
Martin tiba-tiba dibuat pusing karena maminya tiba-tiba ingin menjodohkan dia dengan temannya. Karena Martin selalu beralasan, maka maminya memaksanya untuk dikenalkan dengan anak temannya.
Ditambah lagi Loren mengundurkan diri secara tiba-tiba.
"Jos.......!
Pekik Martin memanggil sekertaris pribadinya
Josep adalah Pria berumur 30 th. Dia belum menikah dan dia adalah orang sangat cermat. Dia bukan pria yang dingin seperti yang lain hanya saja dia tidak menyukai yang martin tidak suka karena memang itu pekerjaannya.
"Kenapa Loren mengundurkan diri secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. "
Hening diruangan itu, Jos tidak bisa menjawab karena dia sendiri juga tidak tahu.
Ambilkan kontrak kita dan aku ingin semua datanya.
Selang beberapa menit kontrak dan semua data sudah didepan meja.
Martin mulai membuka berkasnya.
Dia menaikkan satu alisnya setelah membacanya.
"Cuma ini datanya?"
"Ya pak?"
__ADS_1
Kenapa kau ceroboh sekali menerima data seperti ini.
Jos...hanya menunduk tidak bisa menjawab, hari itu sebenarnya dia tidak sempat memeriksa datanya karena dia harus segera menemani meeting ditambah lagi saat itu kantor sangat membutuhkan sekertaris, jadi dia memutuskan untuk langsung menerima saja.
Entah kenapa ada rasa yang mengusik hati Martin membuatnya tidak tenang, hanya perasaan ingin tahu atau karena dia menginginkan wanita yang telah membuatnya risau.
Dia berjalan keluar kantor menuju tempat tinggal Loren tapi hasilnya nihil, sehingga membuatnya semakin kesal.
"Ada apa denganku ini, kenapa aku khawatir padanya disana datanya tidak lengkap."
Dia mengeluarkan ponselnya menelfon seseorang.
"Aku ingin kau cari data Loren sekarang ,bagaimanapun caranya kau harus mendapatkannya."
Selang satu jam telfon Martin berdering.
"Apapun caranya aku tidak mau tahu, aku ingin data tentangnya secepatnya."
Martin langsung menutup telfonnya.
"Oh shit,,kenapa jadi seperti ini."
***
Kleo mondar mandir menantikan kepulangan Betran, karena tadi dia berpesan agar Kleo pulang lebih dulu, karena dia akan lembur.
__ADS_1
Sebenarnya bukan sekali ini Betran lembur tapi karena ucapannya yang meminta haknya membuat Kleo tidak bisa tidur.
Kleo akhirnya memutuskan untuk tidur karena sudah larut malam. Setelah dia menghubungi Rio dan memastikan suaminya dikantor dan baik-baik saja.Dia tidak menghubungi suaminya karena dia takut memancing otak mesum suaminya.
Selang satu jam Betran akhirnya sampai rumah, Dia langsung menuju kamarnya. Dia melihat istri tercintanya tertidur pulas, rasanya enggan untuk mengganggu tidurnya. Betran membersihkan dirinya setelah memakai piyamanya dia menyusul Kleo tidur menelusypkan badannya dibalik selimut.
Pagi hari seperti biasa Kleo bangun lebih dulu karena ingin melaksanakan tugasnya membuatkan sarapan untuk suaminya. Kleo merasakan tangan kekar melingkar dipinggangnya dan hangat ditubuhnya. Dia tersenyum karena sudah pasti suaminya yang melakukannya, dia berbalik dan melihat wajah tampan suaminya yang begitu tenang.
Sungguh pemandangan yang tidak membosankan untuknya
terbesit dibenaknya, kenapa dia bisa ajatuh cinta pada pria yang dulu sangat menyebalkan untuknya.
"Cup."
"Emmm!" Betran tiba-tiba ******* bibir istrinya. lalu melepaskannya saat Kleo kehabisan nafas.
"Iiiiiih kamu curang selalu mengambil kesempatan...,pura-pura tidur dasar suami mesuuuuummmmm!"
"Satu kosong."
Betran terkekeh, karena merasa senang dapat membuat istrinya kesal, menurutnya itu sangat menggemaskan.
Lalu Kleo berlalu kekamar mandi membersihkan diri dia berencana untuk segera membuatkan sarapan dan menghindari suaminya, dikamar mandi dia dikejutkan dengan Betran yang menyusulnya.
"Kkkkenaapa kamu masuk sayang?"
__ADS_1
Maaf teman-teman lama upnya...jangan lupa ya tetep dukung author dengan vote like dan koment ya....untuk Dave nanti akan ada ceritanya sendiri ya sama Martin