
Tiga pria keluar dari sarangnya.
Chelsea yang melihat sangat terkejut.
"Duar."
Bagai tersambar petir disiang bolong.
"Kenapa jadi begini, kenapa jadi pria brengsek itu diranjang?"gumam Chelsea.
"Maaf Tuan Robert, jika kami mengganggu istirahat Anda."ucap Betran basa-basi.
"Ah tidak Tuan Betran, kalau tahu anda akan datang sepagi ini, aku akan menyambut kalian dengan istimewa."
"Apa karyawanku melayanimu dengan baik?"
"Oh tentu saja, dia sangat memuaskan tamunya."sahut Robert.
"Kalau bukan karena kerjasama dengan wanita bodoh ini, aku pasti sudah menyingkirkan nya, aku sudah gagal karena kehilangan Tiara, sijalang ini ternyata juga tak berguna, cih.."
"Oh ternyata kak Robert, selera kakak seperti ini rupanya, tapi baguslah kak Tiara tidak bersamamu, berlian sepertinya tidak pantas bersanding dengan barang bekas,"
"Wah Tuan Betran, wanitamu sangat berani."
"Brengsek, awas kamu wanita sialan"gumam Robert
"Sepertinya, kau sangat menyukainya, kantorku tidak akan rugi jika kehilangan karyawan yang sangat berbakat seperti dia, aku rasa anda lebih membutuhkannya."
Ucap Betran penuh penekanan, dari kalimatnya sudah jelas dia telah membuang Chelsea
Chelsea langsung bersimpuh dikaki Betran, saat ini dia sudah tidak berkutik, hanya dengan menjatuhkan rasa malunya, berharap agar dikasihani tuannya.
"Tuan, tolong aku rasa, ini hanya salah paham kita bisa menyelesaikannya tuan,, aku minta maaf tuan, tolong ampuni aku Tuan."
"Singkirkan, tangan kotormu yang bau sampah dari tubuhku !"
__ADS_1
Saking takutnya dengan suara Betran tangan Chelsea langsung terlepas.
"Kle, bukankah aku sahabatmu, apa kamu tidak ingat aku sudah membantumu beberapa bulan ini,tolong aku Kle."
"Cih, aku tidak memelihara ular dikandangku,,,,karena aku jijik pada ular, apalagi ular betina sepertimu, sejak kapan kamu membantuku, bukankah suamiku membayarmu?dasar sampah."
Kleo benar-benar geram, rasanya dia ingin menggampar pakai sepatu cantiknya tapi dia urungkan, karena perutnya sedikit tidak nyaman.
"
"Sayang temanku ini sangat mengidolakanmu, aku ijinkan kamu memberikan tandatangan pada penggemarmu, aku mau makan es krim dibawah."
"Ayo Rio, kamu harus membelikanku sesuatu."
Rio masih mematung, dia bingung harus ikut atau tidak, melihat singa jantan yang sedang mengamuk.
"Apa kau tuli Rio, apa kau tidak tahu yang diinginkan nyonyamu?"
"Ah iya bos aku pergi dulu."
"Pemisi tuan Robert, kalian bisa melanjutkan aktivitas yang tertunda."
Setelah kepergian Betran yang disusul oleh Martin.
Chelsea dan Robert saling memaki.
"Sialan kenapa semuanya jadi seperti ini kau membuatku malu. ****** sialan." murka Robert
"Brengsek, kau yang bodoh, kenapa kau yang minum obat itu?"
"Dasar ****** bodoh, apa kau buta, apa kau tidak tahu aku yang masuk kekamar ini."
"Aku tidak tahu, lampunya padam, saat aku ingin menyalakan kau langsung menyerangku tanpa ampun."
"Tapi bukankah semuanya sudah terjadi, kenapa tidak kita lanjutkan saja, kenikmatan semalam. ternyata kau sangat liar, aku menyukainya."
__ADS_1
"Dasar bajingan,kau harus memberiku sebagian sahammu, setelah ini, Betran sialan itu pasti akan memblaclist namaku."
"Cih buat apa aku membantumu, kau sama sekali tidak menguntungkan, kecuali kau menjadi pelayan ku diranjang, dan selalu siap setiap kubutuhkan."
"kau pikir aku serendah itu, dasar bajingan."
"Berhenti mengataiku bajingan, ****** sialan, atau kau akan menyesal, aku akan mandi putuskan sekarang melayaniku diranjang atau berkeliaran dijalan."
Robert berlalu kekamar mandi kekamar mandi.
"Brengsek kenapa semuanya jadi seperti ini, Kleo sialan aku akan menghancurkanmu. gara-gara kamu bukan mujur malah hancur,,,,dasar ******."
Chelsea, tidak akan mau menjadi ****** Robert itu, dia memutuskan untuk memakai baju dan pergi dari hotel.
Tiba di apartemennya dia terkejut karena kopernya sudah diluar, dan ada empat orang berjas hitam.
"Kenapa kalian mengeluarkan koperku siapa kalian?"
"Mengingat Nyonya,
Tuan hanya akan memberimu tempat tinggal baru,
Silahkan ikut kami sebelum Tuan Betran berubah pikiran, jika sampai dia berubah pikiran kurasa kamu sudah tidak dapat menghirup udara disini
Chelsea akhirnya mengikuti saja, toh memang dia sudah kalah. Hal yang tidak dia duga Betran mengirimnya kehutan pedalaman.
hidup dengan suku pedalaman, dan hanya beberapa rumah disana yang dihuni tidak lebih sepuluh keluarga, minim pencahayaan karena tidak ada listrik.
"Kenapa kalian membawaku kesini sialan."
"Selamat menikmati "Taman rimba" Nona, Anda akan diawasi oleh Gao kepala suku,ingatlah semua kesalahan yang anda lakukan siapa tahu tuan berubah pikiran."
Mereka lalu meninggalkan Chelsea setelah memberitahukan pada kepala suku.
"Betran brengsek, sialan, awas kalian aku akan menghancurkan kalian....."
__ADS_1
🪴🪴🪴🪴🪴🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🪴🪴🪴🪴