
Aldo dan Kalila akhirnya mengerjakan pekerjaan di ruang utama, dua jam berlalu ternyata Aldo fokus dengan pekerjaannya hingga tidak menyadari kalau Kalila sudah tertidur pulas di karpet bulu yang tadi di duduki oleh Kalila karena Aldo memilih duduk di sofa.
Aldo selesai dengan pekerjaannya dan merenggangkan lengannya yang terasa kebas, Aldo tersentak saat melihat istrinya tertidur pulas di lantai beralaskan karpet.
"Malah nyenyak di lantai kamu ini Lila. "
ucap Aldo yang sudah mengangkat Kalila menuju kamar nya.
Aldo begitu perlahan merebahkan tubuh Kalila di ranjangnya dan langsung menyelimbuti sampai perut, setelahnya Aldo langsung keluar kamar untuk merapihkan kekacauan di ruang tengah.
Selesai dengan merapihkan, Aldo hanya menyimpan di meja saja karena takut berkas berkas Kalila hilang atau tertukar, perutnya terasa lapar dan Aldo langsung beranjak menuju dapur namun tidak ada makanan yang bisa di makan, hanya ada cemilan milik Kalila.
"Biasanya Lila selalu membuat makanan tapi sekarang malah gak ada. "
gumam Aldo yang berjalan keluar dari dapur dan menuju kamarnya kembali untuk beristirahat.
Aldo memilih merebahkan tubuhnya di samping Kalila yang sudah terlelap damai, saat Aldo menutup matanya ternyata Kalila membuka matanya dan membuat Aldo kembali membuka matanya.
"Kak Aldo laper gak?? "
tanya Kalila saat Aldo bersandar di sisi ranjangnya.
"Laper dan di dapur gak ada apapun. "
jawab Aldo dengan nada lesu nya dan Kalila langsung tersenyum.
"Yasudah jangan tidur dulu, aku buatkan makanan karena aku juga laper, buat mie rebus toping lengkap saja gak apa apa yaa Kak?? "
ucap Kalila dan Aldo mengiyakannya.
Kalila langsung turun dari ranjangnya dan langsung menuju dapur, Kalila mengeluarkan semua bahan toping mie nya lalu bersiap untuk memasak mie.
Aldo memilih ikut ke dapur membantu Kalila yang sedang asik dengan pisau dapurnya.
"Seksi sekali kalau kamu lagi masak kaya gini. "
ucap Aldo yang langsung memeluk Kalila yang memunggunginya.
Kalila langsung mematung karena perbuatan Aldo padanya, Kalila belum terbiasa dengan tingkah Aldo yang sangat intim ini dan Aldo semakin mengeratkan pelukannya karena tidak ada respon dari istrinya.
"Kenapa gak ada suara Sayang?? kamu malah asik dengan memotong sayuran nya. "
tanya Aldo saat merasakan istrinya tidak ada reaksi dengan apa yang di lakukannya.
__ADS_1
"Kak jangan buat aku gugup dulu, aku diam ini karena gugup dan Kakak malah semakin menjadi. "
jawab Kalila dengan nada merajuknya dan membuat Aldo tertawa mendengarnya.
Aldo melepaskan pelukannya membuat Kalila lega dan segera menyelesaikan masakannya dan Aldo memilih langsung menuju kulkas untuk membuat minumannya.
"Kakak buat minuman nya sama buah potong, kamu selesaikan mie rebusnya dan ingat jangan pedas kalau untuk Kakak. "
ucap Aldo dan Kalila mengiyakannya karena memang suaminya tidak suka dengan makanan pedas.
Selesai dengan Mie rebusnya, Kalila langsung menghidangkannya dan Aldo langsung menatap senang karena makanannya telah jadi.
"Kamu memang istri terbaik, Kakak sampai naik tiga kilo timbangannya karena kamu memberikan makanan yang sangat membuat Kakak gemuk. "
ucap Aldo dan Kalila langsung tersenyum mendengarnya.
"Sudah jangan banyak bergombal yaa, kita makan mie nya takut keburu dingin Kak. "
ucap Kalila sambil menyiapkan sendok serta garpunya.
Aldo langsung bersiap untuk memakannya dan ternyata enak sekali mie nya saat menyuapkan makanan kedalam mulutnya, Kalila tersenyum melihat suaminya langsung lahap dengan makanan yang di buatnya.
"Besok kamu ke kampus gak Sayang?? "
"Gak ada kelas Kak dan dosen pembimbingnya juga belum jadwal temu. "
jawab Kalila dan Aldo menganggukkan kepalanya sambil ternyum yang membuat Kalila mengerutkan keningnya.
"Oke Sayang dan kamu harus bersiap setelah ini. "
ucap Aldo dan Kalila langsung terdim mendengarnya.
"Bersiap buat apa?? memangnya kita mau kemana Kak?? "
tanya Kalila yang memang tidak mengerti dengan ucapan suaminya.
"Bersiap malam pengantin kita. "
jawab Aldo dan Kalila langsung melototkan matanya.
Kalila langsung terbesit fikiran dengan malam panas dengan Aldo yang memang belum dia lakukan dengan suaminya karena saat awal menikah memang belum bisa.
"Kakak mesum sekali sih. "
__ADS_1
gerutu Kalila dan membuat Aldo tertawa mendengar gerutuan istrinya.
Aldo langsung kembali memakan mie nya dan segera menyelesaikan makannya, dia ingin membuat Istrinya hamil karena Aldo bosan di ledek oleh Adit dan Ikbal karena dia belum yang belum menghamili istrinya.
Kalila langsung merapihkan bekas makannya sedangkan Aldo memilih memakan buah potong yang di siapkan nya, Kalila terus kepikiran dengan ucapan suaminya yang meminta hak nya.
Selesai mencuci semua peralatan makan yang kotor, Kalila memilih menuju kamar karena gak tahan dengan tatapan tak biasa dari suaminya.
Kalila sangat gugup dan menjadi susah bergerak karena tatapan itu, Aldo hanya bisa tertawa dengan tingkah Kalila yang biasanya Bar bar dan sekarang terlihat gugupnya.
"Apa aku harus memberikan yang di minta Kak Aldo, tapi aku belum siap dan sedikit takut. "
gumam Kalila saat berada di dalam kamar mandi.
Pintu kamar mandi di ketuk dan ternyata suaminya yang meminta Kalila keluar, Kalila pun langsung membuka pintunya dan mengikuti suaminya yang menarik tangannya keluar dari kamar mandi.
"Kakak tau kamu belum siap, Kakak akan menunggu kamu siap dan gak aka memaksa, tadi ucapan Kakak gak sepenuhnya serius dan jangan kepikiran gitu yaa. "
jelas Aldo dengan nada lembutnya dan Kalila langsung tersenyum mendengar ucapan suaminya.
"Makasih Kak dan maafkan Lila. "
ucap Kalila dan Aldo menganggukkan kepalanya lalu beranjak menuju kamar mandi.
Kalila langsung merasa bersalah karena terlihat sekali senyuman kecewa dari suaminya dan Kalila langsung menghela nafasnya.
"Baiklah aku akan membuat senang Suamiku dan anggap saja ini adalah balasan untuk kebailan Kak Aldo, tapi kan memang sudah kewajiban aku memberikan hak Kak Aldo, aku gak mau di laknak malaikat karena menolak keinginan suami. "
gumam Kalila dalam hatinya dan langsung menuju lemari untuk mengambil kotak hadiah pernikahan yang di berikan Bunga yang isinya gaun dinas malam khusus wanita.
"Semoga aki bisa dan gak membuat Kak Aldo kecewa. "
gumam Kalila yang langsung keluar dari kamar menuju ruang kerja Aldo karena disana ada kamar mandi.
Kalila memilih kamar mandi di ruangan Aldo untuk menyiapkan dirinya yang akan memberikan hak nya pada sang suami, sedangkan di dalam kamar Aldo baru selesai mendinginkan tubuhnya yang tadi sempat panas.
"Kemana Kalila yaa?? lagi ke dapur mungkin ambil minum. "
ucap Aldo saat keluar dari kamar mandi ternyata istrinya tidak ada dalam kamar.
.
.
__ADS_1
Bersambung.......