Cinta Untuk Ceo

Cinta Untuk Ceo
Singa Betina


__ADS_3

Hayo masih stay kakak, jangan lupa likenya, hadiah Rio nanti dieps berikutnya ya,, dukung terus ya kak....jangan lupa votenya juga hehehe,, Happy reading


\=\=\=\=\=🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹😘😘😘😘\=\=\=\=\=\=\=\=


Rio berdiri menghadap jendela kaca diruangannya, menerawang jauh kedepan,,melihat keluar, banyak gedung pencakar langit, serta perumahan-perumahan elit.


Dia teringat dengan sosok perempuan yang semalaman mengganggu tidurnya, wajahnya yang terlihat lembut, hidungnya yang mancung, kulitnya yang bersih, memenuhi otak Rio, Menjadikan Rio tidak fokus pada pekerjaannya.


Entah kenapa Rio menjadi melow hari ini, banyak diam dan sering melamun, wajah gadis itu mampu mengacaukan pikirannya.


***


Betran dan Kleo baru turun dari pesawat. Tampak Rio sudah menunggunya.


"Hai Bos!" ucap Rio datar.


Betran dan Kleo menatap aneh pada Rio.


Dalam perjalanan biasanya didominasi oleh Kleo dan Rio kali ini tampak hening, hingga akhirnya Betran yang mulai mencairkan suasana.


"Ekhem, Rio gimana keadaan perusahaan apa ada masalah."


"Sejauh ini aman Bang, semua terkendali."


"Bagus, besok aku akan pergi keluar dengan Kleo, kau harus ikut dan kosongkan jadwalku besok, siapkan surat pemecatan."


"Untuk siapa bang?"


"Untuk orang bodoh yang berani memakai namaku untuk menindas orang lain." Betran menampakkan senyum jahatnya, sampai Rio bergidik ngeri melihat senyum bosnya itu, entah hukuman apa yang akan didapatkan orang itu.


Sementara Kleo tertidur pulas dipelukan Betran


***


Rio, Betran dan Kleo sudah bersiap menuju salah satu mall terbesar dikota itu, salah satu mall milik Betran.


tidak lama kemudian mereka sampai ditempat yang dituju.


"Sayang ngapain kita kesini?"


"Nanti kamu akan tahu sekarang pakai maskernya?"


Mereka semua memakai baju biasa tidak ada yang memakai baju formal. Rio hanya mengikuti saja karena dia sendiri belum tahu apa yang sebenarnya dilakukan Betran.


Sampai dilantai lima mereka menghentikan langkahnya karena ada keributan. Betran langsung menyaksikan live drama dari manager mall tersebut.


"Dasar karyawan rendahan, kamu nggak lihat apa saya lagi jalan, lihat baju saya ini harganya 50 juta, apa kamu bisa menggantinya?"


"Mmmaaf bu ssssaya tidak sengaja, tapi ibu tadi berjalan sambil lihat ponsel."


"Berani kamu melawan saya, kamu tidak tahu saya adalah orang kepercayaan pemilik mall ini dia adalah kekasihku, kamu tahu itu artinya saya bisa pecat kamu sekarang,"

__ADS_1


"Mmmaaf bu, sekali lagi saya minta maaf."


Gadisyang masih tampak muda dan cantik itu sampai bersimpuh dikakinya disaksikan banyak orang, termasuk tiga pasang mata yang melihatnya. Kleo sudah mengepalkan tangannya. Tapi Betran menahannya.


Betran sudah menyuruh Rio merekam semuanya.


Fina mengambil kopi sisa, lalu menyiramkannya pada Nina, gadis berpakaian rapi itu terkejut tapi dia hanya diam saja, dia bekerja sebagai staff administrasi. Tapi Vina selalu menyuruhnya melakukan pekerjaan officegirl.


Vina selalu melakukan berbagai cara untuk bisa memecatnya karena dia merasa tersaingi dengan kepandaian dan kecantikan Nina.


"Kau tahu aku adalah orang terdekat dan kekasih pemilik mall ini sekarang kau kupecat bereskan barangmu dasar gadis murahan kalau nggak becus kerja tidur saja dirumah ." ucapnya dengan angkuh dan sombong.


Kleo yang melihat sudah tidak tahan lagi melihat gadis itu dihina dihadapan banyak orang dan diperlakukan tidak sepantasnya.


Kleo menghampiri Vina.


"Plak."


Rio melongo tidak percaya Kleo menjadi wanita perkasa, inilah sisi lain dari Kleo yang tidak diketahui Rio.


Betran hanya tersenyum tapi dia tetap fokus mengawasi dia hanya melihat singa betinanya bertindak.


Sebuah tamparan mendarat dipipi Vina.


"Siapa yang kau katakan murahan?" Kleo membantu Nina bangkit .


"Bangunlah, kau tidak pantas bersimpuh didepan wanita gila ini." ucap Kleo.


Vina ingin menampar Kleo tapi tangannya dicekal oleh Kleo dan diputar kebelakang Kleo mengunci dan memelintirnya.


"Cih inikah kemampuanmu, ternyata mulutmu tak sebesar badanmu." Kleo mendorongnya hingga jatuh tersungkur lalu menyatukan telapak tangannya seolah membersihkan kotoran.


Merasa kalah dari Kleo Vina berteriak memanggil bantuan.


dan membubarkan orang yang menyaksikannya.


"Hey, apa yang kalian lihat, bubar kalian semua."


"Ckckck, pintar sekali kau menyuruh mereka pergi setelah kalah, wanita gila."ucap Kleo.


Membuat darah Vina semakin mendidih dia bangkit akan menampar Kleo lagi-lagi tangannya dicekal oleh Kleo.


Kleo menampar Vina untuk yang kedua kalinya.


"Kau yang tidak tahu siapa aku."


"Memangnya siapa kau, hanya wanita kasar dan nggak tahu malu, kenapa kau ikut campur, aku akan bilang pada kekasihku."


"Ckck, kasihan Vina," ucap Rio.


Betran malah asyik menyaksikan tontonan live para wanita itu.

__ADS_1


"Bos, lihat istri kesayanganmu."


"Dia memang singa betinaku Rio." Ucap Betran tersenyum.


"Benar-benar singa betina,,,, ckckck."Gumam Rio


Nina hanya berdiri mematung masih dengan isaknya dan baju yang basah karena disiram kopi, Rio memberikan jaketnya pada Nina,


"Pakailah ini, tenanglah semua akan baik-baik saja."


"Cih cari kesempatan".Gumam Betran.


Jantung Nina berdebar tidak karuan pasalnya ini adalah pria pertama yang berbuat seperti itu padanya meskipun banyak yang menyukainya tapi dia mengabaikannya.


"Cih, memangnya siapa kekasihmu, aku tidak takut." ucap Kleo.


"Betran richardo, pemilik mall ini puas kamu."


Kleo melirik Betran, yang dilirik hanya buat bodo saja dan mengangkat bahu.


Kleo lalu segera menetralkan keterkejutannya.


"Kenapa kau kaget, aku bisa menyuruhnya membuat kamu miskin sampai tuju turunan."


Kleo geleng-geleng kepala.


"Wah, wah, wah aku sampai merinding mendengarmu, sepertinya, kamu tidak hanya giila, wanita malampun kurasa masih lebih baik karena dia mendapat pengakuan dari laki-laki hidung belang, apa kamu bisa membuktikan kalau Betran Richardo pemilik mall ini adalah kekasihmu, jika kamu bisa membuktikannya aku akan bersujud dikakimu."


"Baiklah aku akan menelfonnya sekarang."


Ternyata masih banyak orang yang menyaksikannya dan ada yang merekamnya, tapi Rio sudah menjalankan perintah Betran, tidak ada yang boleh keluar dari mall ini seorangpun terutama yang merekam dan melihat pertunjukan itu.


Vina mencoba menghubungi no ponsel yang katanya milik Betran.


Kleo, Betran dan Rio masih belum membuka maskernya.


Ponsel Rio berdering semua melihat kearah Rio,.


"Ya halo." ucap Rio dan dilihat semua orang yang ada disana.


"Ss...siiiaapa kamu, kenapa no Betran ada padamu."


"Aku adalah sekertaris pribadi tuan Betran Richardo ada yang bisa kubantu Nona.?" ucap Rio tersenyum mengejek.


"Maaf Nona hanya orang penting yang bisa menyimpan no Betran Richardo." ucap Rio tegas.


"Dimana Betran, panggggilkan dia."


"Aku disini, apa kau mencariku Vina?"


Betran menyahut dengan menekan kata Vina dan membuka maskernya.

__ADS_1


Hukuman apa yang akan diterima Fina ya...jangan lupa dukung terus ya...


__ADS_2