Deliverance Love

Deliverance Love
16


__ADS_3

Setelah menemui ibunya , Briant segera memanggil para pengawalnya .


" Ace .. apakah kamu sudah mendapat informasi tentang hutan ilusi ? "


" Sudah tuan " , sambil membuka peta diatas meja , hutan ilusi terletak didalam hutan bagian timur .


"Namun keberadaanya sangatlah tersembunyi , mata biasa tidak akan mampu melihat keberadaannya dan hingga kini ini adalah kasus pertama jika ada seseorang yang bisa memasuki hutan ilusi . Saya merasa seseorang yang membawa Nona Mawar bukan orang biasa , apa yang harus kita lakukan Tuan ? " kata Ace .


"Jangan hawatir Ace "


" Briant anakku " Briant mendengar panggilan telepati dari ibunya , ia segera memusatkan pikiran .


" Ya ibu "


" Temuilah Dewi Kahyangan , mintalah senjata padanya , lawanmu adalah seorang Dewa , akan lebih mudah untuk meminta bantuannya "


" Tapi Ibu , aku belum mendapat restu darinya "


" Yakinlah putraku berangkatlah segera , Ibu merestui mu "


" Baik Bu " Panggilan telepati itu telah selesai .


" Ace kita berangkat ke Kahyangan " . Tanpa bertanya Ace mengikuti instruksi Tuannya , keduanya melesat dengan kecepatan kilat , sraat ..


Istana Kahyangan , hamparan langit yang luas tak berujung , manusia biasa tak akan mampu melampaui tempat tersebut , tempat yang sangat tersembunyi , tempat yang seperti ilusi .


Tempat yang memiliki keindahan layaknya surga , sangat indah , istana dengan warna putih yang memenuhi setiap sudut , dengan hamparan bunga tersebar menambah kecantikan yang tiada tara . Buah - buahan yang melimpah , binatang yang hidup saling berdampingan .


Beberapa macam karakteristik air sungai seperti air sungai yang jernih dan menyegarkan , air sungai yang sangat manis , ada lagi air sungai yang sangat hangat . Segala yang ada disana layaknya surga .


Briant dan Ace terbang keatas dengan kecepatan kilat , banyak kabut yang menutupi setiap jalan , Briant dan Ace menajamkan penglihatan mereka .


Perjalanan untuk mencapai Kahyangan sangatlah sulit , mereka harus bisa bertahan . Dua hari mereka terbang tanpa henti menuju Istana Kahyangan , apa yang mereka usahakan nampaknya segera membuahkan hasil .


Dalam kejauhan nampaklah Istana Kahyangan , rasa lelah dan letih seakan menghilang saat Istana itu telah nampak didepan mata , walau dari kejauhan .


Dengan segera mereka bergegas , dua hari telah terbuang , semakin cepat mereka sampai maka semakin baik .


Briant dan Ace telah mencapai pinggiran wilayah Istana Kahyangan , nampak sungai membentang sangat indah mengelilingi wilayah Kahyangan . Dari atas sungai nampak berkilau menampakkan panorama yang sangat menggiurkan membuat siapa pun yang melihat untuk pertama kalinya ingin mencicipi air tersebut .

__ADS_1


Ace yang hilang kendali , langkahnya terhenti dan berbelok menuju sungai . " Ace ! jangan berhenti ! "


Ace yang mendengar teguran itu kembali sadar , " maafkan hamba Tuan , hamba telah terlena "


Tanpa menjawab Briant melesat terbang kembali dan diikuti Ace dibelakangnya . Briant memaklumi tindakan pengawalnya , apalagi kondisi mereka benar-benar kelelahan , perjalanan yang mereka tempuh bukanlah hal yang mudah . Dibutuhkan kekuatan luar biasa bagi mereka yang bukan keturunan Dewa atau Dewi .


Sampailah mereka di pinggiran hutan , Istana Kayangan semakin nampak jelas didepan mata . Mereka berdua menambah kekuatan dan mereka terbang semakin cepat . Tibalah mereka didepan gerbang Istana .


" Selamat pagi Penjaga "


" Siapa anda dan ada keperluan apa anda datang kesini "


" Perkenalkan kami dari bumi , saya pengawal Ace , dan ini tuan saya Tuan Briant , Kami berkepentingan untuk Bertemu Raja Dewa dan Dewi "


" Tunggulah sebentar , saya akan melapor "


Selang beberapa saat , penjaga datang dan mempersilahkan keduanya masuk . Briant dan Ace mengikuti penjaga dan mengantarkan keduanya memasuki ruangan .


" Aku tidak menyangka bahwa kamu datang secepat ini "


Briant dan Ace segera berdiri dan memberi penghormatan pada Raja dan Ratu .


" Salammu aku terima " . Dengan mengusap kepala Briant .


" Silahkan minum dulu untuk memulihkan kondisi kalian " , Briant dan Ace segera meminum air yang telah disiapkan . " Itu bukan minuman biasa , itu adalah air mata jade , air mata ajaib yang berkasiat memulihkan stamina dengan sangat cepat kata Ratu menjelaskan " . Benar saja dalam sekejap stamina mereka kembali dengan cepat .


" Perkenalkan siapa kamu dan apa keperluan mu datang kemari ? "


" Nama saya Briant , saya hanyalah pemuda biasa yang mencintai putri anda Dewi Mawar , kedatangan kami untuk meminta bantuan untuk membebaskan Dewi Mawar "


" Putriku ditawan katamu ! , siapa yang berani melakukan hal itu ! "


" Yang Mulia Raja nampak terkejut mendengar kondisi putrinya . Begitu pula Ratu , tubuhnya limbung terjatuh , kondisinya yang melemah karena beban pikiran akan apa yang terjadi pada putrinya , kini menerima kabar yang sangat mengejutkannya lagi .


Dengan sigap Sang Raja menangkap tubuh istrinya dan menggendongnya menuju tempat peristirahatan .


" Maafkan kondisi istriku yang tidak sehat "


" Tidak apa-apa Baginda "

__ADS_1


" Mari kita lanjutkan "


Mereka berjalan mengikuti Raja para Dewa menuju ruang kerja .


Sesampainya mereka ditempat tujuan .


" Ceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada putriku "


" Sebelumnya hamba minta maaf , karena hamba telah lancang Baginda , sejak pertama kali hamba melihat Dewi Mawar keluar dari hutan kematian , hamba telah jatuh hati padanya , oleh karena itu hamba memberikan tanda pada Dewi Mawar tanda kepemilikan . "


Briant berhenti sejenak dari berbicaranya , dadanya berdebar dengan sangat keras . Pengakuan yang ia lakukan di depan orang tua sang pujaan hati membuat ia seakan tak berkutik lagi .


Ini adalah hal pertama dalam hidupnya merasakan perasaan tidak berdaya . Namun demi sang pujaan hati apapun akan ia lakukan .


" Namun sejak kemarin hamba tidak merasakan keberadaannya sama sekali , bahkan hati saya sangat gelisah . Saya sudah mencarinya namun tidak berhasil menemukan keberadaannya . Pada akhirnya usaha saya membuahkan hasil , Dewi Mawar berada dalam hutan ilusi , oleh karena itu hamba butuh bantuan berupa senjata karena Istri em .. maksud saya Dewi Mawar dalam tawanan Dewa "


Raja Dewa yang mendengar perkataan Briant terkejut , namun ia berhasil menguasai emosinya , pemuda ini sangat posesif pada putriku sepertinya ia sangat mencintai Mawar .


" Lancang kau pemuda ! untuk menebus kesalahanmu , maka tanggung jawab membebaskan putriku ada ditanganmu ! " Murka sang Raja .


" Saya akan memikul tanggung jawab ini " kata Briant


" Apakah Dewa Bintang yang kini menawan putriku Briant "


" Saya masih belum bisa memastikannya Baginda "


" Apakah kamu yang telah membebaskan putriku dari hutan kematian ? "


" Ia Baginda "


" Baiklah " , tangan Raja Dewa bersinar keluarlah busur dan anak panah perak dari tangannya , " buktikan bahwa kamu benar-benar mencintai putriku , selamatkan putriku dan lindungi putriku bahkan dengan nyawamu "


" Baik Baginda " , sambil berlutut menerima busur dan panah .


" Mohon doa restu Baginda "


" Restuku selalu menyertaimu , naiklah kendaraan yang telah disiapkan , kamu akan sampai dihutan ilusi dengan cepat "


" Terima kasih kami pamit undur diri " Briant dan Foxi pergi dengan kereta kuda yang telah disiapkan .

__ADS_1


__ADS_2