
Perjalanan Kleo dan Betran terasa begitu lama meskipun hanya ditempuh dalam waktu 30 menit.
Betran masih saja dengan kemesumannya yang membuat Kleo kesal karena tingkah usil suaminya
Mereka akhirnya sampai, mereka langsung menuju kamar hotel milik chelsea. Betran tentu tahu kamar yang akan dibuat menjebaknya tadi malam.
Martin dan Rio juga sudah berada di hotel tersebut.
Mereka yang melihat pasangan suami istri itu langsung menghampirinya.
"Hai Kle?"Sapa Martin hangat, karena Kleo adalah sahabat dan orang yang pernah mengisi hatinya. Dan sekarang dia harus mengikhlaskannya.
Betran tampak tidak senang dengan kehadiran Martin.
"Sialan kenapa ada bocah ingusan ini, menyebalkan, meskipun kau membantuku, jika berani menyentuh istriku, aku pasti akan menghancurkanmu."
Suasana terasa mencekam melihat sorot mata Betran yang mulai memanas karena sikap cemburu tingkat dewanya itu.
Sepertinya Betran amnesia, inikan hotelnya Martin.
Bucinnya kebangetan ya...
"Hai kalian ternyata disini juga?"kalian ngapain?"
Rio:"His tentu saja aku menyelesaikan tugasku yang semalam belum selesai.
oh ya bang bukannya ada meeting pagi ini kenapa kamu disini bang?"
"Aku lupa memberitahumu, batalkan saja!"
"Sayang kalau kamu tidak bisa menemaniku tidak papa, kalau meetingnya penting."sahut Kleo.
"Tidak, meetingnya tidak penting."
"Apa, astaga bisa-bisanya dia bilang tidak penting, kontrak kerjasama yang hampir 5M, dan aku harus menjadwalkan sampai tiga kali, belum lagi harus mendengar cacian mereka, kalau bukan perusahaan besar kurasa Pak Rehan sudah mendepakmu bang, dasar bos gila."Tentu saja Rio hanya berani mengucapkannya didalam hati.
"Tapi bang..."
"Apa...." Betran sudah menatapnya tajam."
"I,,iya bang nanti aku akan membatalkannya."
"Mampus gue bos singa udah mulai kumat gilanya, lihat itu udah mau memangsamu saja."
Betran merangkul pinggang Kleo.
"Cih posesif, tenang saja bang aku bukan pebinor aku juga sudah punya dirumah."
Betran sudah mengetatkan rahangnya. Dia sudah siap untuk meledak.
"Bocah sialan ...Kau....."
"Daddy, ayo kita segera memberikan hadiahnya."
ucap Kleo sambil mengelus perutnya yang buncit.
Gunung yang tadi akan meletup mengeluarkan api berubah menjadi angin yang menyejukkan dia tersenyum menatap istrinya, hatinya menghangat.
"Ayo sayang."
"Astaga pria menyebalkan ini ternyata tunduk dengan Kleo, tidak kusangka kau memang luar biasa Kle, hanya saja aku tak seberuntung dirinya yang mendapatkan cintamu.."batin Martin
"Apa kalian mau ikut denganku untuk memberikan hadiah padanya?"
Martin dan Rio saling bertatapan, karena mereka memang tidak tahu maksud Kleo, mereka melirik Betran, sedangkan yang dilirik hanya memasang muka datarnya.
Mode dingin on hehehe Author
Melihat Martin dan Rio seperti orang bodoh Kleo berjalan ditengah menggandeng tangan Martin dan Rio disisi kiri-kanannya meninggalkan Betran.
__ADS_1
"Kleoooo...."
Mendengar suaranya disebut dia langsung menghentikan langkahnya.
"Astaga kenapa aku bisa lupa kalau sedang bersama singa mesumku"
Betran langsung menerobos ditengah mereka bertiga dan merapatkan pinggang istrinya.
"Dasar gadis licik berani sekali kamu mendekati dua cecunguk itu, lihat saja aku tidak akan mengampunimu."
Kleo pura-pura tidak tahu saja, karena dia tidak ingin berdebat dengan singa jantannya.
mereka segera menuju kekamar Chelsea.
saat sudah dekat dengan pintu Kleo mengintruksikan pada mereka bertiga untuk bersembunyi dan memberi jarak pada Kleo namun tetap mengawasinya.
"Tok..tok..tok."
Chelsea yang mendengar pintu kamarnya diketuk sangat antusias sudah bisa ditebak bahwa itu Kleo.
"Lihat saja Kleo kamu pasti akan hancur,suamimu sudah berada digenggaman ku.."
Chelsea belum tahu siapa pria yang bersamanya karena tadi malam sudah terlanjur on, tanpa sempat menyalakan lampu.
Chelsea bergegas membukakan pintu, dia sengaja tidak memakai bajunya dan hanya membalut tubuhnya dengan handuk untuk membuat Kleo semakin panas.
"Ceklek"
Kleo menutup mulutnya dia sudah mulai memainkan dramanya yang berpura pura shock melihat suaminya berselingkuh.
"Chelsea, apa yang kau lakukan?"
"Ternyata, selain bodoh kau juga buta, tentu saja aku menghangatkan suamimu itu, lihatlah sepertinya dia sangat menikmatinya tadi malam sehingga enggan untuk membuka matanya."
"Tapi Chelsea kamu itu sahabatku kenapa kamu melakukannya?" ucap Kleo dengan wajah sendunya.
sedangkan ketiga Pria tadi masih mengamatinya dari jauh.
"Tentu saja, istriku memanglah luar bisa dia memang harus seperti diriku berkarakter dan punya banyak trik tentunya lebih licik dari musuhnya."
"cih berkarakter, berkarakter menyebalkan iya."
"Apa tadi kau bilang?"
"Tidak, aku tidak bilang apa-apa." sahut Rio.
"Hampir saja aku masuk lubang buaya."
Martin menatap Rio
"Cih Si Rio takut juga sama pria menyebalkan ini. gitu aja udah kicep."
"Lo nggak tahu pria ini bisa buat gue nggak makan tujuh turunan."
Itulah arti sorot mata Rio dan Martin yang sudah saling bertatapan.
Chelsea akhirnya mengeluarkan semua isi hatinya.
"Cih, sahabat, aku bukan sahabatmu, kamu pikir aku mau berteman denganmu, aku mau berteman denganmu karena aku ingin tahu tentang suamimu dan mendapatkannya. "
"Tunggu Chelsae suamiku itu sangat mesum padaku, apakah dia juga mesum kepadamu?"
Betran yang mendengar perkataan Kleo langsung mengumpatnya habis-habisan.
"Dasar gadis licik, kenapa kamu harus mengatakan kemesumanku, apa kau lupa setiap malam kau menjerit merasakan kenikmatan dariku. awas saja sayang kamu harus dihukum."
Sedang Martin dan Rio sudah menahan tawanya mendengar Kleo mengatakan Betran mesum.
Pria yang diranjang sama sekali tidak terusik, dia masih terlelap, karena kegiatannya semalam.
__ADS_1
Chelsea yang terpancing akhirnya semakin membuka aibnya.
"Tentu saja dia sangat ganas diranjang, lihatlah aku bisa memuaskannya, apa kau tidak melihatnya banyak sekali jejak cinta yang ditinggalkannya, berbeda denganmu, kau berjalan saja sudah susah apalagi untuk memuaskannya."
"wah-wah sepertinya aku memang harus belajar darimu untuk menghangatkan ranjang lelaki."
"Cih, kalau kamu memang tak bisa melayaninya lebih baik kamu meninggalkannya."
"wah, wah ternyata kau memang sebegitunya menginginkan suamiku, apa kau sudah tidak laku sampai harus mengobral badanmu itu.?"
"jika aku murahan suamimu tidak akan tergila -gila denganku, bukankah dia sangat menyeleksi ketat siapa yang layak untuk bersamanya?"
"Kau benar sekali, ibarat air dia akan menyaringnya seratus kali sebelum meminumnya."sahut Kleo dia tetap tenang.
"Dan sekarang suamimu itu telah memilihku."
Chelsea semakin gencar memprovokasinya agar Kleo merasa terbakar dan cemburu.
"Hahahaha..."
Tawa Kleo menggema membuat Chelsea bingung, kenapa dia malah tertawa melihat suaminya bermain dengan wanita lain.
"Hey kenapa kau tertawa, apa kau sudah tidak mencintai suamimu yang kaya raya itu, atau kau sudah jadi gila melihat suamimu tidur denganku dan akan meninggalkanmu."
"Tentu saja aku sangat mencintainya, sampai aku bisa mengetahui jika ada Ular betina yang mendekatinya."
"Lalu kenapa kau tertawa, dasar gila, atau dulu kau juga naik keranjangnya menjadi ****** agar bisa mendapatkannya."
"Plaakk."
"jangan menyebutku ****** dengan mulut busukmu itu. Jika kau menyebutku ****** lalu apa sebutan untuk orang yang sudah seranjang dengan suami orang."
Betran dan Rio sudah tidak terkejut lagi karena dulu dia sudah pernah menyaksikannya berbeda dengan Martin, meskipun dia pernah mendengar Kleo ikut latiha karate tapi dia tidak pernah melihatnya secara langsung.
Chelsea memegang pipinya yang terasa panas.
"Sialan tenaganya kuat sekali."
"Kurasa pelacurpun lebih baik darimu karena dia terang-terangan menjual dirinya, tapi kau ckckck... sebegitunya tidak laku sampai harus memaksa orang seranjang denganmu , menjijikkan.Kira-kira apa ya sebutan yang pantas untukmu?pelakor, tidak itu lebih baik, dan itu sebutan untuk manusia, kau lebih pantas disebut, ular betina."
Chelsea sudah mengepalkan tangannya, dia akan membalas Kleo. Darahnya mendidih mendengar penghinaan Kleo yang menyamakan dirinya dengan binatang. Kleo yang sudah paham dengan pergerakan musuh langsung menangkap tangan Chelsea dan memelintirnya kebelakang.
"Hey, kenapa kalian berisik sekali."
Kleo langsung mendorong tubuh Chelsea.
"Bruk."
Chelsea tersungkur dilantai. Chelsea langsung melihat kearah ranjang karena itu bukan suara Bos yang dikaguminya.
"Robert, kenapa kau bisa diranjangku kapan kau kemari?"
"Cih bukannya semalam kau sangat menginginkanku, dengan ganasnya kau memperkosaku."sahut Robert
"Kalau kau disana, lalu dimana Betran ?"
Chelsea sangat panik, gagal sudah rencananya yang akan minta pertanggung jawaban Betran.
"Tadi kau bilang aku buta?bukankah itu lebih pantas untukmu, kau juga menyebutku gila?bukannya kau yang tidak waras karena tidak tahu dengan siapa kau tidur,,,ckckck. Dasar sampah Kau mencari suamiku?Baiklah karena aku berbaik hati aku akan memanggilnya.
"Sayang?"
Tiga pria keluar dari sarangnya.
Chelsea yang melihat sangat terkejut.
"Duar."
Bagai tersambar petir disiang bolong.
__ADS_1
π’π’π’π’πΊπ’π’π’π’πΊπ’π’π’πΊπ’π’π’π’
nah itu udah kubongkar kedoknya Chelsea...votenya jangan lupa ya,,,sama likenya hehe....kasih tip juga boleh! ngarep hehe.....