
Mawar dan Foxy menggunakan kekuatan meringankan tubuh menuju bumi , tempat pertama yang ingin Mawar kunjungi adalah hutan iblis . Hutan iblis kini telah menjadi rumah keduanya setelah istana kayangan . Sesampainya Mawar dan Foxy di hutan Iblis , dijentikkannya jarinya dan air terjun itu terbuka , lalu Mawar masuk kedalam goa .
" Aku benar - benar rindu rumahku , aku ingin mandi bunga Mawar , Foxy pergilah aku akan mandi sebentar "
" Baik nona "
Setelah kepergian Foxx , Mawar melepas bajunya dan masuk kedalam kolam pemandian , sebelum itu ia tak lupa membuat penghalang penglihatan untuk berjaga-jaga .
Setengah jam telah berlalu , Mawar keluar goa dan mencari Foxi , dan tak berselang lama ia menemukan keberadaan Foxi .
" Foxi .. ayo kita berangkat "
" Baik nona "
Mereka berdua melesat menggunakan jurus peringan tubuh . Setibanya di Kota , Mawar begitu takjub dengan apa yang dilihatnya .
" Wau .. Foxi bangunan menjulang tinggi itu apa ? "
" Itu gedung nona , bahkan nona juga memiliki banyak gedung seperti itu "
" Benarkah ! "
" Ya nona "
Foxi melangkahkan kakinya menuju sebuah mobil dipinggir jalan dan diikuti Mawar .
" Apakah ini yang namanya mobil Fox ? "
" Ya nona " Foxi membukakan pintu mobil dan mempersilahkan Mawar masuk .
" Ini benar-benar luar biasa ! bantu aku untuk bisa mengendarainya Fox ? "
__ADS_1
" Ya nona "
Gedung-gedung pencakar langit , mal , jalan , mobil yang lalu lalang , membuat mata Mawar berbinar , ia benar-benar takjub akan kehidupan jaman modern yang kini telah menarik hati nya . " Sepertinya aku akan betah berlama - lama disini " , gumamnya pada diri sendiri
Tibalah mobil yang ditumpangi Mawar pada bangunan mansion yang megah dan mewah dengan gaya eropa itu . Setelah memarkirkan mobilnya , Foxi segera turun dan membukakan pintu nonanya , dan mempersilahkan junjungannya untuk memasuki mansion . Dengan langkah pelan , Mawar menuju mansion dan diikuti Foxi dibelakangnya .
Cring .. cring .. cring ..
Suara gelang kaki Mawar menggema begitu indahnya , menambah kecantikan mawar kala itu . Semua orang dalam ruangan itu terpana akan kecantikan Mawar . Tundukkan wajah kalian , jangan melihat wajah nona seperti itu kata Foxi . Para pelayan dan bodigad langsung menundukkan wajah mereka . Dalam hati mereka bertanya - tanya siapa gerangan gadis itu ?
" Tujuanku mengumpulkan kalian disini untuk memperkenalkan tuan kalian yang sebenarnya dan tuan kalian adalah nona Mawar "
" Perkenalkan nama saya Mawar , kalian bisa memanggilku Nona . Semoga kalian betah bekerja disini . Pengawal .. panggil Mawar pada Foxi , antar aku ke kamarku "
" Baik nona "
Suara gelang kaki terdengar menggema dalam mansion . Foxi mengantar menuju ruangan pribadinya .
Mawar tanpa menjawab Mawar masuk kamar dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur .
Pagi hari menjelang , sinarnya terpancar begitu hangat mengenai wajah Mawar . Tubuhnya mengeliat , wajahnya terasa tidak nyaman , tak berselang lama terbukalah kedua mata Mawar , dan sinar matahari mengenai matanya, tangannya reflek menutupi matanya . "Oh astaga .. sepertinya aku kesiangan , bibirnya kembali tersenyum lebar , tatkala ia teringat akan kebebasannya . Segera dilangkahkan kakinya menuju kamar mandi .
Didalam kamar mandi Mawar melongo , kenapa aneh sekali tempat ini , gimana caranya aku mandi .. gimana ini gumamnya .. aku minta tolong bibik aja , baru kakinya melangkah 2 langkah namun ia kembali berfikir , tidak - tidak nanti aku dianggap makhluk astral kalau gini aja gak bisa , gimana ya .. aku tanya Foxi aja . Mawar melangkahkan kakinya keluar .
Betapa kagetnya Mawar mendapati 2 pelayang di depan pintu kamarnya , " oh .. astaga ! kalian membuat aku kaget "
" Kami disuruh membantu nona mempersiapkan mandi nona ujar salah satu pelayan "
" masuklah " jawab Mawar , Mawar mengikuti langkah kedua pelayan masuk dan memperhatikan ke duanya . Aku harus bisa melakukan apa yang manusia lakukan kata Mawar dalam hati . Setelah melihat dengan seksama Mawar menyuruh keduanya keluar .
Akhirnya Mawar memulai semua ritual mandinya , dan ia berendam dalam bath up . Tangannya meraih botol - botol ditangannyab. " Benda apa ini " , ia melihat tulisan dibalik botol dan membacanya , ow .. ternyata ini fungsinya dan cara pemakaiannya , diarahkannya botol tersebut di hidung untuk menghirupnya , ternyata wanginya lembut .
__ADS_1
Mawar turun kebawah , dan disambut oleh Foxi .
" Nona mari kita sarapan "
"Ya , setelah ini aku ingin pergi jalan - jalan , kau tidak perlu mengikutiku Foxi "
" Tapi bagaiman kalau nona tersesat ? "
" Itu tidak mungkin , kau tau aku begitu pintar dan juga , jika aku tersesat kau bisa melacak ku Fox "
Setelah selesai makan Mawar melangkahkan kakinya keluar mansion , ia sengaja melakukannya untuk lebih merasakan suasana yang begitu berbeda dari tempat asalnya .
Pakaian manusia modern benar - benar simple , enak dipakai tidak berat . Matanya memandang pakaian yang ia kenakan , dres selutut berwarna pic , menambah kesan casual feminim padanya dengan rambut tergerai tanpa belahan rambut . Jari - jari berulang kali menyisir salah satu sisi rambutnya kearah belakang yang membuat Mawar nampak cantik dan menarik . Kalau saja Mawar mengenakan celana pensil dengan jaket pasti ia terlihat sangat keren apalagi ditambah dengan menaiki motor gede .
Mawar melangkahkan kakinya ditrotoar , dengan suara gemerincing kaki yang menjadi ciri khasnya . Semua orang tak henti - henti memandangnya , dalam hati mereka bertanya - tanya siapa dia betapa cantiknya perempuan itu . Pengendara mobil yang melihat Mawar begitu terpesona , pandangannya mengarah terus ke Mawar , dan ia kehilangan kendali .
Brakkk ..
Mobil itu menabrak keluar jalur dan menabrak mobil lain , dan menjadikan kecelakaan beruntun . Suasana menjadi panik , jalanan menjadi macet . Mawar yang kala itu berada di trotoar kaget akan situasi yang kala itu terjadi . Dalam benaknya , ternyata mobil itu berbahaya juga jika pengemudi melakukan kesalahan gumamnya tanpa ia sadari penyebab kecelakaan adalah dirinya .
Semua orang menjadi panik , mereka berhamburan keluar mobil untuk memberi bantuan pada korban kecelakaan . Namun hal aneh terjadi lagi , sebagian dari mereka yang melihat Mawar kembali mematung karena terpesona akan kecantikan Mawar . Dan yang menjadi objek ketertarikan mereka lagi - lagi tak menyadari akan hal itu .
Mawar melangkahkan kakinya menuju korban kecelakaan , ia ingin memberi bantuan, namun tak tau harus melakukan apa , kalau menyembuhkan mereka hal yang mudah bagiku , tapi aku harus menyembunyikan identitas ku gumamnya . Apa yang harus aku lakukan tanyanya pada diri sendiri .
" Hei .. kalian jangan bengong dong ! cepat bantu para korban ! "
Mereka terjaga dari pandangan yang sedari tadi terhipnotis akan kecantikan Mawar . Orang - orang berhamburan memberi pertolongan dan meminta bantuan 911 .
Mawar merasa lega , huff .. syukurlah tanpa aku mengeluarkan kekuatanku masalah ini bisa teratasi .
Disisi lain sepasang mata itu terus mengamati Mawar , apakah itu istriku gumamnya . Suara gemerincing kaki membuatnya tersadar bahwa gadis itu adalah gadis yang ia temui di hutan iblis , " Istriku .. aku menemukanmu " Laki-laki itu melangkahkan kakinya mendekati Mawar .
__ADS_1