
" Seno dilarang menemui Sonia, bukan berarti Nia juga tak boleh mendatangi Seno." Ujar Sonia yang membuat Frem kembali ingin menabrak kekasihnya ini.
" Stop! Tak sengaja rezeki, kalau diulang lagi sudah dosa. " Ujar Sonia berkelit dari serangan Frem.
" Sonia kesini untuk menyampaikan pesan pada tuan Seno Fremudya Permana kalau hari ini ada acara penataran Catin di KUA, calon istrinya sudah siap, apa kira- kira tuan yang bersangkutan punya waktu untuk turut acara penataran masal itu? " tanya Sonia seperti seorang pengirim pesan.
Mendengar Sonia menyebutkan kata calon Istri, jantung Frem kian berdegup kencang, rasanya ingin keluar dari dada Frem.
"Hah...Hah...
" Tentu dia tidak mau melewatkan kesempatan berduaan dengan calon istri. " Jawab Frem dengan tersenyum centil setelah berhasil mengatur degup jantungnya.
" Tidak sibukkah??
" Sesibuk apapun kita, harus sempat Untuk menjalani pendidikan pra- nikah ini. Banyak yang tidak tahu kalau Penataran sebenarnya sangat penting." Jawab Frem mantap.
Wafi yang dari tadi berpura lelap tak kuasa menahan tawa.
He...He... he....Wafi terkikik geli. Ia tertawa karna gaya seperti orang lain Sonia dan balasan sok disiplin Frem, juga karna ia sendiri lupa menyampaikan pesan dari kantor KUA tentang penataran masal di KUA hari ini, akibat tadi menggoda Frem yang dipergokinya lagi galau. Niat menggoda malah berujung kenang mengenang dan berurai air mata. Lagian Wafi mengira itu tidak dianggap penting oleh Frem.
" Maaf non Sonia, Wafi yang lupa menyampaikan pada Bos, untung hari ini memang tak ada meeting penting." Ucap Wafi kemudian. Sedang kedua orang itu hanya membalasnya dengan melambaikan tangan.
Dikantor Urusan Agama J K.
Didalam sudah duduk Sebanyak 49 pasang pengantin, masing- masing sudah diatur jadwal nikahnya. Hanya untuk Penataran, sengaja dikumpulkan pada hari Rabu terakhir, ini karna Jadwal sudah mepet jelang lebaran.
" Asslamu'alaikum calon penghuni Syurga...."Sapa pak KUA mengawali pembicaraan didepan Pasangan Catin tersebut.
Semua menjawab Salam dengan antusias.
" Syukurlah tidak ada yang tidak mau didoakan sebagai calon penghuni Syurga. Lanjut pak KUA.
Semua tersenyum menatap kagum pada kepala KUA itu.
" Menikah adalah jalan menuju Syurga wahai pasangan Catin yang dimuliakan Allah. Dimana dengan pernikahan akan menyelamatkan orang dari Jahatnya Syahwat. Nikah itu sendiri adalah akad yang mengandung kebolehan melakukan hubungan suami istri dengan lafal nikah /kawin. Selain itu, menurut kompilasi hukum Islam, perkawinan adalah akad yang kuat atau mistaqon gholidhon untuk menaati perintah Allah dan melaksanakannya adalah ibadah.
" Karna menikah itu ibadah sehingga menikah menjadi salah satu jalan menuju Syurga. Baik itu Syurga dunia maupun Syurga diakhirat kelak.
__ADS_1
" Sudah pernah merasakan Surga dunia? " tanya Pak KUA.
" Sudah..." Ada banyak pasangan yang terjebak oleh pertanyaan Jebakan Bapak itu.
" Berarti sudah banyak yang salah jalan sebelum memutuskan untuk menikah. " Ucap pak KUA lagi.
Sebenarnya sebaik- baik sebuah perjalanan, adalah yang dimulai dari niat yang bersih.Sebaik- baik pernikahan adalah yang dimulai dari hubungan yang benar dan bersih. "
Hadirin kasak kusuk, kecuali Frem dan Sonia. Karna mereka merasa belum melakukan perbuatan yang melanggar batas apalagi menodai kesucian pernikahan.
Semoga Allah memberikan ampunan terhadap dosa besar ataupun dosa kecil. Amiin...
" Dari catatan medis saudari calon pengantin Wanita tidak ada yang positif, semoga catatan medis ini semua asli. " Ujar Pak KUA lagi sembari tersenyum.
" Bapak sengaja bertanya seperti tadi, karna kebetulan yang ditatar hari ini semua berstatus gadis dan perjaka. Tidak lupa salam selamat datang khusus buat Tuan muda Permana yang sudah bersedia berkumpul dengan kita semua. Walaupun tidak sulit bagi Tuan muda dan tuan putri Sonia untuk penataran secara frivat.Tapi nampaknya pasangan rendah hati ini bersedia menyempatkan waktunya beramai- ramai dengan kita semua.
Semua mata tertuju pada Frem, ketika pak KUA berbicara arah padanya. " Wow...Baru tahu ada tuan muda segagah ini. " Ujar sebagian besar dari kaum Wanita menatap kagum pada Frem, sedang Sonia sebelum masuk sengaja Frem memakaikan penutup wajah pada gadis ini.
Frem tersenyum, sedang Sonia cemberut."CK,Dia sengaja pamer ketampanan, sementara aku diminta menutupi muka ini. " Sonia mendecak dalam hati, melihat banyak kaum hawa menatap kagum pada Senonya.
" Jangan cemburu, mereka hanya bisa melihat." Bisik Frem seperti mengetahui bahasa hati Sonia.
Para Ledies, masih menatap kagum wajah Frem.
" Tadi saking grogi ngak sempat lihat- lihat." Balas gadis yang lainnya.
Setelah mendapat pelototan dari calon suami mereka, barulah mereka terdiam.
Pak KUA berdehem dan melanjutkan Wejangan.
" Mhem...Menikah adalah salah satu cara untuk memulai bersyukur terhadap Jodoh dan Rezki yang diberikan Oleh Allah SWT. Pasangan yang dihalalkan untukmu,itulah perhiasan yang paling indah bagimu, jangan melongok yang bukan bagian kita, karna apa yang diberikan adalah yang pantas untukmu, sesuai dengan Firman Allah SWT dalam Alquran bahwa jodoh adalah cerminan diri.
“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula”. (An-Nur: 26).
Jadi jangan memandang jodoh orang lain, bersyukurlah dengan jodohmu, jika merasa belum sesuai maka tingkatkan rasa syukur dan keimanan, maka kalian akan melihat cintamu makin bersinar."
Kemudian pengawai Membagikan Buku.
__ADS_1
" Ini buku berisi peraturan pergaulan suami istri secara islami, berikut niat doa berhubungan dan mandi. Disana juga dilengkapi dengan rahasia meningkatkan kasih sayang dan resep saling membahagiakan secara islami. Jelas pak KUA lagi.
" Wow...Kayaknya Penataran kali ini dapat yang lebih dong pak..." Ucap beberapa pasangan yang langsung membuka buku yang diterima.
" Ya...Ini buku dibelikan khusus sebagai hadiah oleh Hamba Allah yang sukses dalam bisnis maupun berumah tangga. "
" Siapa Ya???
" Hamba Allah yang tidak mau menyebutkan namanya. Sekalian biaya nikah semua pasangan pengantin ini sudah ditanggung oleh beliau." Ujar Pak KUA.
Hadirin semakin heboh. Pak KUA segara mengetuk mejanya. " Buku itu tidak akan bermanfaat, bila adik- adik semua tidak membaca dan mengamalkannya.
Ingatlah bahwa pernikahan bisa menjadi neraka dunia bila yang menjalaninya diawali dengan niat yang tidak baik, dan dalam menjalaninya tidak saling mengasihi dan membahagiakan sesuai dengan syariat. Maka pilihlah oleh pasangan semua, mau pernikahan yang membawa bahagia atau justru sebaliknya. Saya fikir tentu semuanya ingin kebaikan bukan? Maka mari mulai dengan niat yang baik, dan jalani dengan saling mengasihi membahagiakan dan melengkapi, karna semua hamba tiada yang sempurna, seorang menjadi pelengkap pada pasangannya, dan sebaliknya. Jangan pernah saling merendahkan kekurangan masing- masing, tapi lengkaplah kekurangan pasangan kalian dengan kelebihan yang kalian miliki."
Semoga rumah tangga yang akan adik- adik bina menjadi rumah tangga yang SaMaWa. Amiin..
" Sepertinya karna sedang berpuasa, tenggorokan bapak tak kuat bicara banyak lagi. Semoga sehat dan selamat sampai hari pernikahan dan bila pernikahannya sudah terjadi mudah- mudahan bahagia sampai Akhir hayat. Amiin...
Assalamu'alaikum....
Semua menjawab Salam dengan lebih semangat lagi. Mendapatkan yang gratis, siapapun pasti senang.
Frem sangat bahagia hari ini, bisa menggenggam tangan kekasihnya, ia juga berusaha keras mengontrol gejolak hatinya, agar bisa menjaga hubungannya diawali dengan suci sepertinya kata pak KUA tadi.
Berbeda dengan Jean dan Ella, mereka memilih tidak ikut Penataran, karna esok malam mereka akan segera menikah. Mereka juga tidak ada acara pingit- pingit, jadi setiap rindu bisa bertemu, apalagi sejak menikah mami Jessi seolah tidak punya waktu Mengurus apalagi memprotes hubungan mereka.
" Istriku, pasangan hidupku, teman halalku melewati hari tuaku, walau kisah kita terlambat dibukukan, tapi setelah tercatat sejarah tentang cinta kita. Abang tak mau lagi ada catatan noda. Cukup kebejatan dibelakang, kedepannya Abang hanya ingin catatan indah, rapi dan bersih. " Ujar Hendra terdengar lebai menurut Jessi, tapi kata- kata itu berhasil mengikat langkahnya hingga tidak berani lagi membuat onar baik untuk Jean ataupun Frem.
Tapi dosa selalu menggelisahkan baik dosa masa lalu ataupun yang baru. Berkali Jessi terbangun dari tidurnya dengan ketakutan yang besar akibat mimpi buruk yang selalu datang.
" Sayang...Mimpi lagi? " tanya Hendra setiap kali melihat istrinya terbangun ditengah malam dengan berkeringat dingin.
" Jika aku dituntut, berarti penjara rumah terakhirku, apakah kau akan meninggalkanku? " tanya Jessi dalam ketakutan.
" Kan sudah kukatakan sebelum nikah sayang, andai tidak ditambah lagi daftar kasusmu setelah ini, maka Abang akan mencintaimu sampai akhir hayat, setia selamanya walau jeruji memisahkan kita. " Ujar Hendra sembari memeluk Erat Jessi.
" Kita Bersuci ya..." Bujuk Hendra selanjutnya.
__ADS_1
Jessi tidak membantah.