Di Madu

Di Madu
37. kumpul bersama


__ADS_3

"Sedang masak apa?? "


tanya Adit yang tiba tiba ada di samping Kamelia dan membuat Kamelia tersentak kaget.


"Bisa gak jangan buat kaget. "


protes Kamelia dengan nada juteknya.


"Kamu yang asik dengan masakannya, sampai kedatangan aku gak terdengar. "


ucap Adit dan Kamelia hanya diam tanpa menjawab karena masakannya sebentar lagi selesai.


"Sudah jangan ganggu aku di dapur, bantu Mama sama Papa saja benerin taman dan tadi ada yang ngirim pesanan kamu belum di bongkar kayanya. "


usir Kamelia dan Adit langsung mengiyakannya.


Kamelia langsung lega saat Adit pergi dari dapur dan dia melanjutkan masakannya, yang nantinya akan di simpan di penghangat agar masakannya hangat.


Selesai dengan urusan memasaknya, Kamelia membersihkan kembali dapur lalu melepaskan celemek nya dan bergabung dengan kedua mertuanya yang sedang membuat taman kecil di balkon.


Saat Kamelia datang dia langsung membantu Mama mertuanya karena Papa mertuanya sedang membantu Adit memasang ayunannya.


"Harusnya tadi minta di pasangkan sama yang kirim, kenapa malah kita yang pasang. "


ucap Papanya Adit dan Adit hanya melirik lalu kembali memasang ayunannya.


"Sudah jangan protes Papa bantu Adit saja biar cepat. "


ucap Sang istri dan Papanya Adit hanya mendelik.mendengarnga.


"Biar Lia yang bantu masang ayunannya, Papa bantu Mama saja. "


ucap Kamelia dan Adit langsung menatap ke arah Kamelia.


"Sudah sama Papa saja, ini berat soalnya dan itu bantu Mama tinggal sedikit lagi. "


tolak Papanya Adit dan Kamelia mengangguk karena Mamanya Adit memanggilnya.


"Sudah jangan ganggu mereka, kamu bantu Mama menata tanamannya saja yaa. "


ucap Mamanya Adit saat Kamelia menghampirinya kembali.


Adit begitu serius memasang ayunannya dan ternyata berhasil, ada dua ayunan bambu yang adit beli sengaja untuk bersantai nantinya.


"Papa......Adit akan melayangkan gugatan cerai hari jumat ke pengadilan, senin panggilannya untuk Cindi dan senin juga Handi akan melaporkan Ayah tirinya Cindi dengan kasus judi online dan pencucian uang. "


jelas Adit saat dia dan Papanya selesai merakit ayunannya.


"Terus kamu akan dimana sekarang tinggal, ikut dengan Kamelia disini?? "


tanya Papanya dan Adit menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Tadi Adit sudah menghubungi Cindi, Adit beralasan menggantikan Papa mengurus perusahaan cabang di Ausie yang sedang bermasalah dan akan kembali hari jumat. "


jawab Adit dan Papanya mengiyakannya.


"Kamu jangan keluar Apartement dulu, Ayah tiri wanita itu sangat licik dan nantinya malah ketahuan kalau kamu keluar dari Apartement, biar urusan perusahaan di urus Papa. "


ucap Papa nya dan Adit mengiyakannya.


"Tadinya Adit mau senin melayangkan gugatan nya, tapi Handi bilang demi kebaikan bersama lebih baik jumat minggu depan dan nanti Adit harus berusaha berakting seperti biasa yang memuja Cindi, "


ucap Adit dengan nada frustasinya.


"Sabar hanya satu minggu dan kendalikan amarah kamu depan wanita itu, biar semua rencana berjalan lancar dan kamu hidup bahagia dengan Kamelia. "


ucap Papanya dan Adit hanya mengangguk saja karena dia takut tidak bisa menahan emosinya.


"Lihat Mama kamu sama Kamelia, mereka benar benar lupa keberadaan kita Dit, ayo kita ajak mereka makan. "


ucap Papanya kembali sambil berjalan menghampiri dua wanita yang sibuk dengan tanamannya.


"Mama selesaikan tanamannya, Papa lapar loh. "


ucap Papanya Adit yang menghampiri ke samping istrinya.


"Mama sudah simpan dulu tanamannya, kita makan dulu yaa karena makanan juga sudah siap. "


Ucap Kamelia dan Mama Mertuanya pun mengangguk.


Kamelia masuk terlebih dahulu dan di ikuti oleh Adit, kedua orang tua Adit sampai menggelengkan kepalanya melihat tingkah sang putra seperti tidak mau jauh dari menanunya.


"Sepertinya makanannya sangat lezat loh, semua ini kamu yang memasaknya?? "


Ucap ADit saat Kamelia menata makanan di atas meja makan.


"Coba dulu rasanya dan nanti boleh deh menilai lezat atau tidak nya. "


Jawab Kamelia dan Adit mengiyaannya lalu duduk di kursi.


"Adit kamu sangat semangat sekali dengan makanan yang di buat Kamelia, cuci tangan dulu sana. "


Ucap Mamanya Adit saat tiba di meja makan dan Adit langsung mengiyakannya sambil beranjak menuju wastafel.


Kamelia hanya menggelengkan kepalanya dengan tingkah Mama mertuanya yang selalu menjahili suaminya dan ajaibnya suaminya begitu patuh pada Mamanya.


"Mas mau makan sama apa teman nasinya?? "


Tanya Kamelia saat suaminya kembali duduk di sampingnya.


"Semuanya aku mau coba. "


Jawab Adit dengan senyumannya dan membut Kamelia menganggukan kepalnya lalu mengambilkan makanan untuk suaminya.

__ADS_1


"Besok kalian di rumah saja jangan kemana kemana yaa, lanjutkan tanamannya kan belum selesai. "


Ucap Mamanya Adit dan Kamelia menganggukan kepalanya.


"Kenapa gak memanggil tukang Tamana saja Maa, jadikan rapih juga hasilnya bagus. "


ucap Adit yang sedikit protes dengan titah Mamanya.


"Kamu itu gak tahu apapun tentang istri kamu, Kamelia itu ahlinya tanaman dan kamu gak lihat di rumah orang tuanya tanaman nya begitu subur dan bunga bunga bermekaran. "


ucap Mamanya Adit dan Kamelia menggenggam tangan Adit agar tidak menjawab ucapan Mamanya.


"Iya Maa nanti Lia akan lanjutkan tanamannya. "


ucap Kamelia dengan senyumnya dan Mamanya Adit langsung mengangguk.


Setelah obrolan tanaman semua melanjutkan makannya bahkan semua memuji masakan Kamelia, Papa nya Adit dan Adit sampai menambah porsinya saking enaknya masakan Kamelia.


Setelah makan selesai semua langsung duduk di ruang keluarga, Kamelia masih di dapur merapihkan sisa sisa makannya.


"Adit kamu jangan keluar rumah dulu yaa dan biarkan Lia pulang pergi kerja sendirian, Lia bisa mengemudikan mobil dan sediakan mobil saja jangan pakai supir. "


ucap Mamanya Adit dan Adit menggelengkan kepalanya.


"Lia akan di antar jemput seperti biasa sama sopirnya dan gak Adit ijinkan mengemudikan mobil sendiri, lagian Lia gak akan setuju kalau di berikan mobil Maa, kalau gak percaya tanya sama Mama sendiri. "


ucap Adit dan Mamanya mendelik mendengar ucapan sang putra.


"Sudah Mama jangan ikut campur urusan Adit dengan Lia, Lia kan istrinya Adit dan sudah tanggung jawabnya. "


ucap Papanya yang menengahi perdebatan istri dan anaknya yang tidak akan pernah ada yang mau mengalah.


Kamelia menghampiri Keluarganya dengan nampan berisi jus dan menatanya di atas meja, Mamanya Adit langsung tersenyum senang karena Kamelia membuatkan jus kesukaannya.


"Lia senin sudah masuk kerja lagi?? "


tanya Mamanya Adit dan kamelia menganggukkan kepalanya.


"Iya Maa kan cutinya hanya lima hari, kenapa memangnya menanyakan itu?? "


jawab Kamelia dan Mamanya Adit menggelengkan kepalanya.


"Gak apa apa cuma nanya saja, rumah akan sepi karena kamu tinggal di rumah ini. "


ucap Mamanya Adit dan Suaminya langsunh tersenyum.


"Ada Papa yang menemani jadi jangan takut yaa. "


ucap Papanya Adit dan sang istri hanya mendelik mendengarnya.


.

__ADS_1


.


Bersambung....


__ADS_2