Cinta Untuk Ceo

Cinta Untuk Ceo
terungkap 2


__ADS_3

"Duar."


Rosi bagai tersambar petir disiang bolong, bagaimana tidak. dia hanya berpura-pura sakit.Dia mengeluarkan banyak uang dan mengancam dokter yang menanganinya untuk ikut bersandiwara dengan permainannya.


Dokter Delon sudah pucat pasi, sandiwaranya akan terbongkar pasti dia akan dipecat dari rumahsakit dan tidak bisa membuka praktek dimanapun itulah kebiasaan Betran. Tapi dia harus melakukannya karena keluarganya ada ditangan Rosi.


"Aku akan berbicara dengan dokter Edo sebentar sayang ucap Betran mengajak Edo keluar ruangan."


Tinggal Kleo, Rosi dan dokter Delon.


"Bagaimana Rosi apa kamu masih mau melanjutkan sandiwaramu didepan suamiku."


Kleo sudah menyalakan kameranya saat rosi mematung melihat kearah Delon.


"Sandiwara apa maksudmu, aku tidak mengerti." Rosi masih bersikap seperti orang tak tahu apa-apa.


"Cih, masih berpura-pura, kamu tidak paham atau memang bodoh."


"Jaga ucapanmu kak, aku masih menghargaimu, karna kamu istri kak Betran."


"Aku tidak butuh penghargaan darimu, pelakor."


Rosi sudah mengangkat tangan akan menampar Kleo, Tapi Kleo sudah menangkap tangannya lebih dulu dan menghempaskannya dengan kasar. Baginya itu sangatlah mudah. Rosi bukanlah lawan yang sebanding denganya juara satu taekwondo.


Betran yang akan kembali masuk keruangan. menghentikan langkahnya mendengar Kleo yang lantang berbicara, Dia penasaran dengan apa yang dibicarakan.


"Jangan berani menempelkan tangan kotormu itu pada wajah cantikku atau suamiku tidak akan mengampunimu. Dengar baik-baik apa yang akan aku katakan pelakor. Kamu pikir aku tidak tahu kalau kamu berpura-pura sakit untuk menarik perhatian suamiku.


Suamiku memanglah tampan hahahaha....." Tawa Kleo terdengar pelan tapi mampu membuat dokter Delon bergidik ngeri. Ternyata tidak hanya Betran yang kejam, sepertinya istrinya juga sama gumam Delon pelan.


"Kuakui itu tapi apa kamu tahu dia tidak suka barang bekas."


Kleo melempar foto-foto Rosi diranjang bersama Jesen.


Rosi terkejut dengan apa yang dilihatnya.


Dokter delon sudah berdiri gemetar mendengar perdebatan wanita itu.


"Hahaha....,kamu pikir Betran akan percaya padamu."


Kleo masih santai menanggapinya. Sedangkan sang dokter sudah mengakui kekalahannya.


"Nyonya ampuni aku, aku terpaksa melakukannya nyonya tolong ampuni aku aku tidak bermaksud menipu tuan Betran tapi wanita itu mengancamku Nyonya.


"Tenang dokter Delon keluargamu aman bersamaku. jika kamu tidak percaya aku akan menelfonnya."


Kleo melakukan panggilan video call dan tampaklah keluarga dokter delon baik-baik saja. Dia sudah terbebas dari penyekapan anak buah Rosi. dokter Delon disuruh keluar oleh Kleo.


Dokter Delon keluar dia terkejut melihat Betran, tapi Betran sudah membekap mulutnya agar diam.

__ADS_1


"Jadi bagaimana adik sepupu, apa sudah tidak ada pria yang mau denganmu , dan gelarmu itu tidak laku sampai kamu harus beralih profesi menjadi pelakor."


"Kurang ajar kamu Kle, jangan kamu pikir bisa menang dariku."


.


"Kamu masih tidak mau menyerah juga, aku tidak akan menghancurkanmu, jika kamu mau mengakuinya didepan suamiku, kamu pikir aku tidak tahu kalau kecelakaan yang dialami suamiku itu adalah rencana busukmu dan ayahmu."


Aku punya semua bukti kebusukanmu dan ayahmu. Kau punya dua pilihan mengakuinya pada suamiku bukti itu aman bersamaku atau membusuk dipenjara.


"Duar."


Rosi kembali terhenyak bagaimana Kleo bisa mengetahui semuanya sedangkan Betran selama ini tidak tahu.


"Mungkin suamiku tidak tahu, tapi dia akan segera tahu."


Betran masih berdiri dibalik pintu, tangannya sudah terkepal.


Rosi yang keras kepala masih saja belum menyerah.


"Hahaha, kamu pikir kak Betran akan percaya padamu.


Aku memang berpura-pura sakit agar aku bisa selalu bersama dengan kak Betran, aku mencintainya dan aku akan merebutnya darimu Nyonya."


"Plakk."


Tamparan mendarat dipipi Rosi, Rosi memegang pipinya yang sudah panas dan memerah, tamparan Kleo begitu kuat. Darah Kleo benar-benar mendidih melihat kelakuan sepupu yang tidak tahu malu itu.


"Jangan mengeluarkan kata cinta untuk suamiku dari mulut kotormu itu, kamu tidak tahu siapa aku, sepertinya sebutan pelakor itu tidak cukup untukmu, dasar ular betina. Kamu telah membangunkan singa yang tertidur.


Kleo mendorong Rosi lagi hingga dia tersungkur dan menampar untuk yang kedua kalinya.


Betran tidak menyangka istrinya benar benar jelmaan singa Betina.


"Wow nyonya Betran ini benar-benar kejutan untukku."


Betran masuk karena dia tidak ingin istrinya sampai tidak terkendali. Berpura -pura tidak tahu apa-apa.


"Rosi kamu kenapa?" Betran membantunya berdiri dan duduk diranjang.


"Kak." dia sudah akan mengadu perbuatan Kleo padanya.


Kleo sudah memotongnya.


"Dia tadi terjatuh benarkan Rosi."


"Bohong kak, dia tadi menamparku kak aku juga tidak tahu apa salahku, dia menyalahkanku karena kakak selalu menemaniku."


"Apa itu benar sayang?" tanya Betran yang juga menahan emosi karena geram dengan Rosi yang sangat licik.

__ADS_1


Kleopun tidak kalah geram, tapi dia harus bisa mengendalikan diri didepan Betran. Melihat Kleo terdiam dengan sorot mata membunuh, Betran tahu istrinya sangat kesal.


"Dokter Delon." teriak Betran berapi-api.


Rosi tersenyum mengejek karena merasa Betran membelanya.


Dokter Delon masuk dengan tubuh penuh keringat.


"Baiklah sayang karena dokter Delon ada disini dia akan menjelaskan sejarah penyakit jantung Rosi." ucap Kleo dengan santai.


"Dokter selesaikan tugasmu?" ucap Kleo


Delon langsung bersujud dikaki Betran memohon ampun karena telah membohonginya. Delon akhirnya mengakui semua sandiwaranya.


"Keterlaluan kamu Rosi. Aku sudah berbaik hati menjagamu, meninggalkan istriku, merawatmu, aku tidak menghancurkan perusahaan ayahmu karena aku mengingat kebaikanmu, tapi kamu mengkhianati kepercayaanku dan kamu tahu Rosi"


Betran menjeda kalimatnya.


" Aku tidak suka penghiatan aku akan menghancurkan penghianat Rosi." Suara Betran menggelegar dirumahsakit.


"Dan kau dokter Delon tunggu giliranmu."


"Kak maafkan aku." Rosi sudah memohon seperti pengemis dia memeluk kaki Betran.


Kleo sudah malas. Dia memilih pergi meninggalkan Betran menyelesaikan urusannya dengan Rosi


Betran menghempaskan Rosi dengan satu hentakan kakinya.


"Menjijikkan." Betran mengatakannya sambil berlalu keluar ruangan menyusul kleo yang meninggalkannya.


Kleo menemui Edo.


Betran lalu menghubungi seseorang.


"Ganti plan B." Betran lalu menutup telfon.


"Terimakasih kak Edo kamu mau meluangkan jadwalmu demi membongkar kebusukan wanita itu."


"Sama-sama, aku harus segera kembali Martin menungguku dia akan mengantarku kebandara."


Edo memeluk Kleo yang sudah dianggapnya seperti adiknya sendiri.


Kleo tidak bisa menolak karena dia sudah membuat laki-laki ini meninggalkan istri dan pekerjaannya.


Langkah Betran terhenti.


Betran yang melihatnya matanya sudah merah.


Setelah Edo berlalu terdengar suara yang membuat bulu kuduk kleo merinding.

__ADS_1


Biasakan untuk like,komen dan vote jangann lupa ya kakak💐💐💐


__ADS_2