Deliverance Love

Deliverance Love
72


__ADS_3

Bintang berjalan mencari mangsa buruan. Disepanjang jalan yang ia lalui, ia tidak mencium bau darah sama sekali. Bintang merasakan kesakitan yang luar biasa.


Kemana perginya para penduduk Kahyangan? katanya dalam hati sambil terus mencari keberadaan para penduduk Kahyangan. Setelah Bintang selesai lewat satu tempat maka akan disusul bawahannya yang juga kesakitan karena kelaparan.


Hal yang sama juga terjadi yaitu mereka tak menemukan seorang pun di setiap tempat yang mereka datangi.


Bintang membuka portal. Tangannya bergerak membuat portal berbentuk lingkaran dengan ukiran unik melingkar terbuka dan Bintang masuk ke dalam portal menuju bumi.


Portal terbuka di bumi bintang keluar dari dalam portal. Bintang menyusuri jalan ia bertemu dengan pejalan kaki yang berjalan sendirian. Bintang berjalan mendekat ke arah orang tersebut.


Tangan Bintang bergerak maju mencengkram leher orang tersebut hingga terangkat ke atas. Sinar berwarna merah keluar dari mata Bintang.


"Akh.." orang itu berteriak kesakitan.


Tubuh orang tersebut menyusut sedikit demi sedikit hancur dan hilang tak bersisa sedikitpun.


Bintang berjalan untuk mencari mangsa berikutnya untuk memuaskan rasa laparnya. Ia bertemu dengan mangsa berikutnya dan hal yang sama terjadi hingga rasa lapar yang ia rasakan telah terpuaskan.


Bintang mencengkram leher mangsanya mengangkatnya keatas, mata Bintang mengeluarkan cahaya berwarna merah. Mangsa yang ada di cengkraman Bintang sedikit demi sedikit hancur tak bersisa.


Setelah rasa laparnya terpuaskan tangan Bintang bergerak membentuk portal dan ia masuk kedalam portal menuju Kahyangan.


Sesampainya ia di Kahyangan. Bintang melihat para prajurit yang berubah menjadi monster menggila karena rasa lapar.


Bintang membuka portal kembali. Portal terbuka "masuklah kalian dan makanlah sepuasnya ha.. ha.. ha.." kata Bintang.

__ADS_1


Para prajurit masuk ke dalam portal menuju bumi.


Malam itu adalah malam terkelam, ribuan prajurit yang telah berubah menjadi monster mencari mangsa untuk memuaskan rasa lapar mereka di bumi. Langit malam berubah menjadi merah pekat. Jeritan para korban terdengar saling bersautan, suasana malam yang mencekam sangat menakutkan. Para korban berlarian menyelamatkan diri, namun tak ada yang berhasil karena banyaknya monster yang tersebar memburu mereka.


Dalam waktu satu malam saja rakyat satu desa tiba-tiba menghilang tanpa ada jejak sedikit pun. Ini seakan seperti pembantaian besar-besaran namun anehnya tak ada jejak yang tersisa sedikitpun.


Pintu portal terbuka kembali dan para prajurit masuk kedalam portal untuk kembali ke Kahyangan.


Keesokan harinya di bumi digemparkan oleh berita hilangnya rakyat satu desa. Berbagai pihak turut andil mencari kebenaran tentang kejadian tersebut.


Tujuh hari berlalu, namun fakta tentang kejadian hilangnya orang satu desa masih menjadi misteri.


________


Beberapa hari yang lalu Mawar yang dalam kondisi lemah telah diperiksa dokter.


"Selamat Tuan nyonya sebentar lagi anda akan menjadi seorang Ayah."


"Maksudnya bagaimana dokter?" tanya Briant.


"Istri anda hamil."


Briant berjalan ke arah Mawar, merengkuh tubuh Istrinya ke dalam pelukan. Briant menguraikan pelukannya, kedua tangannya memegang muka Mawar pandangan keduanya bertemu dan berkata "terimakasih Istriku" Briant mencium seluruh permukaan Istrinya dengan penuh cinta.


"Ehem.." terdengar suara deheman dari arah belakang.

__ADS_1


Briant dan Mawar menoleh ke arah suara itu berasal.


"Bahagia boleh sayang.. tapi jangan lupa orang-orang di sekitarmu" kata Ibunda Mawar.


Briant dan Mawar mendengar candaan Ibunda keduanya merasa malu.


"Selamat ya sayang sebentar lagi kalian akan menjadi orang tua" kata Ibunda Mawar sambil berjalan dan memeluk Putrinya.


"Selamat sayang.. pernikahan kalian bertambah lengkap, kuat kedepannya dan selalu bahagia." kata Ayahanda Mawar.


"Terimakasih Ayahanda" jawab Briant dan Mawar.


"Dokter bagaimana dengan kondisi Istri saya?" tanya Briant.


"Anda tidak perlu khawatir Nyonya dalam keadaan baik dsn sehat. Saya telah menuliskan resep perihal keluhan yang anda sampaikan tadi dan saya menambahkan vitamin. Usahakan Nyonya selalu menjaga kondisi hatinya dan jangan sampai stres."


"Terimakasih dokter." kata Briant.


"Saya pamit undur diri Tuan."


"Ya silahkan, biarkan sekertaris saya mengantarkan anda pulang."


"Terimakasih."


Dokter berjalan keluar untuk kembali ke tempat kerjanya dengan Rian yang mengantarkannya hingga sampai ke tempat tujuan.

__ADS_1


__ADS_2