Cinta Untuk Ceo

Cinta Untuk Ceo
Sudah hafal.


__ADS_3

Halo semua jangan lupa likenya ya..... biar nggak ketinggalan episodenya favoritkan karya aku ya.....


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Seorang pria tengah berdiri dengan menunduk, dia tidak berani menatap atasannya.


"Bagaimana kau bisa bertindak bodoh hah?"1


"Maafkan saya Tuan."


"Apa maafmu berguna, jika terjadi sesuatu dengan anakku?"


"Apa kau tahu karena kebodohanmu, anakku bisa celaka, dan jika itu terjadi, aku akan membunuhmu, apa kau mengerti hah?"


"Maaf Tuan, saya hanya tidak tega pada nyonya karena dia menangis, sangat keras."


"Aku tidak butuh alasanmu, jika sekali lagi kau membuatnya dalam bahaya, jangan harap kau bisa melihat matahari, Apa kau mengerti?"


"Baik Tuan."


Betran sudah menghakimi Bojes, dengan amarahnya. Kleo tidak tahu jika suaminya itu bisa berbuat diatas normal jika menyangkut tentang dirinya. Tidak ada yang berani menentangnya.


Selain kejam dan dingin, tentu uanglah yang berkuasa, banyak musuh Betran akan berpikir dua kali untuk mencari masalah dengannya.


Tapi tidak dengan Toni, karena dia mempunyai pelindung untuk dirinya yaitu mama Betran sendiri yang sampai saat ini diacuhkan oleh Betran.


Mereka seperti kutub utara dan selatan, sangat bertolak belakang tentu itu akibat ulah seseorang yang selalu menghasut dan membujuknya.


Betran sudah berbaik hati hanya memenjarakannya tapi sepertinya tidak untuk kali ini.


"Ya Tuhan, aku takut jika bang Betran kembali seperti dulu, dia akan menjadi monster yang mengerikan."


Sesuatu yang ditakutkan Rio, hanya dialah yang tahu. Dimana sang ayah sekarat, Betran membabi buta menghabisi orang yang tetap bungkam atas dalang kecelakaan ayahnya.


Hingga didetik terakhir dia mengakui kalau adik ibunyalah yang menyuruhnya.


Saat itu Betran hanya berpikir Baronlah yang harus menanggung semua perbuatannya, dia tidak ingin bermusuhan pada orang yang tidak bersalah. dia tidak ingin berselisih dengan sepupunya.

__ADS_1


Tapi fakta menunjukkan keadaan sebaliknya, sepupunya ingin mengambil miliknya, Rosi yang juga ikut berperan membohonginya, ditambah lagi ternyata mereka berkonspirasi merebut semuanya dari Betran, semua itu tentu menyulut amarahnya, api yang dulu padam sepertinya akan berkobar lagi.


Kleo duduk diruang tamu, Karena sudah waktunya suaminya itu pulang..


Tak berapa lama terdengar suara mobil, yang menandakan Betran sudah pulang.


"Suami mesumku sudah pulang, kenapa hari ini aku sangat merindukannya ya?"


Kleo berjalan keteras menyambut suaminya.


"Sore sayang."


"Hemm."


Kleo mengambil tas Betran.seperti biasa tapi kali ini Kleo bergelayut manja dilengan Betran. Betran sangat suka Kleo yang manja dengannya.


Kleo memasang senyum manisnya dan menggandeng Betran.


"Cih tumben dia sudah manis begitu, pasti ada maunya,,, gadis licik, kamu tidak akan lolos begitu saja."


Betran tersenyum manis.


"Baik Nyonya."


Kleo lalu menyusul Betran yang lebih dulu menaiki tangga.


Sampai dikamar Kleo melihat Betran yang melepas sepatunya, Kleo langsung membuka kancing kemeja Betran, dia berniat membantunya.


"Sayang apa kau menginginkanku? dengan senang hati sayang?"


"Hilangkan otak mesummu itu, mandilah dulu, aku akan menyiapkan air hangat."


"Tapi kau membuatku bergairah sayang."


"Kamu bau, aku tidak mau dekat suami mesumku yang bau."


"Benarkah?"

__ADS_1


"lihat sayang, ayahmu sangat jorok jangan meniru kebiasaan jeleknya ya sayang?"


""Cih kau selalu saja menghasutnya, jangan dengarkan ibumu, meskipun belum mandi ayah tetap tampan ingat itu."


"Hahahaha."Kleo terbahak, dia berranjak untuk menyiapkan air .


"Hey nyonya," Betran menarik Kleo hingga jatuh kepelukannya.


"Ada apa sayang katakan."


"Mandilah dulu nanti akan kukatakan padamu."


"Besok aku ingin pergi dengan Rio."


"Gubrak, kaget ya Betran hahahaha( Author)"


"Cih, sudah kuduga, aku sudah hafal, nyonya sepertinya kau memang selalu ingin bermusuhan denganku diranjang, hahaha, lihatlah singa betinaku, kamu tidak akan lolos malam ini."


"Sayang." Kleo memanggilnya dengan kuat, karena belum mendapatkan jawaban dari Betran.


"Pergilah, apapun lakukanlah asal kamu senang."


"Terimakasih sayang love you so much."


Kleo mencium bibir Betran sekilas lalu berlari meninggalkannya.


Betran cengo dengan perbuatan istrinya tapi dia langsung tersadar.


"Hey jangan lari kau membawa putraku.!"


Kleo sudah menutup pintu kamarnya, menuju keruang makan sambil cekikian.


"Rasain sayang jika adikmu bangun hahahahaha."


Betran hanya geleng kepala, menurutnya tingkah istrinya itu sangat menggemaskan.


"Beruntungnya bocah sialan itu, istriku sangat dekat dengannya, tapi awas saja jika putraku mirip dengannya, kucincang dia nanti."

__ADS_1


\=≠\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=Author ingin mengucapkan terimakasih karena tanpa dukungan kalian mungkin Author udah males dan tidak bisa nulis sampai sejauh ini makasih semuanya love you All...❤❤❤❤❤❤


__ADS_2