Deliverance Love

Deliverance Love
15


__ADS_3

" Tok .. tok .. tok .. Nona ada hal penting yang perlu saya sampaikan "


Mawar terbangun dari tidurnya , " astaga .. ternyata kami tidur seranjang "


" Tok .. tok .. Nona .. ada hal penting yang harus segera saya sampaikan "


Mawar segera beranjak dari ranjang , " ada apa Fox ? "


" Nona saya sudah menemukan petunjuk keberadaan Dewa Bintang "


Segera kita menuju kesana , Mawar membalikkan badan menuju kamar dan bersiap . Tak lama kemudian keduanya pergi ke tempat dimana Briant berada . " Ayo Fox ? " sraaaat .. tubuh mereka melesat pergi .


Tibalah mereka ketempat yang dituju , dalam tengah hutan , Mawar dan Foxi berjalan dengan perlahan .


" Aku merasakan keberadaan Dewa Bintang "


" Benar Nona , semakin kita maju aromanya semakin jelas "


" Tetap waspada Fox , jangan lemah "


" Baik Nona "


Didepan mereka nampak sebuah rumah , Mawar memberikan kode dengan tatapan matanya pada Foxi untuk memasuki rumah itu .


Pintu rumah itu terbuka dengan sendirinya dan keduanya masuk ke dalam rumah seperti tersedot kedalam pusaran tanpa tau dimana ujungnya berada .


Aaaa .. Mawar dan Foxi tertelan dalam pusaran .


Briant terbangun dari tidurnya , tangannya meraba keberadaan Mawar , Briant terkejut dan bangun segera ketika ia tidak mendapati dimana Mawar berada .


" Dimana kamu sayang .. kenapa perasaanku tak nyaman , dadaku terasa nyeri .. grep .. sambil memegang bagian dada " . Segera ia menghubungi pengawalnya , " cari tau dimana keberadaan istriku ! ".


Setelah itu Briant beranjak dari sana dan membersihkan diri sebelum pergi . " Aneh , kenapa aku tidak bisa mengetahui dimana Mawar berada , semoga kamu dalam keadaan baik - baik saja " .


Setelah membersihkan diri , Briant pergi mencari keberadaan Mawar , Sraat .. ia menghilang dengan kecepatan kilat .


Mawar terbangun dalam sebuah kamar mewah , " ugh .. dimana aku .. " sambil melihat keadaan ruang yang ia tempati .


" Sudah bangun ! "


Mawar menoleh kearah suara berasal , matanya membelalak karena terkejut . " Dewa Bintang " katanya dengan bergumam lirih .


" Bajingan ! "

__ADS_1


Dewa Bintang berjalan sambil mendekati Mawar , " ha .. ha .. ha .. semakin garang , aku semakin suka ! , Dengan tangan mencengkram wajah Mawar menariknya dan mereka saling bertatapan .


Wajah itu adalah wajah yang sama , tapi sorot mata itu berbeda , seakan dia menjadi orang lain , sorot matanya , sangat menakutkan .


" Aku suka kamu yang seperti ini , kamu terlihat semakin sexy dan menggairahkan "


" Bajingan kamu Bintang ! , mari kita bertarung ! "


Mawar menggerakkan tangannya membentuk pola sihir , pats .. sihirnya melemah dan hilang , ia ulangi lagi dan sihir itu melemah dan hilang . "Bagaimana mungkin .. -, apa yang sebenarnya terjadi "


Bintang berjalan mendekati Mawar , " Ha .. ha .. ha .. Kamu dalam tawanan ku , bersikap baiklah dengan menjadi istri yang baik , kekuatanmu itu tidak ada gunanya lagi " , tangan Bintang menyentuh tengkuk Mawar dan menghapus kepemilikan Briant disana , bata .. "Arrrghhhh .. " suara teriakan kesakitan Mawar .


" Maafkan aku sayang .. kamu harus merasa kesakitan karena aku menghapus tanda itu , tangan Bintang membentuk pola dan menempatkannya bahu kirinya , bats .. " Aarggh .. " teriak Mawar lagi karena kesakitan , " mulai sekarang kamu adalah milikku , dengan mata yang berkilat tajam " .


Karena menahan sakit , tubuh Mawar terjatuh , dan ia pingsan . Bintang dengan sigap menangkap tubuh Mawar , menggendongnya dan menempatkan diatas ranjang dengan hati - hati .


" Maafkan aku sayang kamu harus merasakan sakit , semua itu aku lakukan karena aku mencintaimu , sebentar lagi kita akan menjadi satu , cup , Bintang mencium kening Mawar " , Dewa Bintang keluar dari kamar Mawar dan meninggalkan Mawar yang pingsan .


" Apakah ada petunjuk dimana keberadaan istriku ? "


" Belum Tuan , semua pengawal sudah dikerahkan , namun tidak ada petunjuk sama sekali seakan keberadaan Nona seperti hilang ditelan bumi "


Aku merasa istriku tidak baik - baik saja , " tetap lakukan pencarian ! "


" Ada yang aneh seharusnya Mawar selalu terhubung denganku , karena Mawar sudah menjadi bagian dalam hidupku , tapi aku tidak bisa melacak keberadaanya sama sekali , semoga kamu baik-baik saja , seprtinya aku harus menemuinya untuk meminta pertolongan"


Sraaat .. dalam sekejap Briant menghilang .


Mawar terbangun dari pingsannya , " ugh .. dimana aku , siapa aku , kenapa aku tak mengingat apapun , dengan perlahan ia menuruni ranjang dan keluar dari kamar , tempat ini sangat indah .. tapi ini dimana ? "


Langkah kakinya berjalan menelusuri setiap sudut tempat tersebut , banyak bunga bermekaran , hamparan ladang bunga yang sangat indah , tempat ini sangat indah tapi mengapa hatiku terasa kosong, terasa hampa , harusnya aku terpesona dengan keindahan ini .


" Kau sudah bangun sayang ? "


" Siapa kamu ? "


" Kau tidak mengingatku , aku calon suamimu , pada bulan purnama kita akan menikah , sekitar seminggu lagi ? "


" Calon Suami ? "


" Ia sayang , kita adalah sepasang kekasih , berkata sambil memegang tangan Mawar "


" Kenapa aku tak mengingat apapun ? "

__ADS_1


" Aku sendiri juga tidak tau , apa yang terjadi padamu , kemarin aku menemukanmu pingsan di taman , aku sangat sedih mengetahui bahwa kamu tidak mengingatku "


" Siapa aku ? "


" Namamu Mawar , kita sudah hidup bersama dari kecil , dan kamu yatim piatu , kedua orang tuamu telah meninggal ketika kamu masih kecil mereka menitipkanmu padaku , kita tumbuh bersama jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah "


" Benarkah itu ? "


" Tentu sayang ! "


" Apakah kamu masih ragu sayang ! percayalah aku sangat mencintaimu , peganglah dadaku yang berdebar untukmu , sambil meraih tangan Mawar dan meletakkannya di dadanya "


"Benar , dadanya berdebar sangat cepat , sepertinya ia benar - benar mencintaiku , tapi kenapa tidak dengan hatiku , kenapa hatiku tidak berdebar , apakah aku harus meneruskan pernikahan ini ? "


" Apakah kamu berniat meninggalkanku ?, aku akan benar-benar hancur jika kamu melakukan itu ? ". Berkata dengan terlihat sangat frustasi , " aku sangat mencintaimu Mawar , sangat sangat mencintaimu "


Mawar terdiam tanpa memberi jawaban , ia sendiri tidak tau harus berbuat apa . Tpi satu hal yang ia lihat dari sorot matanya , bahwa laki-laki ini sangat mencintainya . " Aku sangat tersanjung , ada seseorang mencintaiku sebesar ini , tapi aku masih bimbang , terima kasih .


" Maaf Bintang " Mawar berbalik melangkah kembali kedalam kamar


Apakah sangat sulit untuk membuka hatimu untukku , arrghh .. Mawar sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi milikkuv, berkata dalam hati sambil melihat punggung kepergian Mawar yang kini tidak terlihat lagi , seminggu lagi kita akan menjadi sepasang suami istri , entah kamu rela atau tidak rela .


" Ibu.. "


" Tidak biasanya kamu nampak kacau , lihatlah penampilanmu terlihat kusut , ada masalah apa , kamu nampak frustasi ? "


" Ibu .. aku kehilangan istriku , aku .. "


" Istri ! kapan kamu menikah putraku ! "


" Belum menikah Ibu , tapi aku sudah membuat tanda padanya , tapi aku kehilangan jejaknya dan sekarang aku tak tau dimana ia berada "


" Ha .. ha .. ha .. putraku telah dewasa rupanya .. aku penasaran seperti apa rupa istrimu , sehingga kamu terlihat seperti orang tak waras"


" Ibu jangan bencanda , aku sangat hawatir sekarang , firasatku sangat buruk "


" Em .. jika kamu sendiri tidak bisa melacak keberadaannya berarti istrimu dibawa oleh sosok yang sangat kuat , bisa jadi tanda yang kau berikan pada istrimu telah hilang , dan ia dibawa oleh sosok yang sangat kuat , ikuti aku "


Briant berjalan mengikuti Ibu nya dan masuklah mereka kedalam ruang rahasia .


" Dibacanya mantra , dan terbentuklah pola melayang diudara , Putraku .. istrimu ditawan didalam hutan ilusi . Istrimu dalam kondis baik - baik saja , tapi kamu harus segera menjemputnya dan menikahinya . Jika kamu terlambat , maka semuannya akan berakhir .


" Baik Ibu " , sraaaat .. Briant berbegas pergi untuk menyelamatkan Mawar .

__ADS_1


__ADS_2