Cinta Untuk Ceo

Cinta Untuk Ceo
Akhirnya aku tau...


__ADS_3

"Ada apa kle, kenapa Tiara bisa terpingkal-pingkal.?"


"Itu ma, dikantor Kleo, bosnya kalau kumat gilanya, kaya monster katanya? "


Mata pak Burhan langsung melotot....


"Kenapa jadi begini, apa yang dilakukan anak itu, kenapa Kleo sampai menyebutnya monster. " gumam pak Burhan.


Pak Burhan semakin penasaran, tidak mau menerka-nerka apa yang terjadi Pak Burhan langsung bertanya.


"Memangnya apa yang dilakukannya, sampai kamu bilang monster?"


Mendengar Ayahnya yang juga ikut tertarik dengan ceritanya Kleo semakin bersemangat menceritakannya.


"Dia itu Yah, kalau udah kumat gilanya, bisa habis semua karyawannya? sampai mau potong leher segala? Apalagi kalau dia lihat Kleo dekat laki-laki dia langsung..... "


Kleo tidak melanjutkan kata-katanya.


"Hampir saja aku keceplosan, masak iya aku bilang dia menciumku seenak jidatnya. huft"


"Langsung apa? " sahut Tiara.


"Kumat gilanya, mau makan orang. "


Mereka semua terpingkal-pingkal mendengar cerita Kleo yang menurut mereka sangat berlebihan.


Setelah mengobrol cukup lama mereka pamit pulang. Mereka harus cepat istirahat untuk melanjutkan aktifitas hari esok.


***


Betran pulang dengan perasaan bahagia yang sulit untuk digambarkan, satu kata yang pantas untuknya, jatuh cinta yang dapat mewakili semua senyum diwajahnya itu.


Dia berjalan masuk kerumahnya dengan senyum tiada henti hingga semua orang dapat ikut merasakan kebahagiaan dalam dirinya.


"Betran! "


Suara khas seorang wanita yang sangat dia hafal.


"Iya bu."


"Sepertinya kau sangat bahagia, apa gerangan yang membuat anak ibu sebahagia ini. "


"Tidak ada, hanya pekerjaan kantor saja. "


jawab Betran dingin. Ya selalu seperti itu sikapnya kepada kedua orangtuanya, dingin dan acuh tak acuh.


"Aku naik dulu, mau mandi. " Betran berlalu pergi.


Didalam kamar yang cukup besar, Betran membersihkan diri, selesai berganti baju Betran menghempaskan dirinya dikasur king size miliknya. Betran tersenyum sendiri Dia masih membayangkan wajah Kleo yang gugup karena sikapnya. Menurutnya sungguh imut dan lucu.


"Bagaimana aku bisa jauh darimu, jika wajah imutmu itu selalu mengganggu pikiranku."


Betran menghela nafas, memejamkan matanya.


Betran terlelap dengan rasa bahagianya sampai melewatkan makan malamnya.


***

__ADS_1


Hari sabtu para karyawan hanya bekerja sampai tengah hari mereka akan pulang setelah jam makan siang.


Kleo dijemput oleh Rio, dalam perjalanan mereka masih membicarakan perihal orang yang telah berkhianat pada perusahaan.


"Gimana Kle, apa kamu sudah dapat menemukan orangnya. "


"Aku menyimpulkan Kiki dibalik semua ini entah kenapa dia bisa melakukannya. laporannya yang dia berikan dengan laporan dari data pemasaran, sama sekali berbeda. Selama ini kita tidak tahu karena manager sebelumnya sepertinya tidak pernah meneliti sampai bagian pemasaran."


"Ya tentu dia tidak akan melacak, karena dia juga ikut andil didalamnya. Baiklah kumpulkan bukti itu, nanti akan kuserahkan pada Betran. "


"Ya aku akan menyiapkan semuanya."


Diruangan itu Kleo dan Rio tampak sangat serius. mereka terlihat mengumpulkan berkas-berkas sebagai bukti. Kejahatan Kiki.


"Kle gue mau tanya sebenernya hubungan lo sama bang Betran itu sudah sampai mana sih? "


"Apanya yang sampai mana, aku sendiri nggak tahu dengan sikapnya itu?"


Menurut lo bang Betran itu gimana orangnya?


Tanpa disadari Betran sudah berada didepan pintu mendengarkan percakapan mereka, Rio yang melihat tidak memberi tahu Kleo karena isyarat dari Betran. Kleo masih membelakanginya sambil memilih berkas berkas dalam boxfile mejanya.


"Gimana apanya ya seperti itu, kamu kan tahu sendiri


"Wah sepertinya ini kesempatanku buat balas dendam sama bos gila ini, kerjain ah hahaha! "


"Ya mungkin pendapat lo kan nggak sama kaya gue! "


"Ya kaya gitu, dahlah sombong."


mata Betran langsung membulat.


"Mampus lo Kle, kenapa lo tadi jawab kaya gitu, habis aku nanti kena sasaran kemarahan singa jantan ini Kle, yaampun. "


"Nyebelin, Ya kuakui dia memang tampan.


"Nyess.!" Hati Betran langsung adem seperti es yang mencair. wajah Betran langsung tersenyum.


"Akhirnya gue selamat, sekarang kelihatannya dia kegirangan. "


Tangan Betran bersedekap.


"Terus lo suka nggak sama dia?"


Belum sampai Kleo menjawab Betran mengisyaratkan pada Rio untuk keluar.


"His Bos gila itu emang nggak asik, gue kan juga pingin denger Kleo suka apa nggak sama lu. hu.. u"


"Aku nggak tahu, Dia seperti monster kalau lagi kumat tapi kadang dia bisa berubah seratus delapan puluh derajat seperti Dewa, sangat lembut dan perhatian! "


"Benarkah? " Mata Kleo langsung membulat.


Dia sangat hafal suara itu. Kleo berbalik memutar badannya.


"Mati aku, dasar Rio sialan, awas nanti kamu, tak jadikan cilok nanti. kenapa dia tadi diam aja ya. apa si monki ini mendengar semuanya. "


Wajah Betran menampakkan senyum liciknya. Dia Berjalan mendekat kearah Kleo. Kleo berjalan mundur saat Betran sangat dekat dengannya.

__ADS_1


"Sombong. " Betran mengulangi ucapan Kleo yang membuat nyalinya makin menciut.


Betran maju satu langkah, membuat Kleo juga mundur satu langkah.


"Galak!"


Betran maju lagi, Kleo semakin gemetaran.


"Nyebelin!"


"TAMPAN. "wajah Kleo sudah merona, karena malu dan takut memikirkan apa yang akan dilakukan Betran


"Yaampun dia mendengar semuanya, melihatnya tersenyum seperti itu, jangan-jangan dia mau menghukum aku lagi, dasar mesum."


Kleo sudah Bersandar didinding karena tidak ada Lagi yang bisa dia lakukan.


"Akhirnya, kau mengakui ketampananku."


"Ya tuhan aku malu sekali, adakah lubang bawah tanah yang bisa membawaku pergi darisini."


"Dari dulu aku memang sudah tampan."


"O... jadi sikap narsis Rio yang sampai tingkat Dewa itu ternyata training sama Simonki ini."


"Sepertinya kamu harus beli kacamata biar bisa melihat mana yang tampan dan tidak, biar kamu tidak sampai harus genit dengan pria lain."


Mata Kleo langsung membulat.


"Oh my god, Dia pikir aku rabun apa suruh pakai kacamata, Genit kepalamu kamu saja yang lebay, bener-bener ya Simonki ini ngajakin perang awas saja aku bales nanti."


Wajah Betran semakin dekat, sampai nafasnya terasa diwajah Kleo.


"Kkkka.....?"


"Cup...!"


"tukan Betran menang lagi.... kasihan kleo hahaha... (Author)*


Kleo hanya pasrah menikmati saja apa yang dilakukan Bosnya. Untuk melawan dia juga sudah tidak akan sanggup karena tenaga Betran jauh diatasnya.


Itu hukumanmu karena sudah mengumpatku.


Betran lalu berlalu pergi meninggalkan Kleo begitu saja dia sangat puas.


"Dasar mesuuuuummmmmmm!"


Betran malah cengar-cengir mendengar teriakan Kleo.


Tak terasa waktu cepat berlalu.


Selesai makan siang Kleo berjalan menuju ruangannya, dia berencana untuk segera pulang menyiapkan kebutuhan pikniknya besok.


"Bruk." Kleo tidak sengaja menabrak seseorang.


"Maaf." Kleo lalu berlalu pergi.


"Menarik." Ucap pria itu.

__ADS_1


Hayoo kira-kira siapa ya yang ditabrak oleh Kleo...?


kalau berkenan tolong tinggalkan votenya ya,jangan lupa like dan komen.❤❤


__ADS_2