Deliverance Love

Deliverance Love
Undangan


__ADS_3

Mawar telah kembali ke mansionnya , ia telah berada dikamarnya.


" Tok .. tok .. tok .. Nona saya mengantarkan segala keperluan anda "


" Masuklah Foxy.. " Foxy memasuki kamar Mawar dengan membawa beberapa gaun .


" Taruh di ranjang , dan keluarlah aku masih ingin istirahat Foxy dan pukul berapa acaranya nanti akan dimulai ? "


" Pukul 19.00 malam nona. Kalau begitu saya pamit "


"Kenapa aku kepikiran terus lebih baik aku siap - siap saja , Lalu Mawar memulai segala aktifitas mandinya dan memakai gaun yang sudah disiapkan Foxy . Pukul 18.30 Mawar menuruni tangga ,


" Foxy ayo kita berangkat" .


"Ia nona " , mereka menuju tempat parkir dan berangkat .


" Foxy .. apa kau sudah menemukan keberadaan Dewa Bintang ? "


" Kami sudah menemukan titik terang nona, namun Dewa Bintang kembali kabur , sepertinya ada orang kuat yang melindunginya , saya hawatir sekarang Dewa Bintang sedang menyusun penyerangan istana Kayangan nona "


" Kalau begitu kirim kabar kepada Ibunda Ratu Foxy "


" Baik nona "


" Apakah ini masih jauh ? "


" Masih nona , membutuhkan waktu 30 menit untuk sampai disana " Dalam benak Foxi berkata , semoga Nona segera menemukan kebahagiaan setelah semua yang Nona alami .


" Aku ingin kau berubah jadi hamster Foxi , aku kangen dengan wujudmu itu ?


Dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal , Foxy berkata " maaf nona tapi menjadi pengawal anda sekarang lebih dibutuhkan Nona "


" Hahaha Fox .. aku hanya bercanda "

__ADS_1


Akhirnya mereka sampai ketempat tujuan . Mawar melangkahkan kakinya memasuki kediaman Briant diikuti Foxi dibelakangnya . Cring .. cring .. cring .. suara gelang kaki terdengar begitu indah .


" Foxi sepertinya kita datang terlalu cepat , bagaimana kalau kita kesana dulu " dengan menunjukkan telunjuknya ke arah taman .


" Baiklah nona , saya akan menemani anda .


Setibanya ditaman , sambil memandangi hamparan bunga , mata Mawar tak henti - hentinya memandang bunga yang begitu indah . " Waw .. ternyata banyak burung merpati Fox .. mereka begitu cantik " , tangan Mawar meraih pakan burung dan melemparkannya , burung - burung itu berebut memakannya .


" Nona sepertinya acara telah mulai "


" Bentar lagi Fox.. dengan berat hati Foxi menuruti keinginan nonanya .


Dari dalam kamar Briant mendengar suara gelang kaki , " apakah aku sudah gila .. mana mungkin istriku berada disini, pasti ini karena aku terlalu merindukannya " Briant turun dari kamarnya dan tamu undangan sudah berkumpul . Briant memulai acara pesta itu . Briant tampil begitu sempurna dengan setelan jas dan kemeja berwarna putih , para wanita memandangnya dengan takjub akan ketampanannya .. namun tak ada yang berani mendekatinya , Briant rerkenal dengan sifatnya yang kejam dan dingin pada wanita yang berusaha mendekatinya .


" Ace jika istriku ada disini , betapa bahagianya aku , sepertinya aku harus berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkannya . Aku benar - benar gila dibuatnya , bahkan namannya saja sampai sekarang aku belum mengetahuinya , ia sangat sulit didekati "


" Anda beruntung Tuan , berarti nona adalah wanita yang menjaga kehormatannya "


Para tamu undangan saling menyapa satu sama lain , mereka menggunakan kesempatan pertemuan untuk menjalin kerjasama bisnis .


" Iya benar " lainnya saling menyauti .


" Sayang sekali jika tidak datang , padahal kami ingin menawarkan kerja sama pada mereka "


" Benar , perusahaan itu adalah perusahaan terbesar kedua "


Cring .. cring .. cring .. terdengar suara gelang kaki memasuki ruangan , Mawar melangkah dengan begitu anggun . Semua mata menatap kedatangannya , mereka terpesona dengan kecantikan Mawar .


" Siapa gadis itu .. begitu cantiknya .. apakah dia seorang dewi " kata mereka dengan penasaran .


Briant yang kala itu sedang berbincang - bincang dengan rekan bisnisnya menoleh kearah datangnya suara , Briant terpesona akan kecantikan gadis yang ia lihat , " istriku .. " gumamnya . Segeralah Briant mendekati Mawar .


" Selamat datang sayangku .. "

__ADS_1


Mendengar sapaan yang sangat familiar Mawar begitu terkejut , " bagaimana bisa anda berada disini tuan Briant ! "


" Tentu aku disini sayangku , ini adakah acaraku " , tersungging senyum dibibir Briant , betapa bahagia hatinya mendapati pujaan hatinya berada didepannya .


" Sudah aku katakan jangan panggil aku sayang , anda begitu lancang ! "


" Lalu aku harus memanggilmu apa sayangku , kamu tidak memberi tahu namamu padaku sayang ? "


" Namaku Mawar , panggil aku Mawar jawab Mawar dengan tegas "


" Tuan Briant sapa Foxi .. perkenalkan ini nona Mawar beliau pemilik M Company Group "


Briant menjabat tangan Mawar , " saya Briant senang berkenalan denganmu sayang " . Mawar kembali membelalakkan matanya pada Briant .


Para tamu terheran-heran akan sikap Briant yang terlihat ramah bahkan menggoda pada seorang wanita . " Perhatian untuk semua tamu undangan saya ingin memperkenalkan seseorang yang amat istimewa pemilik sekaligus Ceo dari M Company group yaitu nona Mawar , dan dia adalah istri saya " Briant mendekati Mawar dan menarik pinggang dan memeluk Mawar . Suara tepuk tangan menggema keseluruh ruangan , para tamu undangan merasa iri , bagaimana bisa mereka begitu serasi .


Mawar masih terpaku akan ucapan Briant , Mawar berusaha melepaskan pelukan Briant , namun tenaga Briant lebih besar darinya , tentunya Mawar gagal melepaskan dirinya .


Foxi melihat Briant posesive pada Mawar tersenyum , karena selama ini tidak ada laki - laki manapun yang bisa menaklukkan nonanya , Tuan Briant benar-benar hebat . Semoga mereka berjodoh gumamnya dalam hati .


Briant menarik Mawar menuju ruangan pribadinya , " lepaskan aku ! " setelah mereka sampai , akhirnya Briant melepaskan genggamannya .


" aku benar - benar gila ngadepin kamu tuan ! "


Briant menutup pintu dengan mendekapkan tubuh Mawar pada pintu , ditatapnya wajah ayu di depannya dengan sorot mata menenangkan , gadis ayu didepannya kini telah diam , kedua mata mereka saling beradu , Mawar terhanyut dalam tatapan Briant , jantung keduanya kini berdetak begitu cepat . Briant semakin mendekatkan wajahnya , Briant semakin tergoda melihat wajah Mawar nampak merah merona , cup .. Briant mencium Mawar .


"apakah jantungmu tidak berdetak saat aku mendekatimu , apakah jantungmu tidak berdetak saat aku mencimmu sayang .. lihatlah sayang aku begitu gugup saat bersamamu , suaraku bergetar . Aku benar-benar mencintaimu , aku telah jatuh hati padamu , aku bisa gila bila kau tak ada si sisiku , rindu ini begitu berat , berat menyiksamu saat aku tak bisa melihatmu sayangku , beri aku kesempatan mengenalmu lebih dekat lagi" dan sayangnya semua kata - kata indah itu hanya mampu Briant ucapkan dalam hati .


Menyadari keadaan , Mawar menginjak kaki Briant . " Aaaw .. pekik Briant . Mawar segera melepaskan dirinya dari Briant .


" Pria Mesum " ucap Mawar lalu melesat pergi meninggalkan Briant .


" Pergilah kemanapun sayangku , sekarang dengan mudah aku bisa menemukanmu " Dengan senyum smrik Briant mengingat tato yang telah dia tempel di tengkuk Mawar .

__ADS_1


Semua tamu undangan begitu heboh , bagaimana tidak dengan kejutan bertubi-tubi yang mereka dapatkan , kejutan yang selama ini membuat mereka penasaran akan sosok Briant dan Mawar yang ternyata adalah pasangan suami istri yang membuat mereka begitu iri , dan hanya mampu iri tanpa membuat perlawanan, mereka sadar betul siapa mereka , dan pada akhirnya tak akan ada yang mau membuat masalah dengan mereka .


__ADS_2