Di Madu

Di Madu
81. masih di rumah sakit......


__ADS_3

Pagi menjelang......


Di rumah sakit saat ini, kaki Kalila sedikit mengempis saat ini dan operasinya akan di lakukan hari ini tinggal menunggu jadwal saja.


"Kamu gak apa apa sendiri disini?? Mama sama Papa mau ke rumah Kakak kamu memberitahukan semuanya, kalau lewat telphone takut Kakak kamu syok. "


tanya Sang Mama saat sang suami datang membawa buah segar untuk di bawa k rumah Kamelia.


"Iya gak apa apa Maa dan jelaskan serinci mungkin tapi jangan bilang soal pernikahannya, Lila masih belum yakin sama laki laki itu. "


jawab Kalila yang memang tidak merasa takut karena saat ini Kalila sedang berpuasa sampai operasi nanti tiba.


Kedua orang tua Kalila pun akhirnya pamit meninggalkan Kalila tapi sebelumnya menitipkan Kalika pada suster jaga yang ada di meja di area ruangan Kalila.


"Nanti Mama saja yang menjelaskannya, Papa takut gak bisa bicara dan Mama tahu kan kalau Kamelia hatinya sangat lembut terus Kamelia juga sedang hamil muda, takutnya syok lalu mempengaruhi kehamilannya. "


ucap Sang suami dan Mamanya Kalila mengiyakannya.


Di rumah sakit saat ini Kalila sedang memainkan handphone nya setelah kedua orang tuanya berpamitan Kalila mengerutkan keningnya saat mendengar pintu di ketuk lalu terbuka.


Kalila menghela nafasnya karena yang datang ternyata Aldo tapi Aldo membuka pintu lebar dan masuklah kedua orang tua yang di yakini Kalila kalau keduanya adalah orang tua Aldo.


"Pagi Lila...... saya datang bersama kedua orang tua saya sesuai janji kemarin. "


ucap sapa Aldo saat menghampiri Kalila dan Ibunya Aldo langsung tersenyum pada Kalila.


"Maaf karena kami berdua baru datang karena Aldo memberitahukannya semalam pas dia datang. "


ucap Ibunya Aldo dan Kalila hanya tersenyum.


"Iya gak apa apa Tante dan makasih sudah bersedia menjenguk Lila. "


ucap Kalila dan Ibunya Aldo menganggukkan kepalanya.


"Kamu sendirian disini?? mana Tante dan Om?? "


tanya Aldo saat menyadari di ruangan hanya ada Kalila seorang diri.


"Mama sama Papa lagi ke rumah Kakak aku dan memberitahukan semuanya, Kakak gak tahu aku kecelakaan dan Mama sama Papa akan menjelaskannya. "


jawab Kalila dan Aldo mengiyakannya.


"Tepat berarti kedatangan Tante kesini, Tante mau minta maaf karena ulah Aldo kamu jadi celaka sampe dua kali dan kecelakan kemarin paling fatal, Tante sama Om sebagai orang tua Aldo sudah merestui permintaan Aldo, kapan kamu mau menikah dengan Aldo karena semua harus di persiapkan. "

__ADS_1


jelas Ibunya Aldo dan Kalila Lansung menatap ke arah Aldo yang mengangkat bahunya tanda tidak mau membantunya.


"Tante...... Lila bukan menolak dengan lamaran Kak Aldo, tapi Lila gak mau kalau Kak Aldo menikahi Lila hanya atas dasar bertanggung jawab karena membuat Lila cacat seumur hidup, bahkan belum tahu nantinya pasca operasi apa akan normal atau malah cacat total. "


tolak Kalila yang memang takut membuat keputusannya.


"Tante ngerti dengan ketakutan kamu Lila, tapi pliss terimalah dan ijinkan Aldo menikahi kamu, Tante akan merawat kamu sampai sembuh nantinya dan Aldo juga tidak terpaksa, Aldo sudah tua dan dia gak pernah punya pacar makanya terima Aldo karena Tante akan sangat bahagia. "


ucap Ibunya Aldo dan membuat Kalila langsung terdiam antara menerima atau menolaknya.


"Nanti bicarakan sama Mama dan Papa saja Tante, Lila akan menuruti keputusan kedua orang tua Lila, karena Lila yakin kalau keputusan orang tua adalah terbaik untuk anaknya. "


ucap Kalila dan Ibunya Aldo menhetujuinya.


"Baiklah Tante akan menunggu keputusan kedua orang tua kamu yaa, ini Tante bawa makanan enak dan langsung Tante yang membuatnya, kamu mau Mencius ?? "


ucap Ibunya Aldo dan membuat Kalila membeku saat ini.


"Tante maaf banget bukan Kalila menolak pemberian Tante, tapi Lila di minta puasa enam jam kedepan sampai waktunya operasi jadi maafkan Lila yaa. "


tolak Kalila karena memang dia di minta berpuasa oleh Dokter yang akan menanganinya.


"Ya ampuun Lila maaf banget yaa, Tante gak tahu soalnnya dan malah menawari kamu. "


ucap Ibunya Aldo yang Lansung menyimpan makanan yang di bawanya ke meja dekat sofa yang di duduki anak juga suaminya.


ucap Aldo dan Kalila hanya diam tanpa mau menjawab ucapan Aldo.


Di kediaman Kamelia saat ini.....


Kamelia langsung menuju ruang keluarga bersama Adit saat mengetahui orang tuanya datang, Kamelia dan Adit seperti biasa menyapa lalu mencium tangan kedua orang tua Kamelia.


"Pagi sekali Papa sama Mama datangnya, ada apa?? "


tanya Kamelia dan membuat kedua orang tuanya terdiam karena putrinya mengetahui ada masalah kemungkinan.


"Ini Papa bawakan buah segar yang di petik tadi pagi, makanya langsung di antar dan maaf kemarin jadwal Papa masukin buah ke toko jadi harus segera di kerjakan. "


jawab Sang papa dan Kamelia mengiyakannya.


"Mama sama Papa sudah sarapan belum?? kalau belum sekalia saja. "


tanya Adit saat kedua orang tuanya sedang sarapan pagi.

__ADS_1


"Sudah juga tadi sebelum kesini, Mama kamu juga tadi nawarin sarapan tapi kami kebetulan sudah sarapan. "


jawab Mamanya Kamelia karena memang tadi saat datang besannya mengajak sarapn bersama yang kebetulan besannya sedang sarapan.


"Yasudah kalau memang sudah sarapan. "


ucap Kamelia dan kedua orang tuanya tersenyum.


"Mama kesini mau memberitahukan mengenai keadaan Kalila, maaf karena kemarin Mama gak jujur, Lila mengalami kecelakaan pas kemarin lusa anterin Mama pulang. "


jelas Mamanya Kamelia dan Kamelia langsung terdiam mendengarnya.


"Terus sekarang keadaan Lilanya gimana?? kenapa malah di tinggal sendirian?? "


tanya Kamelia dan Mamanya langsung terdiam.


"Lila baik baik saja tapi kakinya yang bermasalah, kakinya yang bekas kecelakaan sebelumnya belum total pulih dan kemarin malah kecelakaan lagi lalu kembali mengenai kakinya yang sebelumnya, akibatnya kaki Kalila mengalami remuk dan ada tulang uang bergeser, siang nanti Kalila akan menjalani operasi di kakinya. "


jelas Sang Mama dan Kamelia langsung sedih mendengarnya.


"Lila padahal mimpinya menjadi pemain handal basket, kalau sudah gini semua mimpinya sirna karena tulang remuk gak akan bisa kembali sempurna Mama. "


ucap Kamelia dengan nada lirihnya.


"Lila sepertinya sudah menerima keadaannya dan Lila sekarang sudah tenang tidak menangis terus seperti kemarin, Mama sama Papa mau memberitahukan ini ke kamu karena kemarin takut kamu syok Lia dan malah mempengaruhi keadaan kamu juga. "


ucap Mamanya dan Kamelia hanya diam mendengarnya.


"Jam berapa Lila di operasinya??, kami akan datang Mama ke rumah sakit. "


tanya Adit sambil menggenggam tangan istrinya yang terlihat melamun.


"Jam dua nanti jadwal nya, Mama sama Papa pamit yaa kasihan Lila di rumah sakiy sendirian. "


jawab Papanya dan Kamelia mengangguk.


"Nanti Lia sama Mas Adit ke rumah sakit. "


ucap Kamelia dan kedua orang tuanya mengiyakannya.


Setelah pamit dengan kedua besannya, orang tua Kamelia langsung menuju rumah sakit kembali karena mengkhawatirkan Kalila yang sendirian disana.


.

__ADS_1


.


Bersambung......


__ADS_2