar dirumah siraja hutan.....hahahha
Siapa lagi kalau bukan Sela.
Betran yang hafal langsung menyambut mami kesayangannya. Dari Sela dia mendapatkan kasih sayang Ibu, meski bukan ibu kandungnya Sela sangat menyayangi Betran.
"Mami, aku senang sekali Mami kesini, apa bujang tua itu berulah lagi?"
"Hus, kali ini Mami sangat senang karena Mami akan segera dapat menimang cucu?"
"Siapa Mi?"
"Tentu saja Dave, siapa lagi?"
"O...."
"Ck,,kau ini kaku sekali, bagaimna Kleo tahan dengan pria kutub sepertimu."
__ADS_1
"Mami, Apa kabar?"
"Baik sayang, mana cucu Oma?"
"Dia sama mimin, Ayo Mi ikut sarapan, aku masak ikan asam manis."
mereka lalu menuju meja makan
***
Dikantor ruangan khusus interview begitu ramai, meskipun hanya 2 kandidat tapi banyak sekali pelamar.
Tentu saja akan seperti itu, karena gaji yang ditawarkan sangat menggiurkan.
Kali ini seleksi dilakukan lebih ketat dari biasanya karena Betran tidak mau kecolongan seperti sebelumnya mempekerjakan ular diperusahaannya.
setelah melalui proses yang cukup lama mereka mendapatkan satu sekertaris laki-laki untuk Betran dan satu manager keuangan untuk Kleo.
Rio mulai banyak kemajuan mengenai hubungannya dengan Nina.
Richard group maju semakin pesat, menjadi perusahaan no satu, bukanlah hal yang mudah, banyak cara yang digunakan, bisa dibilang uanglah yang menjadikannya semakin kokoh, karena bagaimanapun, orang akan tunduk dengan kekuasaan dan uang.
baby Ax mulai merasa tidak nyaman terlihat dia mulai rewel, dan membuat Betran mulai menunjukkan tanduknya pada Kleo.
"Sayang." ucap Betran penuh penekanan, karena Betran sudah menyeting semuanya menjadi satu ruangan dengan keluarga kecilnya.
"Iya sebentar sayang."
"Apa kau mulai menentangku?"
Betran menatap tajam pada Kleo, membuat nyalinya langsung menciut, seketika berkas itu langsung ditinggal.
"Oh baby Ax ,sayangku,,, kenapa kamu nangis, kamu takut ya,,?"
Kleo mulai mengoceh dengan manisnya.
"Takut pada siapa?hem?"
"Oh takut pada monster yang mengamuk ya?"
"hahahaha."
Rio sontak langsung terbahak, kebetulan dia ingin meminta tandatangan, Bos jantan.
"Rio, kau mau mati ha?"
Rio langsung menutup mulutnya rapat-rapat, karena takut dikirim ke pedalaman papua.
__ADS_1
"Sayang, ayo kita ketempat om Rio saja disini bau asap ada kebakaran." ucap Kleo lalu berjalan keluar meninggalkan ruangan sang singa.
" hahaha,,, memang keberuntungan ku melihat singa jantan tak berkutik kaya anak itik kehilangan induknya..." batin Rio.