Cinta Untuk Ceo

Cinta Untuk Ceo
Kehangatan Keluarga


__ADS_3

Selesai dengan pertengkaran, keluarga Betran dan Kleo berdatangan.


Mereka juga ingin melihat cucu pertamanya.


Berlin sangat antusias dengan keponakannya apakah dia akan mirip dengan kakak kesayanganya atau tidak. Mereka sudah berkumpul diruang perawatan.


"Kakak lihatlah dia sangat mirip denganmu, hidungnya matanya semuanya adalah dirimu."ucap Berlin antusias.


Kleo hanya tersenyum, melihat kehangatan keluarga Betran.


"Selamat sayang, akhirnya kamu jadi ibu."


"makasih bu,,,"


"Ibu tahu kamu adalah wanita yang baik jangan mengecewakannya lagi, dia mungkin masih marah padaku."


"Bu, tenanglah Betran sudah memaafkan ibu, dia adalah pria yang baik dan bertanggungjawab, dia juga sangat sayang keluarga. mungkin dia hanya belum mengerti dengan semua ini."


"Terimakasih sayang, ibu sangat bersyukur mempunyai kamu untuk menjaganya."


"Aku yang harus berterima kasih bu sudah melahirkan lelaki hebat seperti Betran, dan aku berharap anakku akan sehebat dia juga."


"Sayang ibu sangat bahagia."


Wina memeluk Kleo dengan deraian air mata karena terharu.


"bu bolehkah aku bertanya?"


"tentu saja sayang, apa yang ingin kau tanyakan."


"Bagaimana kedudukan anak ibu dan saudara ibu,, dalam hatimu bu?"


"Tentu saja semuanya penting."


"Jika ibu harus percaya salah satu, siapa yang akan ibu percaya."


mendengar pertanyaan dari Kleo, Wina sadar kemana arah pembicaraan menantunya itu.


"Sayang mungkin selama ini ibu memang salah , tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya, tapi mulai sekarang, kalian adalah yang utama."


"Terimakasih bu, aku sangat bahagia, aku harap singaku itu segera sadar dengan perubahan ibu."


Mata Wina menyipit


"Apa itu panggilan sayangmu untuk anakku yang yang dingin itu?"


Kleo menutup mulutnya, lalu mereka tergelak bersama, menarik perhatian keluarga yang tengah memperhatikan si malaikat kecil.


Betran tertegun baru kali ini dia melihat tawa sang ibu tanpa beban dan rasa bersalah.


hati Betran tersentuh, ibu yang sangat dirindukannya, tapi Betran masih enggan mengakuinya, bahwa rasa rindu itu hanya kasihan saja, dia menghianati hatinya karena rasa benci, kisah kelam itu kembali berputar diotaknya.


Betran memilih beranjak dari tempat itu.


"Aku jadi kakek sekarang, tak terasa ternyata aku sudah tua."ucap Burhan tiba-tiba.


"Cih, tua tapi kebelet kawin."

__ADS_1


bisik Bernard ditelinga Burhan.


"Sialan ." tapi Burhan hanya mengatakan lewat matanya saja.


Sedangkan Bernard tersenyum mengejek.


"Cucuku sangat tampan seperti ayahnya, siapa dulu kakeknya, tentu dia akan menjadi seperti aku."ucap Bernard


tiba-tiba Wina menarik telinganya,


"Aku tidak ingin dia keras kepala seperti mu."


"Au-au sakit sayang, baiklah kau menang."ucap Bernard.


"Cih, suami takut istri."gumam Burhan.


tentu Bernard mengerti.


mereka duduk bersampingan dan masih melanjutkan perdebatan bodohnya.


"Brengsek, aku hanya....mengalah saja."


"Takut, ya takut saja, pakai mengalah,"


"Biarin daripada gak dapat jatah."


Ketahuankan singa itu mesumnya turunan dari siapa.


"Cih pantas saja anakmu mesum sepertimu."


"Yang penting kan dapat bibit unggul."


"Kamu mau coba."


"Sialan aku masih normal tahu, nggak suka terong, masih tau mana donat mana molen."


"Nggak martabak aja sekalian."


sekarang gantian Burhan dan Bernard yang tergelak bersama.


"Seperti nya kita memang harus berkumpul bersama."


Celetuk Tiara yang baru muncul, dia tadi masih menyelesaikan meeting dengan Kliennya.


"Kak Tiara aku sangat kangen, singaku itu sangat menyebalkan, kau harus memberinya pelajaran."


Adu Kleo tanpa henti entah apa yang dibicarakannya.


Tiara hanya geleng kepala melihat tingkah konyol Kleo.


"Bukankah kau pawangnya, kenapa mengadu pada kak Tiara."


Sambung Rio yang baru datang karena ditelfon singa jantan tiba-tiba, entah urusan apalagi.


"Apa sih, syirik aja,,, gak bisa lihat orang seneng dikit, jomblo mana peka."


"Gue udah punya tahu."

__ADS_1


"Mana bawa sini kalau beneran ada nanti aku minta suamiku buat kasih kamu bonus."


"Bener ya Nyonya bos."


"Iya,"


"Tunggu bos kecil, besok kubawakan tantemu kesini."ucap Rio sambil mencubit gemas pipi sekecil.


"Oh ya kak namanya siapa siganteng ini kak?" tanya Berlin.


"Tanya sama abangmu, aku belum kepikiran siapa namanya."


"Boleh kukasih nama nggak?Amir Khan."


"Rupanya kak Rio suka bolywood."Canda Berlin


"Hemm Le min ho aja."kata Tiara.


"Wah pecinta korea."


"Rio Febrian aja biar mirip namaku."sambung Rio lagi


"Dasar bocah sialan, berani sekali kamu kasih nama, dia itu anak siapa?


"Mati aku Bos singa sudah datang, bisa dipotong bonusku nanti."


Rio melirik Kleo meminta bantuan dengan isyarat mata.


"Sayang kamu dari mana,, dicari kak Tiara lho dari tadi."


Kleo sudah berkedip dengan Tiara.


"Oh ya Betran adikku tadi mengadu katanya kamu sangat menyebalkan memangnya apa yang kamu lakukan?Apa kamu sudah memberinya hadiah setelah dia melahirkan, sebagai ucapan terimakasih mu karena dia sudah memberikan sikecil tampan."


Betran terdiam otaknya serasa buntu kenapa tidak terpikirkan olehnya.


Untuk menutupi rasa malunya, tentu Betran tidak kurang akal.


"Tentu saja sudah tapi tentu akan kuberikan nanti."


ucap Betran setenang mungkin.


Kleo menatap penuh curiga apalagi rencana sijantan ini.


Tanpa disadari orang lain Betran menulis pesan untuk Rio, membuat Rio langsung panas dingin.


meskipun begitu, tetap pekerjaan genting begini dia bisa diandalkan.


Rio pamit keluar karena ada urusan mendesak.


"Dasar bos sialan selalu mengancam."gerutu Rio.


Emang ya Rio selalu jadi korban, kapan jadi tersangka nya ya....hahahhahahah(Author)


Bagi yang punya saran nama buat anaknya singa jantan boleh boleh tulis dikolom komentar ya....


kira -kira apa ya isi pesannya.... Betran buat Rio

__ADS_1


🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴


makasih semuanya yang udah ngasih bnyak like buat Author,,, dan masih selalu nunggu upnya....


__ADS_2