
Air semakin beriak karena pergerakan yang dilakukan keduanya. Tubuh Mawar bergetar karena sentuhan yang Briant berikan pada setiap inci tubuhnya.
Pergulatan keduanya semakin memanas. Ciuman keduanya semakin intens, lidahnya masuk ke dalam mulut mawar saling berbelit, *******, sesapan membuat gairah keduanya semakin memanas.
Ciuman Briant turun ke leher, tangan Briant meremas gundukan kenyal. "Ah.." ******* terdengar keluar dari mulut Mawar.
Briant mengangkat tubuh Mawar menggendongnya menuju ranjang, Mawar mengalungkan kedua tangan. Tatapan keduanya bertemu dengan berselimut kabut gairah.
Briant berjalan keluar pemandian menuju ranjang. Sesampainya ia di ranjang, Briant meletakkan Mawar dengan perlahan.
Mawar dibawah dengan Briant yang mengungkung tubuh Mawar yang berada diatasnya.
Briant menatap Mawar, pandangan keduanya bertemu. Kedua tangan Mawar terulur ke leher Briant. Briant tersenyum melihat respon Istrinya seolah menandakan ia juga menginginkan hal yang sama.
Briant semakin bersemangat, wajahnya mendekat dan mencium Mawar dengan semakin menggebu-gebu.
Ciuman Briant turun ke leher, tulang selangka dan tanpa Mawar sadari bajunya telah terlepas entah sejak kapan. Briant melepaskan ciumannya memandang tubuh polos istrinya yang sangat indah, "cantik" kata Briant.
Mawar mendengar perkataan Briant tersipu, mukanya memerah karena malu. Briant memutar arah pandang istrinya untuk melihat wajahnya yang merona merah nampak semakin cantik dimatanya.
__ADS_1
Pergulatan yang sempat terhenti berlanjut kembali.
Briant mencium Mawar pada setiap inci tubuhnya. Ah.. ******* terdengar dari keduanya hingga sampailah pada pelepasan.
Briant ambruk di atas tubuh Mawar, mengecup keningnya lalu beranjak dari ranjang menggendong Mawar menuju pemandian.
mawar yang kelelahan menerima perlakuan suaminya dengan patuh.
Briant membersihkan tubuh dirinya dan Istrinya. Setelah beberapa saat Ia keluar dengan Mawar yang ada di gendongannya.
Tangan Briant bergerak membuat portal menuju kamar mereka yang berada di kediaman Briant
_____
Di Kediaman Briant.
Portal muncul di kamar Briant. Briant keluar dari dalam dengan Mawar. Briant meletakkan Mawar di ranjang dengan badrobe yang melekat di tubuh mereka.
Mawar yang kelelahan terdiam dengan memejamkan matanya sedangkan Briant berjalan menuju ke walk in closed untuk berganti pakaian.
__ADS_1
Tak berselang lama setelan formal telah terpasang ditubuhnya. Briant berjalan menuju ranjang dengan membawa gaun berwarna soft pink lengkap dengan **********. Sesampainya ia di dekat ranjang Briant memakaikan baju pada tubuh Istrinya.
Mawar yang sebetulnya terjaga pura-pura tidur karena rasa malu mendapat perlakuan seperti itu.
Setelah selesai Briant mendekat di telinga Istrinya. "Mau tidur terus lalu kita bercinta lagi apa bangun lalu sarapan hem..."
Mawar yang mendengar perkataan Briant lalu membuka matanya dengan melotot. Apa tadi katanya, tadi saja sudah beberapa jam dan semua tubuhku rasanya masih sakit kata Mawar dalam hati.
Briant melihat ekspresi Istrinya tertawa dengan sangat senang. Istrinya sangat lucu dan yang terpenting rasa laparnya telah dipuaskan dengan kegiatan mereka tadi, baik tubuh maupun hatinya merasa bahagia.
Mawar turun dari ranjang, "Aaaa.." jerit Mawar dengan tubuh luruh kebawah.
Briant dengan sigap menangkap tubuh Istrinya lalu ia menggendong Mawar keluar kamar menuruni tangga.
Mereka sampai di ruang makan, Briant meletakkan Mawar di kursi
lalu ia duduk disebelah Istrinya. Dengan sigap Briant mengambilkan makanan dan meletakkan didepan istrinya. Baru kemudian ia mengambil makanan untuk dirinya sendiri.
Briant memulai makan makanannya.
__ADS_1