Desa Pinggir Sungai

Desa Pinggir Sungai
Cerita pak tua


__ADS_3

"Subhan, kenapa kamu bengong?" Lihatlah siapa yang datang?" ucap Sarto mengulang kata-katanya untuk memperkenal kan pak tua pada Subhan.


"Oh ya ya" Maaf pak Sarto" Aku sangat terkejut sekali karena wajah bapak ini sangat mirip dengan wajah kakek tua yang pernah aku temui di tengah sungai" ucap Subhan pada Sarto


"Oh begitu ya, kalau begitu kamu kenalan saja dengan ustad Soleh" ucap Sarto memperkenalkan ustad Soleh pada Subhan.


Subhan dan ustad Soleh akhirnya berkenalan. Mereka berdua tampak akrab sekali dan hal itu membuat Sarto dan Rukmini senang melihatnya. Sementara itu Hasan asyik bermain di teras rumah mereka.


Ustad saleh akhirnya duduk tepat di depan Subhan. Banyak hal yang diperbincangkan oleh mereka berdua. Di samping Subhan dan Sarto, ada Rukmini yang menemani Subhan untuk memberikan sebuah penjelasan.


"Nak Subhan, apa kau pernah menemui seseorang yang mirip dengan ku seperti yang kau katakan tadi?" tanya ustad Saleh sambil menatap ke arah Subhan.

__ADS_1


Tatapan ustad Saleh rupanya membuat Subhan sedikit takut, namun ditahannya. Subhan langsung menjawab


"Iya ustad" Aku pernah menemui seorang lelaki tua yang mirip dengan ustad Saleh" Hanya beda nya dia mempunyai jenggot putih yang panjang. Sedangkan ustad Saleh jenggot nya tak panjang seperti kakek tua itu" jawab Subhan jujur.


"Oh, ya emangnya apa yang kau perbincangkan dengan sang kakek?" tanya ustad saleh berusaha menggali lebih dalam pertemuan Subhan dengan sang kakek tua


"Oh ya ustad" Aku bertemu dia saat perjalanan menuju ke desa ini" Saat aku berlayar bersama Sutikno teman masa kecil ku selama di desa teluk meriang"


"Lalu, apa yang kakek tua itu lakukan selanjutnya kepadamu?" tanya ustad Saleh pads Subhan


"Oh ya ustad, kakek tua itu lebih banyak diam dan menasehatiku dengan satu kata yang masih aku ingat sampai sekarang" Dia mengatakan bahwa jika sang kakek tua tak membuka bungkusan hitam itu di depannya, aku akan mengalami kehilangan yang amat dalam" Aku tak tahu dimana kakek tua itu dan dimana bungkusan hitam yang pernah aku temukan" ucap Subhan memberi informasi pada ustad Soleh dengan sangat jelas.

__ADS_1


"Oh ya ustad, sampai sekarang, aku masih menyimpan pemberian sang kakek tua yaitu semacam jubah putih, sebentar saya akan ambil jubah itu" ucap Subhan sambil pergi ke tempat dimana jubah itu disimpan oleh nya.


Beberapa waktu kemudian , Subhan langsung menemui ustad Soleh dengan jubah putih yang masih terlipat rapi di tangannya"


"Nih, ustad, jubah putih nya" ucap Subhan sambil menyerahkan jubah putih itu kepada ustad Saleh.


"Menurut sang kakek tua, dia akan datang menemuiku setelah aku sampai di tepi sungai" Dia juga berjanji akan mengatakan padaku tentang misteri ini, asalkan saat aku sampai ke tepi sungai, aku langsung memakai jubah putih ini" Sayangnya, aku belum sempat memakai jubah putih pemberian darinya karena saat itu badanku seperti kekurangan tenaga" ucap Subhan panjang lebar


Mendengar penuturan Subhan, Sarto yang sejak tadi berada di samping Subhan dan ustad Saleh berkata


"Iya benar, Subhan seperti yang kekurangan tenaga" Tubuh nya sangat kurus dan kering saat aku pertama kali bertemu dengannya" Dan ketika aku bertemu dengannya, dia sudah pingsan karena kelelahan" ucap Sarto pada ustad Soleh

__ADS_1


__ADS_2