Deliverance Love

Deliverance Love
52


__ADS_3

Tengah malam. Pasukan Bintang telah bersiap melakukan penyerangan. Tangan Bintang bergerak berputar dan muncullah portal di depannya. Bintang berjalan memasuki portal dengan warna hitam tergambar dengan pola rumit yang berbentuk melingkar. "Ikuti aku" kata Bintang kepada bawahannya.


Para prajurit dengan baju zirah berwarna hitam dengan tutup kepala berjalan mengikuti Bintang yang telah berjalan didepannya.


Mereka masuk satu persatu memasuki portal sampai seribu prajurit telah masuk ke dalam portal. Pintu portal tertutup dan menghilang.


Bintang tiba di Kahyangan lalu disusul oleh para bawahannya yang berjumlah seribu prajurit.


Satu persatu prajurit keluar dari portal hingga jumlah mereka genap seribu prajurit.


"Lapor Raja yang agung semua prajurit telah sampai di tempat."


"Siagakan."


"Baik Rajaku."


Seribu prajurit yang tengah terkumpul, mereka berpencar menjadi empat kelompok. Setiap kelompok mengepung Kerajaan Kahyangan dari empat penjuru. Bintang tetap di posisi utama sambil menunggu formasi siap.


Para prajurit dari empat penjuru memasuki Istana Kahyangan. Mereka menaiki tembok pembatas dan sampailah mereka didalam istana Kahyangan.


Para prajurit yang tengah berpratoli mengetahui kedatangan musuh mereka menghadang dan saling menyerang.


"Siapa kalian?"


"Kami adalah pencabut nyawa."

__ADS_1


Sreet.. pedang pasukan Bintang menebas leher para penjaga.


Semua prajurit Bintang berhasil masuk ke dalam Istana Kahyangan. Pertempuran tak terelakkan lagi mereka saling menyerang satu sama lain.


Prajurit dari Istana Kahyangan kalang kabut, berapa kali pun mereka menghabisi para penyerang mereka akan kembali seperti semula, hidup dan dalam keadaan baik-baik saja.


Prajurit kerajaan tercengang menyaksikan kejadian yang berada diluar nalar.


Salah satu prajurit lari melaporkan keadaan Istana kepada Raja dan Ratu.


"Dok.. dok.. dok.. Yang Mulia bahaya Yang Mulia. Yang Mulia kerajaan diserang!"


Raja dan Ratunya terbangun, Raja bergegas membuka pintu.


"Yang Mulia kerajaan dalam kondisi terdesak, sebaiknya anda dan Ratu segera menyelamatkan diri."


"Kerajaan diserang makhluk hitam, mereka tidak bisa mati, berulang kali kami menyerang namun sia-sia dan saat ini para prajurit dalam kondisi terdesak. Segeralah anda dan Ratu menyelamatkan diri."


"Istriku pergilah ke ruang rahasia, segera selamatkan dirimu dan temui putri kita."


"Tidak Raja, situasi sekarang tidaklah baik, para rakyat membutuhkan anda nantinya, alangkah lebih baik jika anda pergi bersama saya dan kita melakukan persiapan penyerangan kembali setelah melihat siapa sebenarnya musuh kita."


"Benar Yang Mulia " kata prajurit.


Raja terdiam sejenak "baiklah" perintahkan kepada para prajurit untuk menarik diri, keselamatan kita adalah yang terpenting."

__ADS_1


"Baik Yang Mulia."


Prajurit bergegas pergi menuju aula peringatan. Ditiupnya terompet pertanda untuk menarik diri dari pertarungan.


Disisi lain Raja dan Ratu bergegas menuju ruang rahasia.


Para prajurit yang tengah berperang setelah mendengar terompet peringatan mereka menarik diri dari peperangan.


Bintang yang berada di tempat utama yaitu di depan gerbang istana telah berjalan masuk Kerajaan dan melihat situasi di dalam kerajaan merasa geram lantaran prajurit Istana Kahyangan melarikan diri dari peperangan. Bintang bergegas lari menuju kamar peristirahatan Raja dan Ratu. Namun hal yang ia dapatkan adalah tidak ada satu pun orang dalam ruangan.


"Brengsek!"


Bintang murka lantaran sang Raja dan Ratu telah melarikan diri.


"Lapor Yang Mulia" prajurit Bintang datang melapor.


Bintang mendengar bawahannya datang melapor, ia berbalik badan dan berkata "Katakan."


Istana Kahyangan telah dilumpuhkan, kini Istana Kahyangan telah berada dalam kekuasaan kita dan para prajurit Istana melarikan diri.


Bintang mengepalkan kedua tangan pada sisi tubuhnya. Ia marah lantaran ia tak berhasil membunuh Raja dan Ratu, dendam dalam hatinya belum terpuaskan meskipun kini ia telah menguasai Istana Kahyangan.


"Perintahkan pada anak buah mu untuk mencari dan membawa Raja dan Ratu dalam kondisi apapun."


"Baik Yang Mulia."

__ADS_1


Setelah memberi penghormatan pada Bintang, prajurit berbalik dan pergi untuk menjalankan perintah Rajanya.


__ADS_2