
"Manis sekali gadis itu tapi kenapa aku tidak pernah melihatnya ya?lihat Martin sebentar lagi gue gak jomblo lagi."
"Besok gue tanyain aja pada Kleo, kalau udah pulang."
Rio tidak jadi pergi kekantin, karena ditabrak gadis itu dan kembali kelantai atas, dia memutuskan untuk delivery saja.
Ponsel Rio bergetar terlihat nama yang terpampang,
"Bos singaku."
buru -buru dia mengangkatnya sebelum bos singanya mengamuk.
"Halo Bos!"
"...............
"Apa?" Rio terkejut dengan yang didengarnya.......
".............
"Baik bos, maaf aku hanya heran saja kenapa sudah pulang."
"Huft."
"Sebentar lagi gue bertemu dengan singa jantan itu lagi, kenapalah rasanya cepet banget, gue masih mau menikmati masa lajang gue, udah balik aja tu bos gila."
"Chelsea, gue bakalan dapetin lo." Rio tersenyum licik.
****
"Sayang aku masih, belum puas liburannya kenapa cepet banget sih?"
Betran lalu meraih pinggang Kleo menghadapkan pada tubuhnya.
"Sayang lain kali kita bisa melakukannya lagi, ada hal penting yang harus aku urus oke."
"Tapikan kita baru satu minggu."
"Lain kali kita liburan keluar negeri oke."
"Janji?"
"Hem,,,"
Kleo mengecup pipi Betran,
"Aku sangat mencintaimu." Kleo memeluk Betran sangat erat seperti takut kehilangan Betran.
"Cintaku lebih besar Kle, akupun sangat takut kehilanganmu,"
Setelah puas dengan pelukan erat Kleo, Betran melonggarkan pelukannya.
"Sekarang kamu bereskan semuanya, kita beli oleh-oleh sebentar untuk Ayah."
"Untuk ibu?" tanya Kleo.
"Kle..."
__ADS_1
"Baiklah aku mengerti."
"Sepertinya memang sulit membujuknya untuk memaafkan ibunya ."
Betran lalu berjongkok, menghadap perut Kleo.
"Sayang jangan nakal diperut mama oke, Ayah sangat menyayangimu."
Betran mencium perut Kleo.
"Sayang mandilah aku akan menyiapkan pakaian untukmu." ucap Kleo.
****
Kleo pergi jalan-jalan dihari terakhirnya untuk memburu oleh-oleh, dia sangat antusias berbelanja. meski kandungannya sudah berjalan lima bulan tapi perut Kleo belum begitu besar.
Tapi yang pertama Kleo tuju adalah makanan Betran sampai heran.
"Sayang kamu tadi kan sudah makan, apa kamu sudah lapar lagi, makanan seperti itu nggak baik sayang!"
"Aku kan makan berdua mana kenyang cuma makan roti sama jus dua gelas. kamu mau anakmu kelaparan?"
"Ya,,,ya,,,ya, aku tidak mau anakku kelaparan."
Betranpun tak bisa membantah ucapan sang istri, semenjak Kleo hamil Betran memang banyak mengalah.
Kleo lalu mendekat dan duduk disamping Betran.
"Makanlah dengan benar, baru nanti kita belanja."
"Aku mau makan es krim lima bungkus."
"Kamu yakin."
Kleo mengangguk.
"Tapi sayang kamu sudah makan sebanyak ini apa kamu tidak takut perutmu sakit?"
Kleo mulai mengelus perutnya.
"Sayang kamu dengar ayahmu tidak mau membelikan es krim keinginanmu."
"Baiklah, baiklah, jangan menghasut anakku."
"Ckck,, dasar gadis licik, kau selalu menggunakan anakku untuk keinginanmu, aku takkan mengampunimu, nanti."
Betran lalu beranjak meninggalkan Kleo untuk membeli es krim.
Melihat Betran sudah menjauh, dia mulai mengelus perutnya lagi
"Lihat ayahmu sangat menyayangimu, pria yang begitu sombong dan dingin kini menjadi sosok ayah yang begitu hangat dan lembut. Ingat nak jadilah anak yang kuat seperti ayahmu."
Kleo tersenyum memandangi Betran berjalan sampai punggungnya tidak terlihat lagi.
__ADS_1
Tak lama kemudian Betran kembali dengan lima bungkus es krim,
"Ini untuk jagoan ayah."
mendengar perkataan Betran Kleo jadi terdiam.
Betran mengusap pipi Kleo lembut, melihat perubahan raut muka Kleo yang tiba-tiba.
"Hey, ada apa sayang, es krimnya kurang?"
Kleo menggeleng
"So?"
"Bagaimana kalau anak kita nanti bukan jagoan tapi, seorang princes?"
"Bagiku sama saja, kalau dia princes, dia akan menjadi princes yang kuat dan cantik sepertimu."
Kleo akhirnya tersenyum bahagia,
"I love you."
"Love you my wife."
saat melihat kios bunga Kleo langsung menghampirinya dan mengambil foto disana.
Dia sangat menyukai bunga,
Setelah puas dia melanjutkan membeli barang-barang untuk dibawa pulang.
Kleo merasa tidak nyaman tiba-tiba perutnya aktif bergerak.
"Sepertinya anak kita tidak nyaman yang?"
"Seharusnya kamu pakai baju yang nyaman, ayo kita beli, kasihan anakku."
"Ya udah ayo."
dalam sekejap Kleo sudah berganti baju menjadi dres, meskipun tidak bisa memakai baju yang baru dibeli tapi dia tidak mungkin membiarkan anaknya merasa tidak nyaman didalam.
Kleo merasa sangat bahagia karena Betran sangat perhatian padanya, setiap hari dilalui mereka dengan rasa bahagia jika ini mimpi, Kleo tidak ingin terbangun dari mimpi indah ini.
"Semoga tidak ada lagi yang mengganggu kebahagiaan kita."
Kleo teringat Rio, kira-kira apa yang cocok untuknya... pria Kleo masih bingung mau membelikan apa...!
"Aku belikan ini saja mungkin ya....!"Kleo cekikian sendiri melihat reaksi Rio nanti saat menerimanya.....!!!
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Kira-kira apa ya hadiah buat Rio?"
Jangan lupa likenya ya kakak......🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
__ADS_1