
"Apa yang terjadi padamu,, aku akan segera menyusulmu."
"Tidak sayang,,, aku menolong temanku."
"Huft." Kleo mendesah dia sangat khawatir jika itu adalah suaminya.
"Baiklah kita ketemu dikantor nanti sayang."
"Hemm."
"Kleo.."
"Iya sayang, maaf aku tadi agak terkejut."Kleo tahu suaminya tidak suka jawaban deheman darinya.
"Love you Honey."
"Love you too."
***
Mami Dave sangat terkejut mendapat telfon dari Betran kalau putranya kecelakan. Dia segera menuju rumahsakit yang telah dikatakan oleh Betran tanpa memberitahu Reina.
melihat kedatangan mami Dave Betran langsung menghampirinya.
"Mami."
"Bagaimana keadaan Dave?"
"Dia tidak papa mam, Dokter sudh menanganinya, ada beberapa luka jahit dikaki dan tangannya."
"Mami sangat khawatir."
Betran mengajak Mami Dave untuk melihat keadaan Dave.
"Terimakasih kamu sudah menolong Dave."
"Jangan katakan itu mami bukankah aku juga putramu?"
Mami Dave memeluk Betran.
"Mami selalu berdo'a kalian berdua selalu mendapatkan yang terbaik."
"Mami aku harus pergi dulu, karena ada urusan yang harus aku selesaikan. tidak apa-apakan aku tinggal sendiri."
Rio yang dari tadi hanya menjadi pendengar kadang heran melihat sikap hangat Betran. Dia begitu perhatian dan sangat lembut memperlakukan mami Dave.
Betran berpamitan untuk pulang lalu menuju kantornya karena dia sebenarnya sudah tidak tahan untuk melahap istrinya.
***
Seorang wanita cantik dan sexy datang kekantor untuk mencari Betran.
Dia melewati meja resepsionis begitu saja dan langsung menuju ruangan Betran, tidak ada karyawan yang menghentikan langkahnya karena yang mereka tahu itu adalah orang penting untuk Betran.
Dia langsung menghampiri Yola.
"Apa Betran ada didalam."
"Pak Betran belum datang Nona, kalau boleh tahu ini dengan siapa?"
Wanita itu membuka kacamatanya.
"Kenalkan Aku Rosi, aku baru pulang dari london, aku ingin memberikan kejutan untuk tunanganku."
Kleo yang dari tadi memperhatikan wanita itu mulai berdecih.
"Cih, dasar murahan dia pikir siapa dia."
Kleo yang akan keluar keruangan Betran melihat apakah suaminya sudah datang atau belum, mengurungkan niatnya saat melihat Rosi.
"Baiklah aku akan menunggu diruangannya."
"Tapi Nona."Wanita itu langsung masuk ruangan tanpa memperdulikan ocehan Yola.
__ADS_1
"Mampus gue, bagaimana kalau Betran tahu bisa habis dia."
Tak lama kemudian sebuah mobil sport tiba dikantor dan turunlah dua orang laki-laki yang menurut karyawan diperusahaan itu sangatlah tampan meski aura es selalu terpancar diwajah keduanya.
Betran langsung masuk keruangannya, setelah Yola memberitahunya.
Saat pintu terbuka Rosi langsung mulai mengeluarkan suara manja dengan Betran.
"Hai kak Betran lama aku tidak melihatmu!"
Betran tersenyum kearahnya lalu duduk didepannya.
"Bagaimana kabarmu disana. apa kau baik-baik saja?"
"Tentu, oh ya kak sebenarnya aku ingin mengajak kakak buat makan siang apa kakak bisa?"
Rio tiba-tiba masuk tanpa mengetuk pintu.
"Bos rapat segera dimulai."
"Haii kak Rio, apa kabarmu?" Meski Rosi kesal dengan Rio, tapi dia harus berpura-pura didepan Betran.
"Kak bagaimana apa kita bisa makan siang bareng?"dengan nada manjanya, dan Rio sangat membenci Rosi karena dia tahu Rosi hanya memanfaatkan Betran karena balas budi Betran.
"Baiklah tunggu aku selesai rapat aku akan menyusulmu. Senyum mengembang diwajah Rosi.
Rio lalu permisi keluar karena dia muak melihat wajah Rosi yang bermanja dengan Betran meskipun dia juga sepupunya.
Rosi lalu pamit pada Betran dia akan menunggu di kantin perusahaan Betran.
Betran lalu menghubungi seseorang untuk menjebloskan antony kepenjara dan memastikan Antoni mendapatkan hukuman yang setimpal dengan semua bukti yang ada.
Selesai rapat Betran tidak mau menunda lagi.
Betran lalu menyuruh Yola keruangannya dan menyuruh Rio keruangannya juga.
saat ini Betran dan Rio serta Yola sudah berada didalam.
"Apa hubunganmu dengan Antoni?"
Betran sudah tidak akan berbaik hati lagi, meskipun dia wanita, Betran sangat membenci penghianatan.
Yola tidak bisa menjawab . wajahnya berubah pucat pasi.
"Brak."Betran menggebrak meja.
"Jawab, jangan membuat kesabaranku habis atau aku akan ?"
"Dia adalah kekasihku." jawab Yola dengan cepat.
Betran menyeringai."Apa yang direncanakan bajingan itu?
"Apa kau akan mengampuniku jika aku mengatakannya.."
"Jawab, aku tidak bernegosiasi."
Suara Betran menggema diseluruh ruangan.
Yola langsung terduduk lemas."Kami ingin balas dendam dan mengambil semua kekayaanmu.
"Cih kalian pikir mudah untuk menghancurkanku, dasar orang-bodoh."
"Rio bawa dia menyusul Antony. "
"Aku sudah mengingatkanmu,tapi kau terus saja mengabaikan perintahku,, dan kau berani berkhianat padaku."
Yolla bersimpuh dikaki Betran, tapi Betran langsung menendangnya dia benar-benar murka...
"Maaf pak, ampuni aku."dia menangis dan ketakutan, semenjak kejadian direstoran itu, Antoni tidak pernah menghubunginya, dia menghilang bak ditelan bumi. Artinya tidak akan ada siapapun yang dapat menolongnya, karena Betran tidak akan pernah menarik ucapannya.
"Sekalipun kau wanita aku tidak akan sungkan, apalagi jalang sepertimu tidak pantas berada dikantorku, dasar sampah."
"Rio, lakukan tugasmu."
__ADS_1
"Baik bang."
"Tolong ampuni aku." Yola masih terus memohon. Betran langsung meninggalkan ruangan untuk menemui istrinya.
Rio menyuruh orang untuk menyeret Yola kekantor polisi.
"Dengar Yola, penjara lebih baik daripada kau menjadi santapan buaya jadi diamlah, atau aku akan membuat mulutmu tidak dapat mengeluarkan suara."
Yola diantarkan kekantor polisi dengan semua bukti yang ada tentu dia mendekam dipenjara.
***
"Sayang."
Kleo sangat terkejut saat mendapati Betran memeluknya dari belakang.
"Apa kamu sudah makan sayang kenapa kamu tadi tidak membangunkan aku?"
"Aku tahu kamu sangat lelah."
Betran terus saja menciumi leher jenjang Kleo, membuatnya merasa sangat geli.
"Aku menginginkanmu."
"Ini dikantor sayang."
Betran mengajak Kleo keruangannya dia tidak peduli dengan yang lainnya sampai melupakan janji makan siang dengan Rosi. Saat ini dia sudah tidak tahan ingin melahap istrinya itu.
Dia mengunci ruangannya dan mengirim pesan pada Rio agar tidak mengganggu ya sampai sore.
Betran menuntun Kleo keruang pribadinya.
"Sayang ini dikantor."
"Apa kamu lupa aku bosnya, dan aku akan bekerja keras untuk mewujudkan impian ayahku. memberikannya banyak cucu."
"Emhhh."Desahan lolos dari bibir Kleo dia tahu dia tidak akan bisa menolaknya dan terjadilah pergulatan panas diruangan itu.
***
Rosi sangat geram menunggu Betran tidak biasanya Betran mengabaikannya. Selama ini Betran selalu memperhatikannya dan tidak pernah lupa padanya tapi saat ini sudah sampai dua jam dia menunggunya.
Berkali-kali dia menghubungi Betran namun telfonnya tidak diangkat. Dia memutuskan untuk kembali keruangan Betran tapi pintu ruangan tersebut dikunci.
Dia keruangan Rio. Setelah menemukan Rio dia langsung menanyakan keberadaan Betran.
"Kak Rio dimana kak Betran?"
"Dia sedang sibuk, kau tidak perlu menunggunya pulanglah."
Meskipun mereka berdua sama-sama sepupu Betran Rio tidak pernah menyukai Rosi karena Rio tahu Rosi hanya ingin memanfaatkannya dia adalah wanita ular, tidak jauh beda dengan Yola.
"Tapi kak dia sudah janji padaku."
"kalau kau tidak mau pergi tunggulah sampai besok. Sampai dia selesai mennikmati kebersamaannya dengan wanitanya."
"Cih dasar jalang, kalau bukan karena bos Betran menghargaimu aku tidak sudi berbasa basi denganmu,"
"Apa maksudmu kak!"
"Hei, kau lulusan London bukan, seharusnya kau tidak bodoh untuk memahami kata-kataku. apa kau pura-pura tidak tahu kalau dia sudah menikah."
Rosi mengepalkan dua tangannya, bukannya dia tidak tahu Betran menikah meskipun dia tidak datang. Tapi dia akan tetap berusaha mendapatkan Betran, dan akan merebut Betran dari istrinya..
"Aku tidak peduli, dia hanya milikku."
"Bangunlah dari mimpi bodohmu itu Rosi atau kau akan menyesal, gue saranin jangan mengusik singa yang telah tidur, atau kau tidak akan selamat."
Rosi pergi meninggalkan Rio, tapi dia menghentikan langkahnya.
"Dia akan jadi milikku lihatlah nanti."Dia menutup pintu dengan keras..
hai kakak-kakak jangan lupa votenya dong....salam hangat dari author ya....🌹🌹🌹🌹
__ADS_1